
"Apa maksudmu?" tanya Vi pada Arch.
Mereka sedang menikmati makan siang mereka. Eh salah, ini lebih kepada Arch yang penasaran pada cerita Vi yang minum afro. Arch mendengarnya dari Riko
Ketiganya dan Young Jae menjadi akrab akhir-akhir ini. Semua senang mendapat teman baru terlebih Vi. Dia yang tidak pernah punya kesempatan untuk berteman selama berada di Sidney, kini mulai membuka diri.
Sedang Arch dan Riko jelas senang dengan kehadiran Vi. Yang ternyata anak dari teman papa dan mamanya.
"Lana ke Shanghai kemarin" ulang Arch lagi.
Vi sejenak tertegun. Lana bahkan tidak menghubunginya atau berpamitan padanya. Dia tahu Lana tidak akan memberitahunya soal hal itu. Namun kenapa tidak ada laporan dari orang-orangnya soal kepergian Lana ke Shanghai.
"Untuk apa dia kesana?" tanya Vi kepo.
"Ada pameran berlian disana. So, sudah pasti dia ngibrit ke sana. Apalagi ada Rafa dan Hyun Ae di sana" jelas Arch membuat Vi menggeram kesal.
"Rafa dan Hyun Ae lagi" gerutu Vi dalam hati.
Vi menikmati makan siangnya dengan malas. Sedang Arch terus bertanya soal kejadian hari itu. Yang hanya dijawab Vi sekenanya.
"Halo, bisa kau lakukan sesuatu untukku?" tanya Vi melalui ponselnya setelah Arch pergi.
"...."
"Awasi seseorang untukku" perintah Vi.
"..."
"Akan kukirimkan datanya sebentar lagi" ucap Vi lagi.
"..."
"Aku tahu ada Rafa dan Hyun Ae disana.Tapi aku tidak tenang jika turun langsung mengawasimu" batin Vi bersandar pada pintu ruang VIP restoran tempat makan siangnya dengan Arch.
Kredit Instagram @alaso_xukai
***
"Maksudmu Lana sudah punya pacar?" tanya Kenzo antusias.
"Aku bilang mendekati, Ken" ulang Rafa.
"Siapa?" tanya Hyun Ae.
"Pewaris Aditama Group, Surabaya" jawab Rafa.
"Kompetenkah?" selidik Hyun Ae.
"Sejauh ini bisa dibilang seperti itu. Terakhir kali dia meminum afro yang seharusnya Lana minum" cerita Rafa.
"Lalu?" Kenzo kepo.
"Untung dia masih bisa berpikir jernih. Menghubungi Riko untuk meminta antidot-nya. Meski ya Riko bilang itu agak parah" lanjut Rafa.
"Bukannya sudah cukup dapat antidot atau pelepasan" tanya Hyun Ae.
"Itu varian baru. Tidak mempan katanya meski sudah pelepasan berkali-kali" tambah Rafa.
"Wah hebat sekali dia kalau begitu. Alex bisa saja kalah" seloroh Kenzo.
Ketiganya tertawa terbahak-bahak. Kembali menikmati waktu luang mereka sebelum nanti malam mengawal Lana ke pameran berlian.
"Lalu Hyung, bagaimana denganmu?" tanya Kenzo pada Hyun Ae.
"Aku masih memastikan hatiku dan dia" jawab Hyun Ae setelah terdiam dan menghela nafasnya.
"Karen susah sekali untuk didekati. Dia merasa insecure dengan kehadirannya. Meski kami, Klan Liu benar-benar menerima kehadirannya" ucap Kenzo.
"Susah bukan berarti tidak bisa kan" sahut Hyun Ae.
"Oo aku suka Hyung yang seperti ini" oceh Rafa.
"Entahlah, aku begitu tertarik pada Karen sejak pertama kali bertemu setahun yang lalu. Tapi kalian tahu sendiri kan dia itu seperti apa" tambah Hyun Ae.
Rafa dan Kenzo mengangguk.
"Tapi apa Karen tahu kalau Lana ada disini" tanya Kenzo mengingat kalau Lana cukup dekat dengan Karen.
Secara dalam ruang lingkup keluarga mereka.Hanya ada tiga anak perempuan yang terlahir di antara dominasi para pria. Karen, kakak Alex, Lia, kembaran Hyun Ae dan juga Lana.
Karen adalah anak Luna dan Luis Liu yang lahir melalui rahim ibu pengganti. Yaitu Alena, ibu Alex yang pada akhirnya bersedia menikah dengan Luis Liu di usia kandungan Karen menginjak dua bulan
( Baca karya author yang berjudul You'll Always Be The One untuk kisah lengkap Luis Liu and friends)
Karen merasa rendah diri juga insecure, karena dia hanyalah anak dari cinta pertama papanya, Luis Liu. Yang lahir melalui Alena, ibu Alex.
Meski Alena benar-benar menyayangi Karen seperti putrinya sendiri. Tidak membeda-bedakan dengan Alex putra kandungnya. Klan Liu memang menerima kehadiran Karen. Karena memang dia putri kandung Luis Liu. Salah satu pewaris klan Liu yang menguasai sepertiga aset dari keluarga Liu.
Karen sedikit menolak haknya yang sudah ditetapkan oleh papanya. Memilih membangun bisnis fashion-nya seperti mama kandungnya, Luna yang memang memiliki bakat di bidang fashion. Karena itu tak heran jika Karen dan Lana bisa dekat. Karena keduanya memiliki minat yang sama di dunia fashion.
"Aku belum melihatnya pulang sejak aku datang kemarin" keluh Hyun Ae.
"Rindukah?" goda Kenzo.
"Ya, hanya ingin melihatnya" jawab Hyun Ae ambigu.
"Whatever" Hyun Ae masa bodoh dengan ucapan Rafa.
"Dia lebih suka tinggal di apartemennya" info Kenzo.
"Apa itu tidak berbahaya. Dia klan Liu dan kalian membiarkannya hidup di luar sana. Terlebih dia perempuan" protes Hyun Ae.
"Eits, belum tahu dia. Apartemen kami. Satu bangunan seperti rumah ini. Tapi berkonsep apartement. Dan hanya kami yang boleh dan akan tinggal di sana. Private apartement, ýou know. Dengan pengawalan ekstra ketat" jelas Kenzo.
"Oooo"
Hyun Ae ber-ooo ria. Sedang Rafa langsung mengulum senyumnya.
"Aku pikir tidak ada hal, yang tidak Hyung tahu. Ternyata ada juga hal yang luput dari penyelidikanmu" ledek Rafa.
"Hei, aku ini juga manusia biasa. Aku pintar, iya tapi tidak semua hal bisa aku masukkan ke memori otakku" kilah Hyun Ae.
"Tidak kau tambah dengan diriku juga tampan dan kaya" goda Kenzo.
"Itu benar semua. Lagipula aku tidak minta dilahirkan seperti ini. Tapi karena sudah diberikan, ya sudah dinikmati saja" narsis Hyun Ae.
"Alah ujung-ujungnya narsisnya keluar juga" kesal Rafa.
Membuat ketiganya cekikikan. Tampan, kaya, dan pintar, julukan yang tersemat kepada ketiga pria itu. Karena ketiga pria itu yang paling menonjol eksistensinya di dunia bisnis. Membawa bendera keluarga masing-masing.
"Oh ya kau ikut malam ini?" tanya Rafa pada Kenzo.
"Tidak tahu lagi. Tapi kemungkinan tidak. Kau tahu Wang Kak Choon ingin bertemu malam ini. Soal negosiasi ekpor dan impor kita dengan mereka" jelas Kenzo.
"Wang Kak Choon?" tanya Hyun Ae.
Kenzo mengangguk.
"Berhati-hatilah. Dia cukup licik dibanding Wang yang lain. Dia sudah lama membidikmu menjadi targetnya" Rafa memperingatkan.
"Aku tahu. Lagipula aku selalu bersiap untuk itu. Serum yang dibuat oleh Uncle Luis benar-benar hebat. Terakhir kali aku lolos dari racun yang dicampurkan ke minumanku. Juga aku bisa melawan afro yang diberikan padaku" sahut Kenzo enteng.
"Tapi tetap saja kau harus tetap berhati-hati. Minta lagi serum-nya pada Uncle. Juga tempatkan lebih banyak pengawal bayangan" perintah Rafa.
"Siap big boss" Kenzo berseloroh.
Dalam klan Liu, Kenzo yang memegang tampuk kepemimpinan. Sementara, sebelum Rafa mengambil alih kepemimpinan. Dibantu Alex,meski Alex lebih sibuk ke para wanita. Namun terkadang keahlian Alex juga kerap membantu. Dia yang pandai merayu dan luwes kala bersosialisasi memudahkan klan Liu memperoleh banyak kerjasama dengan banyak pihak. Alex cukup profesional saat bekerja.
Sedang pribadi Kenzo dan Rafa lebih kurang sama. Agak kaku, tegas lebih mendominasi. Hingga terkadang klien mereka sudah merasa terintimidasi lebih dulu. Jika harus berurusan dengan kedua pria tampan.
"Kemana Alex?" tanya Hyun Ae.
"Masih marah. Aku pukul semalam" seloroh Kenzo.
"Bagaimana dia bisa melakukan itu pada Lana?" tanya Rafa tidak habis pikir dengan sikap Alex.
"Kau tahu kan dia cukup lama menaruh rasa pada Lana. Tapi Lana sudah illfeel duluan ke dia" tukas Kenzo.
"La salah sendiri. Tahu Lana tidak suka masih penasaran" tambah Hyun Ae.
"Kalian tahu? Dia cemburu pada pria yang mendekati Lana" ucap Rafa beberapa saat kemudian.
"Darimana kau tahu?" tanya Kenzo.
"Dia mabuk kemarin terus ngelantur ngomongnya. Dan aku sempat dengar part dia ngomong cemburu dengan Vi" jelas Rafa.
"Vi?" tanya Kenzo dan Hyun Ae bersamaan.
"Pria yang mendekati Lana. Mereka memanggilnya Vi" tambah Rafa.
Kenzo dan Hyun Ae ber-ooo ria bersamaan.
"Kau pernah bertemu Vi?" tanya Kenzo.
"Belum pernah. Tapi dia lumayan dekat dengan keluarga Lana dan yang lainnya. Bahkan Riko dan Arch sering ngumpul bareng Vi. Young Jae juga" jelas Rafa.
"Wah bisa patah hati tu si Alex" seloroh Kenzo.
"Alah patah hati apa? Wong stock penghiburnya bejibun" tambah Hyun Ae.
Dan gelak tawa terdengar menggelegar di ruang itu.
****
Baca juga karya aurhor yang lainnya ya..n
Ini kisah Lee Joon dan Karenina Putri, mak bapaknya Hyun Ae..
Ini kisahnya Kaizo Aditya dan Natasya Arianna, mak bapaknya Rafa...
Yang kisah Tania dan Jayden Lee, mak bapaknya Lana...
Monggo dikepoin 🤗🤗🤗
****