
Akhirnya acara utama dimulai. Setelah tiup lilin dan potong kue, kini giliran penampilan dari Rio cs. Mereka benar benar bisa membuat suasana makin meriah.
Sejak tadi Killa ketar ketir, dia selalu berusaha menyembunyikan wajahnya saat Del melihat kearahnya. Berharap cowok itu tak melihatnya.
"Hai Del, makasih ya udah dateng." Sapa Chloe sambil cipika cipiki dengan Delmar. Laura membuang muka sambil memutar kedua bola matanya malas. Pengen muntah melihat Chloe yang masih caper pada Del. Sebenarnya dia ogah datang, tapi kalau dia menolak, takut Del malah ngajak cewek lain.
"Selamat ulang tahun. Sory gue tadi datangnya agak telat, jadi belum sempat ngucapin selamat udah keburu dimulai acaranya." Ujar Del sambil tersenyum.
"It's ok, lo dateng aja gue udah seneng. Apalagi kalau gak bawa nih cewek." Lirih Chloe sambil melirik sinis kearah Laura.
"Apaan omong gitu, gue ceweknya. Tentu aja Kak Del bawa gue." Laura menatap Chloe tak kalah sinis.
Del hanya geleng geleng melihat kedua cewek yang sama sama menunjukkan aura permusuhan itu.
"Gaes, kita lanjut lagu kedua." Ucap Rio dari atas panggung setelah menyelesaikan lagu pertamanya. "Dan kali ini, gue bakal duet sama cewek cantik yang beberapa hari yang lalu mengcover lagu gue. Gak usah lama lama, kita panggil saja.. KILLA."
Mendengar namanya disebut, Killa langsung kalang kabut. Padahal dia tadi udah nolak, tapi kenapa Rio masih saja memanggilnya.
Sedangkan Delmar, perhatian cowok itu seketika beralih ke panggung mendegar nama Killa. Jantungnya berdegup tak karuan menunggu cewek yang bernama Killa itu naik panggung. Dia berharap jika itu bukan Killa yang dia kenal.
"Killa, silakan naik panggung." Rio kembali memanggil karena Killa belum juga muncul.
"Killa, buruan naik." Teriak Chloe.
Akhirnya sosok yang dipanggil itu naik kepanggung dengan ragu ragu. Sungguh, situasi ini sangat tidak disukainya.
"Killa." Lirih Delmar sambil menatap tajam ke arah panggung. Dia memicingkan matanya bahkan mengerjabkannya beberapa kali. Dia belum bisa percaya dengan apa yang dilihatnya.
"Killa ada disini? sama siapa?" Laura bertanya tanya. Dia juga kaget melihat ada Killa disini, bahkan kenal dengan Rio.
"Kalian kenal dia?" Tanya Chloe yang mendengar Laura menyebut nama Killa.
"Lo ngundang dia?" Tanya Del sambil menoleh kearah Chloe.
"Enggak, dia datang sama Fando." Jawab Chloe.
"Fando." pekik Del dengan mata yang membulat sempurna.
Sialan, jadi Killa nolak ajakan gue demi Fando.
"Iya, dia ceweknya Fando."
Darah Del langsung mendidih mendengarnya. Killa pacaranya Fando, astaga, ini tidak mungkin, batin Del. Cowok itu tak bisa terima jika Killa yang bucin padanya, bener bener udah move on dan pacaran dengan Fando.
Enggak, ini gak bisa dibiarin, Killa milik gue, gumam Delmar dalam hati.
"Kakak udah tahu kalau Killa pacaran dengan Fando?" Tanya Laura sambil tersenyum. Dia senang jika rivalnya itu akhirnya mundur dan memilih cowok lain.
Del tak menjawab, matanya terlalu fokus menatap Killa yang ada diatas panggung. Bahkan sempat matanya bertemu pandang dengan Killa, tapi cewek itu malah membuang pandangannya.
Gak mungkinkan Kil? lo gak mungkin pacaran sama Fando. Lo itu cuma cinta sama gue.
Setelah lagu usai, Fando tiba tiba naik keatas panggung sambil membawa bunga. Bunga hasil dia nyomot dimeja hidangan. Sontak saja kelakuan Fando itu menarik perhatian dan mendapat sorakan.
"Huuu.... " Sorakan para undangan menggema melihat adegan romantis saat Fando menghampiri Killa dan memberinya bunga.
Delmar, jangan ditanya, dia makin panas. Tangannya mengepal erat seolah siap menonjok Fando saat ini juga.
"Cie....so Sweet banget." Ucap Rio dan disambut tepuk tangan serta sorakan dari tamu undangan. Wajah Killa memerah karena malu. Ingin sekali dia punya jurus menghilang saat ini. Sumpah, malu sekali menjadi pusat perhatian.
"Cium.... " Teriak Chloe dengan lantang. "Tunjukin kalau lo udah move on dari gue Fan." Lanjut Chloe.
Killa menggeleng kecil, dia juga memberikan tatapan tajam ke arah Fando. Isyarat Matanya seolah berkata enggak, jangan lakukan.
Tiba tiba Chloe naik keatas panggung dan mengambil Mic yang dipegang Rio. Chloe memamg memiliki hak penuh dalam mengatur jalannya acara, mengingat pesta ini adalah pestanya.
"Hai gaes.... semua pada bawa pasangan masing masing kan? Biar malam ini makin panas, gimana kalau kita bikin acara kissing time, ok?"
"Ok!"
"Sipp.. "
"Mantap.. "
Hampir semua setuju dengan ide Chloe. Mungkin hanya Killa dan Del saja yang tidak setuju. Tapi Killa tak bisa apa apa, lagi-lagi dia terjebak situasi.
"Ok, kalau gitu, gue hitung mundur mulai 3. Pada hitungan ke satu, silakan cium pasangan kalian masing masing." Chloe segera menggandeng lengan Rio. Membuat Rio paham jika Chloe ingin dia menjadi pasangannya berciuman.
Killa makin bingung, tentu saja dia tak mau dicium Fando. Killa terus menggelengkan kepalanya sambil menatap Fando. Enggak dia gak mau.
"TIGA....... DUA........SA..... "
CUP
Belum dihitungan ke satu, Delmar sudah mencium Killa. Ya, cowok itu sudah berlari cepat keatas panggung sejak Chloe menghitung tiga.
Alhasil kissing time berjamaah itu gagal. Berubah menjadi menonton live kissing. Semua mata tertuju pada Delmar yang mencium Killa dengan ganas diatas panggung. Cowok itu menekan tengkuk Killa hingga cewek itu tak bisa bergerak apalagi berontak.
Killa begitu terkejut mendapatkan ciuman dadakan dari Del. Tapi dia tidak bisa menolak, Del terlalu erat memegang tengkuk dan pinggangnya.
Laura menatap cengo adegan dihadapannya. Begitu pula dengan Fando. Cowok itu masih shock melihat pasangannya udah dicium duluan oleh cowok lain. Dan lebih parahnya, yang mencium adalah orang yang paling dibencinya selama 19 tahun hidup didunia.
"Gue kayak sedang mengalami dejavu." Lirih Chloe. Dia teringat saat Del mencium Jessica di acara pensi sekolah, dihadapan semua orang dan juga Fando. Dan hari ini, kenapa lagi lagi Delmar mencium pacar Fando didepan umum.
Fando menarik kasar lengan Del hingga ciuman itu terlepas. Dengan sorot mata yang penuh kebencian, dia melayangkan kepalan tangannya.
BUGH
Sebuah bogem mentah mendarat diwajah tampan Delmar. Membuat sipemilik wajah meringis menahan sakit.
"Bangsat." Maki Fando lalu memukul Del untuk kedua kalinya. Killa yang menyaksikan langsung gemetaran.
Jangan panggil Delmar, jika cowok itu diam saja saat dipukuli.
BUGH BUGH
Delmar membalas pukulan Fando hingga keduanya saling baku hantam. Cewek cewek disana berteriak histeris, sedangkan Rio dan anggota band lainnya mencoba melerai.
Laura yang melihat banyaknya kamera mengarah ke Del dan Fando segera naik keatas panggung. Dia ingin segera membawa Delmar dari tempat itu.
"Ayo pulang kak." Ajak Laura saat Delmar dan Fando sudah berhenti berkelahi.
"Ya, ajak cowok lo yang gak tahu diri ini pergi." Teriak Fando dengan nafas yang masih ngos ngosan.
"Ayo kak." Laura meraih tangan Del tapi segera dihempaskan oleh cowok itu.
"Ayo pulang." Del justru menarik lengan Killa dan menyeret cewek itu turun dari panggung.
Laura memejamkan matanya sambil mengepalkan kedua tangannya. Dia tak terima dengan perlakuan Del yang lebih memilih Killa. Harga dirinya seperti diinjak injak saat ini. Bagaimana tidak, Del membawanya sebagai pasangan disini, tapi cowok itu malah mencium Killla dan sekarang terang terangan lebih memilih membawa Killa daripada dirinya.