DUO J: GENIUS

DUO J: GENIUS
Tentang Diw dan Desember



Readers, udah Desember nih 🤭 Aku janji tanggal dua ini mulai terbitkan bab lanjutan novel Duo J: Genius, jadi siap-siap besok ya 😎


Sebelum itu, boleh lah baca-baca ke novel Diw lainnya. Ada novel dari tahun lalu yang rencananya mau Diw lanjutkan lagi. Udah lima bab yang bisa dinikmati sekarang dan sedang tunggu review tiga bab baru. Semoga suka ya, 💝



Tentang Diya dan Xzyq, ketika alur hidup mereka menemui babak baru bersama-sama. Menikah, katanya. Tak peduli dengan keadaan ‘tanpa cinta’ atau ‘karena cinta’, mereka tetap diikat tali pernikahan yang sah.


Orang-orang bilang, semua akan indah pada waktunya. Begitu juga untuk sejoli yang beda latar belakang ini mendadak untuk menjalani status baru mereka. Menikah. Katanya.


BAB 1: SEPASANG GENGGAMAN TANGAN


Terlihat sepasang genggaman tangan. Telapak milik si lelaki menggenggam erat tangan wanitanya. Ia seperti menjaga kebersamaan, tak membiarkan genggaman tangan mereka terpisah.


Beberapa kali, langkah kaki sepasang manusia itu terhenti. Masing-masing mencoba saling menyesuaikan kecepatan dan jarak berjalan.


Sore ini bukan sore yang biasa. Pertama kalinya bagi Diya dan Xzyq menghabiskan waktu berdua. Jalan-jalan di daerah sekitar villa.


Setelah acara tadi pagi berjalan lancar, mereka sudah sah menjadi suami-istri. Pasangan yang bisa disebut dengan istilah pengantin baru. Kini adalah momen berdua saja.


“Kita berhenti disini, ya?” suara Xzyq terdengar sembari ia memelankan langkahnya.


Diya menjawab dengan anggukan kepala disertai senyuman tipis. Kembali hening melingkupi mereka. Dalam diam dan berdiri, keduanya menatap lurus ke depan.


Menikmati dengan pikiran sendiri-sendiri hamparan hijau itu. Pemandangan khas perbukitan yang menyejukkan mata se-paket dengan udara segarnya.


Bermenit-menit berlalu dan yang terdengar hanyalah sayup-sayup suara kehidupan beragam hewan di alam terbuka.


“Hmm, kamu ingin aku memanggilmu dengan sebutan apa?” tanya Xzyq, kembali bersuara setelah keterdiaman.


“Maksudnya?”


...