
Kenzo tampak berjalan mendekati Rey dan keluarganya. Ini akan jadi moment pertama kali bagi Kenzo, untuk bertemu dengan keluarga dari Anis. Gadis yang berhasil menjungkirbalikkan dunia Kenzo. Meski dirinya terbilang masih waras.
"Malam Om, Tante, ..Mas" sapa Kenzo.
Agak risih menyebut Mas pada Riko yang notabene lebih muda darinya. Tapi karena di sini dia posisinya menyukai Anis. Jadi kelak Riko akan jadi kakak iparnya jika mereka bisa finish di garis pernikahan. Meski jelas akan banyak tikungan yang harus mereka lalui. Setelah keduanya memulai "start" hubungan mereka.
"Malam juga" jawab Rey.
Sedikit terperangah melihat seorang pria dengan aksen full Cina. Menatap penuh takzim padanya.
"Perkenalkan saya Kenzo Alexander Liu. Saya pria yang mengejar-ngejar Anis waktu. Saya minta maaf" ucap Kenzo sungguh-sungguh.
"Ooo kamu yang buat Anis sampai ketakutan begitu?" salak Riko tajam.
"Iya, Mas. Saya minta maaf sekali lagi sudah membuat kalian cemas" lagi Kenzo mengakui kesalahannya.
Memang dia salah pun. Nguber Anis tanpa tahu waktu.
"Lalu mau kamu apa?" tanya Maura.
"Saat ini saya serius ingin menjalin hubungan dengan putri Om dan Tante" jawab Kenzo.
"Apa maksudmu serius?" tanya Rey cepat.
"Saya serius ingin menjalin hubungan dengan Ania dan jika Anis memang jodoh saya. Saya ingin menikahinya" jawab Kenzo mantap.
"Kenzo apa kamu tahu? Bahwa kita berbeda" tegas Rey.
Rey pikir dia harus menegaskan dari awal. Kalau Kenzo akan banyak berkorban jika ingin menjalin hubungan dengan Anis. Apalagi jika Kenzo berpikir untuk serius dengan putri bungsunya itu.
"Saya tahu Om. Jika memang Anis jodoh saya. Saya rela untuk melakukan apapun agar kami bisa bersama" jawab Kenzo tegas.
"Termasuk soal keyakinan?" tantang Riko.
Dia ingin memastikan kalau Kenzo benar-benar serius dengan niatnya.
"Kenzo apa kamu paham. Jika kamu berpindah keyakinan hanya karena ingin menikahi Anis. Itu tidak diperbolehkan" ucap Rey.
Kini pembicaraan mereka sudah berpindah ke sebuah ruangan yang lebih private. Karena ini urusan intern keluarga Armando.
"Saya tahu Om. Sebenarnya saya sudah lama tertarik dengan keyakinan Om. Hanya saja saya tidak terlalu menanggapinya serius. Namun ketika saya mengetahui Anis berbeda. Saya jadi berpikir apa ini jalan yang harus saya ambil untuk menjadi salah satu bagian dari keyakinan itu" jelas Kenzo.
Sejenak Kenzo mengamati Kenzo. Tidak ada kepura-puraan atau kepalsuan dalam ucapan Kenzo. Rey yang lama bertemu banyak orang. Membuatnya bisa membedakan mana yang tulus dan mana yang palsu. Dan Rey melihat ketulusan di tiap kata yang Kenzo ucapkan.
Hening,
"Semoga saja tidak terjadi apa-apa atau Om Rey lebih dulu menolak usaha Kenzo" celetuk Rafa.
Dia tahu Om Rey itu tipe pria tegas. Tidak suka bertele-tele.
"Emang Kenzo sudah yakin dengan pilihannya?" tanya Arch.
"Sepertinya dia serius kali ini. Baru kali ini, Kenzo langsung menghadap orang tua gadis itu. Meminta langsung pada mereka" jawab Rafa sambil meminum minumannya. Segelas moktail yang free alkohol.
Mereka berbincang dengan memisahkan diri dari para pasangannya. Yang juga terlihat asyik. Mereka juga berkumpul di meja sebelah.
"Ya semoga saja jika Anis jodoh Kenzo dimudahkan jalannya" doa Hyun Ae.
Semua mengaminkan doa Hyun Ae.
"Kamu sendiri?" tanya Andra.
"Nasib baik. Aku baru tahu jika Karen sudah berpindah keyakinan setahun yang lalu" jelas Hyun Ae.
"Wah jalanmu lebih mudah kalau begitu" seloroh Azka adik Andra.
Hyun hanya mengedikkan bahunya. Enggan menanggapinya lebih jauh.
"Lia apa kabar?" tanya Rafa mengenai saudara kembar Hyun Ae.
"Baik. Dia tidak datang. Sedang hamil besar" jawab Hyun Ae singkat.
Lia, setelah mati-matian menolak pinangan Alex, sepupu Rafael. Putra Luis Liu. Yang membuat Alex menjadi playboy akut. Akhirnya cintanya berlabuh pada Arya. Putra asisten Jo. Asisten sang kakek di masa lalu.
Yeah, meski Lia harus bekerja ekstra keras. Karena Arya benar-benar seperti Papanya yang super cool. Mereka menikah dan menetap di Bandung. Kini dikabarkan tengah hamil besar. Jadi memilih tidak datang. Padahal dulu keduanya sudah janjian akan jadi bridemaids di pernikahan masing-masing. Tapi tidak kesampaian.
"Lalu adikmu sendiri?" tanya Arch pada Rafa.
"Hasih jangan tanya. Dia satu server dengan Young Jae" sungut Rafa. Melirik sang adik yang asyik bercanda dengan Young Jae di meja sebelah.
"Tapi Young Jae punya pacar" seloroh Arch.
Menunjuk Caca dengan dagunya.
"Radit juga. Tapi main-main saja" keluh Rafa menyebut nama sang adik. Radtya Ananta.
"Aku heran lo dengan Radit. Bagaimana dia bisa ambil double job gitu ya" heran Hyun Ae.
"Aku tidak heran. Dua orang ini kelebihan encer otaknya" seloroh Arch.
Dan tawa meledak di meja mereka. Membuat semua orang menoleh. Namun hanya sesaat. Detik berikutnya mereka asyik lagi dengan obrolan dan makanan masing-masing.
"Kenapa?" tanya Azka.
"Ya iyalah. Bisnisnya bejibun. Masih bisa jadi chef juga" heran Arch.
"Aku sendiri heran. Dia dapat bakat masak dari siapa. Aku tidak tahu" timpal Rafa.
Dan tiba-tiba, ledakan tawa datang dari meja sebelah. Meja Young Jae dan Radit. Membuat semua orang kembali menoleh. Melihat dua orang itu terkekeh sambil memegangi perut masing-masing.
"Seriously, elu pikir dia janda?" ucap Young Jae di sela-sela tawanya.
"Yah, gue pikir dia punya anak. Pasti dah married dong. Nggak tahunya itu cuma anak angkat. Doi-nya masih ting tong" jawab Radit.
"Ting tong? Elu kate bel pintu" kekeh Young Jae.
"Gila!" celetuk Caca melihat tingkah Young Jae yang ngobrol dengan Radit.
"Begitu deh kalau lagi kumat songongnya" timpal Marina.
"Pada ngomongin apa sih mereka? Kepo deh" ucap Caca.
"Apalagi? Cowok kalau ngumpul yang diomongin ya kerjaan. Kalau enggak ya aset perempuan" celetuk Marina.
"Ha?"
Caca melongo.
"Maksudnya?" tanya Caca cengo.
"Apalagi kalau bukan ngomongin dada ma bo..kong perempuan" seloroh Marina.
"Jangan berpikir yang aneh-aneh dulu" Kanaya menengahi.
"Menurut studi seperti itu Aya" kekeuh Marina.
"Itu kalau Arch. Kalau lagi kumat omeshnya. Lah kalau Rafa sama Hyun Ae. Masak mau ngomongin dada ma bo.kong" Kanaya coba berpikir logis.
Melihat watak Rafa dan Hyun Ae. Sepertinya memang tidak mungkin jika dua pria itu membahas tentang perempuan.
"Kamu sudah sejauh apa dengan Hyun Ae" berganti ke meja sebelah. Dimana Valerie dan Karin duduk semeja.
Ingin bergabung dengan meja sebelah tapi tidak muat.
"Ya gitu deh" jawab Karen ambigu.
Valerie menghela nafasnya. Karen dan Hyun Ae sama-sama kaku dan dingin.
"Ren, kamu itu jangan kaku-kaku amat. Hyun Ae dah kaku. Kamunya begitu. Nanti hubungan kalian gak asyik lo" Val memberi saran.
"Tapi kalau berdua kita nggak gitu kok" kilah Karen.
"Berdua? Di kasur?" goda Karen.
"Isshh apa sih? Mana pernah dia bawa gue ke kasur. Paling banter juga ciuman doang. Emang kamu. Datang langsung married" heran Karen.
Valerie tertawa. Mengingat pertemuannya dengan Rafa sang suami yang terbilang tidak biasa. Bertemu sekali langsung ciuman. Dua kali bertemu, mereka sudah bercinta. Dipertemuan ketiga, Rafa malah langsung membuat Valerie tidak bisa menolak untuk menikah dengan Rafa.
Pria dengan sejuta pesona. Idaman semua wanita se-Shanghai. Juga se-Jakarta. Tapi menjatuhkan pilihan pada dirinya. Seorang putri dari pengusaha yang bangkrut karena ditipu oleh saudara sang ayah sendiri.
Meski kini semua sudah kembali seperti semula. Semua tentu saja berkat bantuan sang suami, Rafael Deandra Liu.
Suasana di ballroom yang meriah. Berbanding terbalik dengan suasana hati si pengantin baru. Lana jelas sudah merasa lelah. Sedang Vi sudah tidak tahan ingin menubruk Lana. Namun tamu masih juga belum habis berdatangan ingin mengucapkan selamat pada mereka berdua.
"Papa ngapusi aku" gerutu Lana.
"Kenapa?" bisik Vi.
"Dia bilang, nggak ngundang orang banyak. Lah segini apa nggak banyak" desis Lana kesal.
"Sabar. Maklum mantu pertama. Tunggu bentar lagi deh. Nanti aku kasih hadiah yang bagus" ucap Vi sambil menaikkan satu alisnya.
Membuat Lana curiga.
"Ogah ah. Hadiahmu pasti gak asyik" oceh Lana.
"Ehh belum tahu dia" ucap Vi sambil mengedipkan satu matanya. Membuat Lana jengah.
"Aahh capek!! Kabur aja yuk!" ajak Lana setelah beberapa saat berlalu.
"Ha? Kabur?" ucap Vi melongo.
***
Kredit Instagram @xukai_empire
Alvian Andrew Aditama, si pengantin baru,
Kredit Instagram @xuzhibin94
Rafael Deandra Liu
Kredit Instagram @ taehyung_bts
Lee Hyun Ae
Kredit Instagram @heluoluo_s
Taufik Riko Armando
Kredit Instagram @mr_czy
Kenzo Alexander Liu
****