
Bab 43
..
.
.
Victor terus menatap lekat wajah Nasywa yang terlihat kebingungan.
Lalu setelah itu Victor segera menutup pintu dan menggiring Nasywa duduk disofa ruang tamu mereka.
"Ada apa paman ?? Apa yang terjadi ??" tanya Nasywa kebingungan.
"Kau tidak apa-apa kan ?? Apa mereka mengatakan sesuatu yang menyakiti hatimu ?? Kalau kau tidak nyaman kita pindah ya ?? Kerumahku, kau masih ingat kan ?? Dipinggir pantai, tidak akan yang menyakitimu.."Ucap Victor dengan penuh kekawatiran.
"Maksudnya apa ?? aku tidak faham ?? siapa yang menyakitiku ?? Dan pindah ??"Nasywa semakin tak mengerti.
"Mereka sayang.. Orang-orang yang tidak menyukaiku ?? Mereka mengatakan hal-hal buruk tentang kita.."Victor memperjelas.
"Benarkah ?? Tapi kenapa aku tidak tau ?? Mereka diapartemen ini ??" tanya Nasywa lagi.
Victor langsung terdiam. "benarkah ia tidak tau, atau hanya ingin menutupi kesedihannya saja ??" Batin Victor.
"Paman kok diam ?? Yang paman bicarakan siapa ??" Tanya Nasywa yang benar-benar tidak mengerti.
Victor tidak menjawab, ia hanya langsung memeluk Nasywa dengan erat. Nasywa sampai terkejut dibuatnya. Mereka sudah sangat sering berpelukan, namun kali ini eratnya pelukan Victor seolah mengatakan pria itu tidak mau kehilangan gadis mungilnya.
"Aku tidak akan menyakitimu.. Aku serius dengan ucapanku Nasywa, aku ingin pernikahan kita menjadi sungguhan..tolong jika ada yang mengatakan hal buruk tentangku jangan kau anggap ya.."Ucap Victor dengan masih memeluk Nasywa.
"I..iya.. Itu kan sudah sering paman katakan.."Balas Nasywa semakin tak mengerti.
"Kita akan menikah secara resmi dalam waktu dekat. Apa kau siap ??" Tanya Victor seraya menatap lekat wajah Nasywa.
Nasywa malah terdiam.
"Nasywa.. Please.. Bagaimana perasaanmu padaku, Katakan.."Victor memohon dengan wajah memelas.
"Paman kau jangan seperti ini.. Ini malah membuatku bingung.."Nasywa memegangi kedua tangan Victor.
"Aku tidak mau kau jadi bahan omongan orang Nasywa.. Kau berharga untukmu.."Balas Victor. Nasywa baru faham sekarang.
"Paman.. Seharusnya jika hanya orang yang bicara kau jangan terlalu memikirkannya..Aku percaya padamu paman."Tutur Nasywa.
"Benarkah ?? Jadi kau setuju kita menikah secara resmi ??" binar wajah Victor terlihat.
"Mungkin itu yang terbaik."Balas Nasywa dengan senyumannya.
Victor kembali memeluk Nasywa dengan erat. Sangat erat, seolah pria itu begitu bahagia dan sangat bahagia.
"Tapi paman. Aku ada satu permintaan."Ucap Nasywa.
"Apa sayang ??"Victor penuh semangat.
"Aku ingin didampingi Mama dan papa.."Ucap Nasywa lirih. Jujur ia sangat merindukan mamanya, Kerinduan yang menggunung karna ia juga tidak bisa menghubungi sang mama, atas larangan papanya.
"Tapi paman, apa papa setuju ?? Dia sangat membenciku.."Nasywa menatap penuh ketakutan.
"Percayalah padaku. Seorang Ayah pasti ada rasa sayang yang tersembunyi dihatinya.. Hanya kita belum menemukannya saja."Balas Victor penuh keyakinan.
Nasywa memeluk Victor kembali. Mencari kenyamanan yang selalu ia dapatkan.
"Kau jangan kawatir. Aku akan selalu menemanimu.."Hibur Victor.
Nasywa menggangguk pelan, ia terus menikmati pelukan hangat dari suaminya itu.
.
.
.
Tepat esok harinya, Victor dan Nasywa berangkat keIbukota. dengan diantar Ani, Nasywa dan Victor sampai diBandara.
"Bibi yakin tidak ikut ??" Tanya Nasywa saat sudah akan berangkat.
"Suamimu pergi Nasy, Lalu kantor bagaimana nasibnya nanti. Pergilah. Temui mamamu.. Dia pasti sangat senang sekali."Ani memeluk Nasywa dengan kasih sayangnya.
"Aku tidak sabar bertemu mama Bi.."Nasywa sangat terlihat bahagia.
"Aku berangkat dulu An, kantor,aparteme dan proyek aku serahkan padamu."Pamit Victor.
"Iya. Aku handle semuanya. Kau kan baru cuti kali ini selama bekerja."Canda Ani.
Victor hanya menyunggingkan senyum saat sadar memang benar baru kali ini Victor banyak cuti dari pada dulu.
Setelah saling berpamitan, Victor dan nasywa segera masuk kedalam karna pesawat sebentar lagi akan lepas landas.
.
.
.
Otor mau kasih tau cerita baru nih..🤗🤗🤗
Monggo diintip ya reader semuanya 🙏🙏🙏
Dijamin menguras emosi banget 🙈🙈
Sengaja nggak otor kasih sinopsisnya, biar pada penasaran gitu 😁😁😁
.
.
.