
Delmar hanya pasrah saat Killa memaksanya untuk duduk lesehan dibawah. Tak lupa mereka juga membawa makanannya ikut kebawah karena kalau udara dingin gini, enaknya makan.
"Ak." Delmar menyuapi Killa pizza. "Makan yang banyak, biar baby nya makin sehat, makin gemuk." Ujar Del sambil mengelus perut Killa.
"Jangan dong, entar kalau babynya gemuk susah keluarnya." Jawab Killa sambil menguyah pizza yang ada dimulutnya.
"Gak bakalan susah. Dicaesar langsung keluar babynya."
"Enggak, aku maunya normal."
"Aku maunya caesar. Takut kalau normal."
"Takut apa?"
"Takut kamu cakarin." Goda Del sambil terkekeh.
"Emangnya kamu pernah lihat orang melahirkan, kok tahu?"
"Lihat di tv."
"Ish, tontonan kamu kayak emak emak."
"Bik siti yang lihat, aku cuma gak sengaja lewat. Caesar aja, ntar aku temenin."
"Janji ya kak, kamu bakal nemenin aku pas lahiran. Entah itu normal atau caesar." Ujar Killa sambil mengangkat jari kelingkingnya.
"Iya janji." Jawab Del sambil menautkan jari kelingkingnya pada kelingking Killa.
"Aku sayang kamu." Gumam Killa sambil mencium sekilas bibir Delmar.
"I love you forever." Balas Del lalu mencium bibir Killa. Mel*matnya perlahan dan menyesap bibir manis rasa strawbery yang selalu membuatnya ketahihan. Mereka saling bertukar saliva dengan lidah yang saling membelai satu sama lain. Malam yang dingin itu, seketika menjadi panas.
Mereka berdua tertawa lepas dengan nafas terengah setelah pagutan bibir mereka terlepas. Rasanya, malam ini tak ingin cepat berakhir.
"Makasih ya kak, cincinnya bagus banget aku suka." Ucap Killa sambil menatap cincin yang tersemat di jari manisnya.
"Maaf telat. Dulu pas nikah gak kepikiran sama sekali ngasih kamu cincin. Oh iya, lupa ngasih tahu. Lepas bentar cincinnya."
"Kenapa?"
"Buruan, nanti juga tahu."
Killa segera melepaskan cincinnya dan memberikannya pada Del.
Delmar menumpuk dua cincin itu lalu memperlihatkannya pada Killa.
"DK." Killa membaca inisial yang tertulis di kedua cincin itu.
"Hem, Delmar Killa."
Saat kedua cincin ditumpuk, terbentuklah inisial DK. Yang artinya Delmar Killa. Hati Killa makin melting.
Setelah menunjukkan itu, Del memasangkan kembali cincin itu dijari manis Killa. "Jangan dilepas."
"Iya." Jawab Killa sambil mengangguk. "Aku seneng banget hari ini. Selama hidup, ini ulang tahun yang paling berkesan buat aku." Ucap Killa sambil menyandarkan kepalanya dibahu Del dan melingkarkan tangannya dipinggang cowok itu.
"Tahun depan, akan lebih berkesan lagi. Karena kita gak lagi berdua, tapi bertiga." Ujar Del sambil mengelus perut Killa dan mencium keningnya.
"Ah.... aku jadi baper." Sahut Killa dengan mata berkaca kaca. "Gak nyangka, aku bakalan jadi ibu di usia 17 tahun." lanjutnya.
"Maaf." Del seakan tersindir. Bagaimanapun, dialah penyebab utama Killa menjadi ibu diusia dini. "Semua gara gara a__" Killa meletakkan telunjuknya dibibir Del agar cowok itu tak melanjutkan kata katanya.
"Gak usah bahas yang lalu. Kita bahas masa depan aja." Killa tak ingin merusak hari bahagia ini. "Emmmn... Btw, Kakak mau anak cewek apa cowok?"
"Cewek, yang cantiknya kayak kamu." Jawab Del sambil membelai wajah Killa dengan punggung tangannya.
"Tapi aku mau cowok. Biar aku jadi yang paling cantik dikeluarga kecil kita."
"Hahaha..... bisa aja kamu. Dan ketularan Cea kayaknya. Emang jenis kelamin anak kita apa sih Kil?" Delmar penasaran.
"Aku gak tahu, sengaja gak mau dikasih tahu biar surprise. Minggu depan temenin aku periksa kandungan ya Kak?"
"Iya." Del mengangguk sambil tersenyum.
"Yee.... " Seru Killa kegirangan. "Baby kamu denger sendirikan. Akhirnya, setelah sekian purnama, mau juga papa kamu nganterin mama periksa." Killa menunduk, mengajak bicara anak dalam kandungannya.
"Nyindir nih ceritanya?"
"Gak kok, tapi kalau merasa tersindir ya jangan salahin aku." Jawab Killa sambil menahan tawa.
"Selfi Yuk Bi." Del bangkit untuk mengambil ponsel yang berada diatas meja lalu duduk kembali disamping Killa.
Cekrek cekrek cekrek
Berkali kali Delmar mengambil foto selfi mereka berdua dengan berbagai pose. Ada satu pose yang sangat dia sukai. Yaitu saat dia mencium kening Killa yang sedang bersandar dibahunya dengan mata terpejam. Terlihat sangat natural dan dalam.
"Jangan, entar heboh."
"Satu sekolah udah tahu kalau kamu pacar aku, takut apalagi sih. Aku post ya?"
"Terserah kamu." Jawab Killa sambil tersenyum. Membuat Del langsung mencium pipinya karena gemas melihat lesung pipi cewek itu.
"Captionnya apa ya?" Del tampak berfikir.
"Gak usah dikasih caption yang aneh aneh. Simpel tapi jelas."
"Simpel tapi jelas." Jelas kembali berfikir. "My wife." Celetuknya.
"Jangan." Killa buru buru menolak. "Yang lainnya."
"Ya udah bantuin mikir." Ujar Del sambil menarik hidung mancung Killa.
"Yang juara umum kan kamu. Aku mah gak pinter."
"Dih ngeles mulu. Ini bukan soal matematika atau kimia."
"Males ah mikir." Killa malah asik memperhatikan cincin dari Delmar sambil senyum senyum gak jelas.
"Udah aku post." Ucap Del sambil menunjukkan postingan di HP nya pada Killa.
"My special girl @song_killa." Killa membaca caption yang tertera sambil tersenyum. Dia tak menyangka jika Del juga mengetag akunnya. Jujur saja, dia benar benar merasa spesial hari. Semoga saja tak hanya hari ini. Tapi selamanya.
"Nyanyi yuk kak." Ajak Killa. "Aku nyanyi kamu main gitar." lanjutnya.
"Ya udah bentar, aku ambil gitar dibawah dulu." Delmar turun untuk mengambil gitar dilantai bawah. Beberapa saat kemudian, dia sudah kembali dengan sebuah gitar ditangannya.
"Mau nyanyi apa?" Tanya Delmar yang sudah siap dengan gitarnya.
"Hal hebat, govinda."
"Ya udah, aku cari chord gitarnya di internet dulu." Jawab Del lalu mengambil ponsel dan membuka internet. "Dah ketemu, Yuk mulai."
"Live ig story aku ya." Ajak Killa.
"Tengah malem siapa yang mau nonton?"
"Malah suka kalau sedikit yang nonton, biar gak viral." Jawab Killa sambil ketawa ringan.
"Pede banget bakalan viral." Del menyebikkan bibirnya.
Setelah mendapatkan persetujuan Delmar Killa segera memulai live ig nya.
Hal hebat kurasakan
Kini dicintai seseorang
Yang 'ku pun mencintai
Itu sempurna
Takkan siakan dia
Belum tentu ada yang seperti dia
Satu dunia tahu aku bahagia
Banyak pasang mata saksinya
Takkan duakan dia
Belum tentu esok 'kan masih ada
Kesempatan tak datang kedua kalinya
Hargai dan jaga hatinya
Diluar ekspektasi, ternyata banyak juga yang nonton live igs nya. Pada gak tidur atah apa sih, kenapa jam 2 lebih masih ada saja yang nonton live igs.
Beberapa komen mulai masuk. Dan salah satunya dari Fando.
@Ferd_fando23 "Apa ini artinya, gue udah gak ada kesempatan?"
@Dilan_kalandra " Happy 4ever my bro n sis "
@Amelia_lia " Kumenangis ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜"
@Miko_rg " Kirain kabar jadian kalian cuma hoax, nyatanya beneran "
Dan masih banyak lagi komen dari akun yang tak mereka kenal.