The Sevent Guardian Of God

The Sevent Guardian Of God
Bab 87 ~ Menyelematkan saudara sebangsa



Berkat kemenangan Gill tersebut namanya langsung melambung tinggi di kalangan para siswa dan guru. bahkan saat berjalan dalam lorong kelas pun semua pandangan mata tertuju padanya, tak sedikit dari mereka yang kagum dan penasaran mengenai sosok Gill yang luar biasa tersebut.


Para siswa yang dulu membencinya kini mulai mengakui kalau Gill bukan lah murid yang bisa diremehkan. kebanyakan siswa yang mengagumi kehebatan Gill adalah dari kaum perempuan, meskipun ada beberapa dari kaum laki-laki namun namun tak banyak juga dari mereka yang iri melihat Gill menjadi pusat perhatian dari kaum wanita.


Gill sendiri adalah tipe orang yang cuek dan dingin, ia merasa risih dengan para gadis yang mulai mengerumuninya dan mengikutinya dari belakang. beberapa gadis ada yang berani merayunya namun Gill tak meresponnya dan memilih untuk pergi mengabaikannya. dia sudah tahu kalau para gadis di sekolah ini hanya siswa lemah yang hanya bisa menggunakan rayuan sebagai senjata utamanya.


Bahkan saat Gill masuk UKS semua orang langsung terdiam setelah sebelumnya membicarakan tentang dirinya. ia mencari tempat tidur kosong dan langsung berbaring di atasnya layaknya orang lelah sehabis bekerja. teman-temannya langsung datang mengerubungi tempat tidurnya, Gill langsung membuka matanya dan berkata dengan polosnya, "Ada apa?"


Berpindah ke Enrylind yang sedang berjalan menghampiri Anggota Dewan yang lain. dengan wajah tertunduk Enrylind meminta maaf karena tidak bisa mengalahkan Gill seperti janjinya dulu. para anggota dewan tidak mempermasalahkan kekalahan Enrylind tersebut, mereka tahu kalau dia sudah berusaha keras untuk membalik keaadaan namun apadaya takdir berkata lain.


Fain lalu menghampirinya dan menepuk pundaknya sambil berkata, "Kau sungguh beruntung memiliki zirah Bidadari tersebut," ucapnya pelan.


"Aku mengerti maksudmu." jawab Enrylind lirih sambil membuang wajahnya.


Emilia lalu menghampiri Enrylind dan mengucapkan apresiasinya atas perjuangannya yang luar biasa. Enrylind tersenyum dan mengucapkan terima kasih atas supportnya. karena penasaran Emilia lalu bertanya mengenai senjata apa yang Gill pakai tersebut, kenapa tombak itu bisa begitu dahsyat sampai bisa merusak zirah bidadari dan membuat Enrylind sekarat.


Semua anggota dewan yang mendengar pertanyaannya tersebut juga turut menyimak jawabannya. Enrylind lalu membeberkan fakta dan menjelaskan panjang lebar mengenai senjata Egamoosa tersebut. mereka dibuat syok lantaran senjata yang Gill gunakan tersebut adalah senjata Legendaris ribuan tahun lalu. Emilia tidak habis pikir bagaimana mungkin senjata berharga seperti itu bisa ada pada anak sepertinya.


"Entahlah siapa yang tahu, tapi yang jelas Egamoosa adalah tombak petir dengan damage terkuat yang pernah ada hingga saat ini." jawab Enrylind.


Malam hari saat Gill sedang terbang mengudara di langit Underworld ia teringat dengan perkataan Erfyona kemarin malam yang mengatakan bahwa para Iblis sekarang mempunyai tujuan baru yakni membangkitkan Iblis Sentinel dengan cara mengobarkan jiwa para manusia. Erfyona juga mendengar desas-desus kalau bukan manusia saja yang akan di korbankan, melainkan ada beberapa dari bangsa Archangel dan Dementor. mendengar ada beberapa dari bangsanya yang akan dikorbankan, Gill marah dan langsung terbang melesat menuju tempat yang telah diberitahukan oleh Erfyona.


Tempat itu bernama Temple of Sama'el terletak di bagian barat daya kerajaan Vermilion milik Mammon. suasana pada tempat itu sangat mencekam dan mengerikan, jeritan dan tangisan mewarnai peristiwa pengorbanan tersebut. tubuh mereka di borgol dan dirantai, digiring menuju mulut Goa yang hidup.


Goa tersebut memiliki bentuk wajah iblis yang gemuk dan serakah sangat mengerikan, akan ada tentacle lengket yang keluar dari mulut goa dan melilit tubuh tawanan yang akan ditumbalkan. sebelum di lilit oleh tentacle tersebut ada satu Iblis khusus yang memiliki tugas merapalkan mantra kepada para tawanan supaya terhipnotis dan tenang tidak melarikan diri saat akan dililit.


tubuh tawanan yang berhasil dililit oleh tentacle selanjutnya akan di tarik ke dalam dan tertutuplah mulut goa tersebut dengan bentuk senyum iblis yang bengis. para korban ada yang berteriak dan menjerit saat jiwa dan sel hidup mereka ambil oleh monster yang ada dalam goa tersebut. setelah proses penghisapan selesai mata yang ada pada goa tersebut mengeluarkan cahaya merah kemudian mulut goa tersebut terbuka kembali dan memuntahkan sisa tubuh para korban yang sudah kurus kering kehabisan darah, lidah mereka terjulur keluar dan bola mata mereka menonjol putih sungguh sangat sadis.


Para manusia yang dikorbankan tersebut kebanyakan berasal dari para Narapidana kerajaan, iblis menyamar sebagai seorang kepala sipir yang menawarkan jasa perpindahan Narapidana apabila sel tahanan dari keraajaan tersebut penuh. sang iblis juga menawarkan harta dalam kutip membeli para tahanan yang masih tersisa dalam sel kerajaan. beberapa kerajaan ada yang menerima suap harta tersebut karena mereka menganggap kalau nyawa Narapidana sudah tidak berarti apa-apa dan menganggap mereka manusia jahat yang meresahkan.


Namun ada juga beberapa kerajaan yang melindungi para tahanannya dan menolak tawaran Iblis tersebut. beberapa kerajaan ini menjunjung norma dan nilai kemanusiaan yang tinggi, mereka bahkan rela mengusut sebuah kasus dalam waktu yang lama hanya untuk menemukan pelaku yang sebenarnya. karena kebanyakan terdakwa berasal dari masyarakat yang miskin yang lugu dan jujur. Kepolosan mereka sering dimanfaatkan oleh orang-orang licik yang mempunyai jabatan tinggi di dalam kerajaan untuk menutupi kebusukan mereka.


Selain dari sel tahanan, manusia yang di tumbalkan tersebut juga ada yang berasal dari tempat prostitusi dan perjudian. para iblis tersebut memiliki tempat judi di beberapa lokasi kerajaan, mereka yang kalah dan sudah tidak memiliki apa-apa lagi biasanya akan langsung di bawa oleh sang iblis.


Begitu juga dari tempat prostitusi, biasanya para iblis menyamar sebagai pria yang tampan dengan pakaian yang rapi nan elegan. mereka mengajak pekerja prostitusi tersebut untuk bermain di tempat yang sudah di persiapkan, para iblis tersebut mempunyai cara yang cerdik untuk memikat korbannya yaitu dengan rayuan dan janji manis khas seorang playboy.


Masih menjadi misteri dan tanda tanya besar bagaimana para iblis tersebut mendapatkan para Archangels yang kebanyakan adalah para bidadari yang cantik. sebab para iblis tidak mampu menembus langit yang ada di bumi karena telah di segel oleh Avhriela sebagai Ratu dari bangsa Archangel. terlihat raut wajah para bidadari itu nampak kecewa dan sedih, seperti ada hal yang sedang mereka sesali dalam hatinya masing-masing.


Dalam borgolan rantai tersebut salah satu iblis menjumpai ada dua anak remaja yang berasal dari bangsa dementor, mereka adalah saudara kakak beradik laki-laki dan perempuan. sang kakak perempuan berumur sekitar 18 tahun sedangkan sang adik 14 tahun. karena terlahir dari bangsa Dementor mereka memiliki tubuh dan paras yang rupawan, sehingga iblis yang mengetahui itu langsung memisahkan mereka dari tawanan lainnya.


Sang adik dirantai di bawah singgah sana jenderal iblis yang sedang mengawasi proses penumbalan tersebut, sedangkan kakak perempuannya di bawa ke atas menghadap jenderal iblis. karena paras sang kakak yang cantik membuat jendera iblis itu tergoda, ia langsung memerintahkan bawahannya untuk melucuti pakaian gadis tersebut.


Tentu saja gadis itu spontan memberontak dan berteriak untuk melepaskan diri. sang adik yang melihat itu menjadi marah dan mengancam akan membantai mereka semua jika berani macam-macam dengan kakaknya. karena amarah sang iblis sudah memuncak salah satu iblis yang menjaga adiknya itu langsung menusukan pedangnya tepat di punggungnya sampai menembus dada depannya.


"Liam!" jerit sang kakak perempuan histeris melihat adiknya terluka parah.


Anak itu langsung terdiam dengan mata mendelik menahan rasa sakit dan langsung memuntahkan darah segar dari mulutnya. tubuhnya langsung ambruk terkulai lemas ke tanah dengan mata yang sayup.


Sang jenderal iblis langsung meraih dagu gadis itu dan memaksanya untuk melihat wajah cabulnya. gadis itu yang merasa jijik berusaha untuk memberontak dari cengkeraman tangan iblis tersebut. sembari melucuti pakaiannya jenderal iblis itu mengucapkan kata-kata cabul yang menggelikan, ketika sudah berhasil melicuti bajunya. Iblis itu tersenyum senang tatkala melihat belahan dadanya yang besar nan menggoda.


Karena sudah tidak tahan sang jenderal iblis langsung menyosor bibir gadis Dementor malang itu, karena si gadis terus memberontak dan terus memalingkan wajahnya membuat si jenderal kesal. dia lalu mencengkeram kembali dagu pipinya agar ia tidak bisa memalingkan wajahnya. Saat bibir sang iblis akan menyentuh bibir merah muda gadis itu,-


"SLASSH!" kepala sang jenderal iblis langsung menggelinding jatuh tepat di depan wajah Liam, adik dari perempuan tersebut.


Seketika darah muncrat keluar dari leher jenderal iblis dan mengenai wajah gadis tersebut sebelum akhirnya tubuhnya tumbang ke tanah. Liam yang melihat kepala jenderal tersebut terpenggal matanya langsung merekah kembali karena terkejut, saat dia telah menoleh ke belakang tubuh iblis penjaga yang menusuknya juga sudah terpotong menjadi dua.


Kembali ke Gill yang sedang keroyok oleh ribuan pasukan iblis bersenjata, namun dengan lincah dan kuatnya Gill menghadapi pasukan iblis itu sendirian. berbagai macam tendangan dan pukulan berhasil membuat para iblis itu tehempas dan terpelanting jauh menimpa pasukan yang lain. Gill juga sangat lincah menghindari tebasan pedang dan ayunan tombak yang tajam.


Gill lalu mengeluarkan Claves sancti sebagai senjata andalannya, menebas kepala iblis dengan cepatnya. dia bisa dengan mudah melompat jauh dari tempat satu ke tempat lainnya dengan bertumpu pada pundak iblis yang kepalanya telah terpenggal. pedang putih itu sampai terlihat seperti pusaran baling-baling saking cepatnya gerakan tangan Gill dalam menggunakan pedang. Melihat gerakannya yang indah dan spektakuler itu Liam menjadi terpesona dan penasaran dengan sosok di balik jubah hitam yang luat biasa tersebut.


Para tawanan dan bidadari yang melihat itu langsung takjub akan kehebatan Gill melawan semua pasukan iblis tersebut. Dalam kurun waktu sepuluh menit ribuan pasukan iblis itu berhasil Gill kalahkan. saat Gill akan berjalan menghampiri Liam dan kakaknya, dia dikejutkan oleh lesatan ribuan anak panah meluncur tajam ke arahnya.


Gill langsung mengeluarkan sayap kristalnya untuk melindungi dirinya dari ribuan anak panah tajam tersebut. namun anak panah itu seperti tidak ada habisnya sampai membuat sayap kristalnya perlahan mulai retak, 'Gawat!' batin Gill dalam hati panik. benar saja anak panah terakhir berhasil menembus sayap kristalnya dan menancap dalam di pundaknya.


Gill lalu bangkit dan mencabut anak panah yang menancap tersebut secara paksa, para Angels dan semua orang yang melihat Gill mencabutnya merasa ngilu karena anak panah tersebut menancap sangat dalam.


Anak panah tersebut ternyata berasal dari pasukan bala bantuan musuh. Gill lalu berbalik dan melihat jumlah mereka yang sangat banyak, di atasnya beterbangan empat ekor naga dengan ukuran yang sama seperti Froast Dragon, 'Dengan jumlah pasukan segitu banyaknya ditambah empat orang jenderal dan empat ekor naga, bagaimana cara orang ini melawannya. Ini pasti akan sangat sulit untuknya' batin Liam memperhatikan Gill yang terdiam.


Namun diamnya Gill bukan karena dia takut atau bingung bagaimana cara membantai mereka, namun ia sedang berusaha menghubungi Alin. karena ia belum tidur Alin segera menerima telepati dari Gill dan bertanya ada urusan apa dia menghubunginya.


Gill tak menjelaskan secara detail namun ia memperintahkan Alin untuk segera menemuinya di Underworld. Gill akan membuka portal dimensi di halaman kos tempat ia tinggal, awalnya Alin menolak namun setelah Gill meyakinkannya ia pun mau dan bersedia membantunya. Alin pun segera pergi ke tempat yang Gill beritahukan.


Gill lalu mulai berjalan melangkahkan kakinya ke depan, 'Kau siap Froast Dragon!' ucap Gill padanya. Froast Dragon tersenyum dan berkata, 'Akan ku bekukan tempat itu!' Gill lalu deru langkah kakinya dan berlari kencang sambil membuka segel teleportasi Froast Dragon di langit. ia melompat tinggi sambil mengangkat tangannya di atas kepala.


"JDAARR!" Egamoosa mendarat di genggaman tangan Gill berbarengan dengan keluarnya Froast Dragon dari portal pemanggilan.


Liam dan kakaknya sontak terpukau dengan cara mereka bertarung, sangat brutal dan sadis. gemuruh halilintar menggema di langit dan sambaran petir terjadi di setiap titik pertarungan pertanda pasif Egamoosa aktif. Froast Dragon langsung mencaplok leher salah satu Naga dan mengoyaknya hingga kepala dan tubuhnya terpisah.


Raungan Naga musuh yang kesakitan dan sambaran petir yang dahsyat mewarnai perang mematikan tersebut. Alin datang saat Gill sedang bertarung bersama Froast Dragon membantai para Iblis tersebut. dia terkejut ketika melihat para Angels menjadi tawanan dengan kedua tangan terborgol rantai, beberapa dari mereka yang melihat Alin ada di sana langsung menangis meminta bantuannya, tak sedikit pula dari mereka yang takut di bawa kembali ke Paradise Pallace karena akan menerima hukuman berat dari Queen.


Langkah Alin terhenti saat ia mendengar raungan Naga dan gemuruh petir di depan sana. dia tahu kalau itu adalah Gill yang sedang melakukan pembantaian, "Gill" ucapnya lirih dengan nada dan tatapan cemas.


Alin juga melihat dua orang kakak beradik yang tengah terluka, dia masih belum tahu kalau kedua remaja itu adalah keturunan Dementor. saat Alin hendak menghampiri mereka berdua ia dikejutkan oleh kepala naga yang terpenggal terkoyak lehernya dengan bekas es di sekitar luka gigit tersebut.


Setelah berhasil membantai habis seluruh pasukan iblis, Gill dan Froast Dragon kembali menghampiri Alin dan menceritakan detail kejadiannya. Gadis Dementor itu terus memperhatikan Gill dari kejauhan nampak ia sangat penasaran dengan sosok dibalik jubah hitam yang sedang mengobrol dengan wanita cantik tersebut.


'Dia itu kuat sekali, belum pernah aku melihat seseorang bertarung dengan gaya sadis seperti ini,' batin Gadis Dementor itu memperhatikan Gill dari kejauhan.


Ia lalu berpaling dari Gill dan memperhatikan Froast Dragon, 'Dan naga putih ini bukan lah naga sembarangan, lawannya adalah empat ekor naga dengan besar tubuh yang sama. Tapi aku tidak melihat ada sedikitpun luka pada tubuhnya, sungguh pertahanannya luar biasa!' batinnya dalam hati kagum.


Froast Dragon langsung berubah ke wujud manusia setelah mendapat kode tangan dari Gill untuk mendekat, dia memerintah Froast Dragon untuk membebaskan dua Dementor itu. Alin bertanya apa yang akan dia lakukan pada mereka berdua. Gill tak menjawab pertanyaannya tersebut dan justru memberitahu Alin supaya segera membebaskan sandera secepatnya sebelum Raja iblis datang dan membawa lebih banyak pasukan.


Alin mengangguk dan langsung membuat dua portal dimensi, satu ke dunia manusia dan satu ke Paradise Pallace. setelah semua korban berhasil di evakuasi Gill lalu mengeluarkan Arigma dan melepaskan dua anak panah ke dalam goa tersebut dan seketika goa tersebut meledak hancur menyisakan puing-puingnya.


Gill lalu menghampiri Liam, remaja Dementor yang sebelumnya di tusuk pedang. ia langsung menebas rantai yang memborgol tangannya, Gill berjongkok dan bertanya padanya apakah ia bisa berdiri. karena takut Liam hanya menjawab pertanyaannya itu dengan anggukan dan langsung mencoba untuk berdiri sendiri, namun rasa sakit itu terasa kembali dan membuat tubuhnya rubuh lagi.


Gill lalu mengulurkan telapak tangannya yang penuh bercak darah, dengan gugup dan gemetar Liam memberanikan diri menerima uluran tangan tersebut dan akhirnya ia bisa berdiri berkat uluran tangan Gill. gadis Dementor itu langsung memeluk tubuh adiknya tersebut penuh cinta.


Saat mereka sedang hangat berpelukan Gill merasakan ada kekuatan besar sedang menuju ke arahnya, "Ada apa Tuan?" tanya Froast Dragon yang melihat Gill memasang ekspresi aneh. belum sempat Gill menjawab pertanyaannya dia langsung membuka portal dimensi dan menyuruh mereka masuk, awalnya kakak beradik itu bingung dan takut akan di bawa kemana mereka berdua.


"Masuk!" bentak Gill keras membuat mereka berdua takut, Froast Dragon langsung menggiring mereka berdua masuk diikuti oleh Gill di bagian akhir.


Sesampainya di depan Kos inapnya Gill langsung mengetuk pintu tersebut cukup keras. Liliana yang sudah tahu mengenai misi rahasia Gill langsung segera turun dan membukakan pintu, awalnya Liliana terkejut melihat Gill membawa beberapa orang asing. belum sempat Liliana bertanya Gill sudah memotongnya dengan berkata, "Bertanyanya nanti saja, sekarang obati mereka!" ucap Gill.


Liliana langsung mempersilahkan mereka berdua masuk. karena tugas Froast Dragon telah selesai dia langsung berpamitan pada Gill untuk kembali. sebelum pergi Gill mengucapkan terima kasih padanya, Froast Dragon tersenyum dan menjawab, "Sudah menjadi tugas saya Tuan!" ia lalu membuka portal dan kembali ke tempatnya.


Liam langsung di bawa Liliana ke kamarnya untuk di obati. saat gadis Dementor tersebut ingin menaiki tangga ia mengurungkan niatnya dan berbalik menghampiri pintu, penasaran dengan sosok di balik jubah hitam tersebut. beruntung gadis tersebut tiba di saat yang tepat dimana Gill sedang membuka tudung kepalanya dan terlihat lah sosok remaja berambut putih dengan mata biru bercahaya.