Little My Wife

Little My Wife
Kau sekarang tanggung jawabku



Bab 16


.


.


.


"Dia putriku. Namanya Gea."suara barito Victor membuat Nasywa segera menoleh dengan wajah terkejut. Takut jika dimarahi.


"Maaf Paman.. Aku lancang memegangnya.."Nasywa segera meletakkan kembali foto gadis kwcil itu


"Tidak apa. Aku hanya ingin memberitaumu jika aku sudah punya anak. Dan itu adalah fotonya."Victor mendekati Nasywa yang tertunduk.


Nasywa perlahan mengangkat wajahnya. "Putri paman cantik sekali.."


"Iya. Dia dijakarta bersama Mamanya."


Nasywa menggangguk mengerti.


Victor teringat baju untuk Nasywa yang baru saja ia beli. "Ini. Beberapa baju untukmu. Lain waktu aku akan mengajakmu keluar untuk membeli yang lebih bagus.." Victor menyodorkan beberapa paper bag pada Nasywa.


"Terima kasih. Seharusnya Paman tidak usah repot. Aku bisa mengambil pakaianku dikamar bibi Ani.."Balas Nasywa.


"Kau istriku sekarang. Mau seperti apapun, kau sekarang tanggung jawabku."Ucap Victor dengan serius.


"Maaf. Aku belum terbiasa."Nasywa menunduk malu.


"Iya. Tidak masalah."Victor memperhatikan rumahnya yang terlihat bersih. Ia menyunggingkan senyum tipis. "Istirahatlah. Bersih-bersihnya nanti lagi. Kau bukan pembantu disini."


"Iya. Aku mau menjemur baju dulu.."Pamit Nasywa.


Victor menggangguk pelan tak lupa ia menerbitkan senyum agar Nasywa tak takut padanya. Jujur saja, entah mengapa Victor cukup terhibur dengan Ekspresi Nasywa yang malu dan terus menunduk itu.


.


.


Brakkk !!!


Gabriel membanting tubuhnya setelah memukul meja ketika tiba dirumahnya diJakarta. Arina segera mendekati suaminya yang bisa dilihat jika sedang marah.


"Mas.. Ada apa ?? Em..Nasy..Nasy..-"


"Diam dan jangan panggil nama anak menjijikkan itu !!!"Sentak Gabriel dengan suara meninggi.


"Anakmu itu sudah membuat malu aku !!! Dia menolak dijodohkan tapi disana dia malah merayu pria dewasa !! Dan kau tau apa yang dia lakukan ???" Gabriel menatap tajam Arina.


"Dia tidur dengan pria itu Arina !!! Ooeww astaga !!! Bagaimana Nasib Perusahaanku !!!" Gabriel mengusap kasar wajahnya.


Arina menutup mulutnya dengan tangan. Sesuatu yang sangat mengejutkan baru saja ia dengar.


"Tapi Nasywa tidak seperti itu mas.."ucap Arina.


"Kau bisa bicara begitu karna kau tidak melihatnya !!! Ini semua karna kau !! Kau manjakan terus dia sampai dia menjadi bedugal seperti ini !!!"Bentak Gabriel dengan murkanya.


Arina syok bukan main. Benarkah apa yang didengar ??


"Ingat satu hal. Jangan hubungi anak sialan itu, apalagi menyuruhnya pulang !! aku tidak sudi rumahku diinjak oleh kakinya yang sudah ternoda itu !!!" Pesan Gabriel yang kemudian berlalu dari hadapan Arina.


Arina terduduk dikursi begitu saja. Ia masih tak percaya dengan semua ini. Hingga setelah sadar, Arina langsung menghubungi Ani guna menanyakan kebenaran yang sebenarnya.


"Ada apa kak ?? Kau baik-baik saja ?? Apa Gabriel me..-"


"Ani. Apa benar Nasywa tidur dengan pria dewasa ?? apa benar dia merayu pria dewasa itu ??" Arina sudah tak sabar ingin tau dengan kecemasan.


Ani terdiam sesaat, ia menarik nafas dalam-dalam dan kemudian menjelaskan pada sang kakak. "Aku katakan kenyataannya saja kak. pagi tadi, Nasywa dinikahkan oleh Kakak ipar karna Nasywa kedapatan tidur dengan pria dewasa yaitu rekan kerjaku, Maafkan aku kak, aku lalai menjaga Nasywa sampai aku kecolongan begini."


"Jadi benar yang dikatakan Gabriel tadi ?? Nasywa ku.. Ya Tuhan kenapa Nasib buruk menimpanya.."tangis Arina pecah seketika.


"Tenanglah kak. Tidak semua tuduhan Kakak ipar benar. Selama bersamaku Nasywa tidak pernah sekalipun merayu pria. Mungkin ada sesuatu yang tidak aku ketahui disini." Ani mencoba menenangkan Arina.


"Kakak juga mengenal suami Nasywa kok. Dia Victor, mantan suami Amara. Yang dulu sempat terlibat kasus. Kakak kan juga yang mengurus perceraian mereka."tambah Ani


"apa An ??? Vic..victor ?? Pria yang suka berselingkuh itu ??? Ya Tuhan.. Kenapa anakku harus bertemu pria seperti itu..."Arina semakin kacau.


"Kak, Victor sekarang sudah banyak berubah. Semoga saja Dia tidak seperti dulu.."Timpal Ani.


"Tapi selingkuh itu penyakit An, Bisa kambuh kapan saja. Putriku bisa saja disakiti.."


Ani langsung terdiam, Ia tak memungkiri masa lalu kelam seorang Victor memang tak bisa membuatnya menjadi baik meski dalam kurun waktu yang sudah lumayan lama.


.


.


.