That Strong Woman Is Mine

That Strong Woman Is Mine
Bab 38



Di departemen pemasaran Viana sedang mengobrol dengan Anet dan dua orang rekan kerjanya, tiba-tiba salah seorang rekan kerjanya itu berteriak,


"aaakkhh, Putri Lili telah kembali ke Negara ini, dia terpotret bersama seorang pria" ujar rekan kerja Viana, Viana dan Anet juga mengetahui artis Putri Lili karena Putri Lili memang artis papan atas yang di kenal semua kalangan karena acting dan kecantikannya serta kepolosan dan keramahannya kepada para penggemarnya, membuat Putri Lili punya banyak penggemar dari usia muda hingga yang lanjut usia, Viana dan Anet ikut melihat berita itu di ponsel mereka masing-masing,


"bukankah punggung pria ini terlihat familier" ujar Anet, rekan-rekan kerja mereka juga ikut memperhatikannya termasuk Viana,


"iya, pria ini dari belakang terlihat seperti Direktur Jebby" rekan kerja yang menyadari ucapannya langsung terdiam dan melihat ke arah Viana,


"itu... Vi Viana, a.. aku tidak bermaksud" rekan kerja Viana terbata-bata karena takut jika ucapannya tadi telah menyinggung Viana, Anet sebagai sahabat Viana berusaha menenangkannya,


"aakkh.. mana mungkin ini Direktur Jebby, kamu salah lihat, lihat saja punggung pria ini terlihat kecil dibandingkan punggung direktur Jebby" Ujar Anet kepada rekan kerjanya untuk menghibur Viana,


"tidak.. aku tidak apa-apa, aku percaya kepada suamiku" ujar Viana sambil tersenyum, tetapi hanya Viana yang tahu apa yang dia rasakan, Viana tidak mengetahui bahwa Putri Lili adalah adik iparnya yaitu Nina, karena selama kembali dari Amerika Nina belum menerima satu pun pekerjaan yang di tawarkan padanya dan Nina juga belum menceritakan identitasnya sebagai aktris Putri Lili,


setelah makan Jebby meminta Viko mengantar Asyaa kembali ke sekolah,


di ruangannya Jebby yang sudah mengetahui bahwa Asyaa merupakan putrinya, terus memikirkan penderitaan Viana yang harus melahirkan Asyaa tanpa seorang ayah, dia merasa sangat bersalah kepada Viana,


tok..tok..tok, Viko asisten Jebby bergegas masuk,


"Boss.. foto anda menggendong nona Nina menjadi gosip di dunia hiburan, dan semua orang sudah tahu bahwa Putri Lili sudah kembali," ujar Viko


tiba waktunya pulang kantor, Jebby menunggu Viana di depan Perusahaan, saat Viana keluar dia melihat mobil Jebby yang sudah pasti sedang menunggunya, Viana bergegas masuk ke mobil Jebby, setelah masuk ke mobil sesungguhnya Viana ingin bertanya soal pria yang bersama aktris Putri Lili, Viana bisa mengenali bahwa pria itu adalah Jebby dari pakaian yang dia kenakan di foto itu dan juga postur tubuh Jebby, tetapi dia tidak mempunyai keberanian, Viana merasa marah melihat Jebby, sehingga dia memalingkan wajahnya untuk melihat ke luar jendela, Jebby memperhatikan Viana, dia ingin membicarakan soal Asyaa tetapi dia tidak mengetahui harus dari mana memulainya, Viana dapat merasakan tatapan Jebby, dia mengira Jebby tidak tahu bagaimana cara menjelaskan soal dirinya dengan aktris Putri Lili, hal itu membuat Viana makin sedih, Viko yang sedang menyetir mobil diam-diam melihat mereka yang sedang duduk di kursi penumpang itu dari kaca spion di dalam mobil, dia hanya berharap bahwa keluarga kecil bossnya secepatnya bisa bersama,


sesampai di apartemen mereka, Viana tidak berbicara sedikit pun, membuat Jebby merasa ada yang salah, selama ini Viana lah yang sering memulai percakapan di antara mereka, tetapi sejak keluar dari kantor Viana tidak pernah berbicara sepatah kata pun,


Viana hanya meletakkan tasnya, kemudian bergegas masuk ke dapur untuk memasak makan malam, Jebby juga hanya melepas jasnya lalu menggulung lengan kemejanya untuk membantu Viana di dapur, melihat Jebby yang juga ikut masuk ke dapur Viana tidak mengatakan apapun, Viana mengambil sayur dari kulkas membawanya ke wastafel dan ingin mencucinya, tiba-tiba Jebby mengulurkan tangannya,


"biar aku saja yang mencucinya" ujar Jebby yang tidak sengaja memegang tangan Viana yang sedang memegang sayur untuk dicuci, Viana langsung melepaskan tangannya yang di pegang oleh Jebby, hal itu membuat Jebby makin yakin bahwa Viana sedang marah padanya, setelah memastikan bahwa Viana benar-benar sedang marah padanya, Jebby berencana akan menanyakan penyebab kemarahan Viana, beberapa menit kemudian hidangan yang di masak sudah tertata di atas meja, Nina yang sepulang sekolah pergi keluar untuk bermain mengirim pesan kepada Jebby bahwa dia akan pulang terlambat, kali ini Jebby tidak khawatir pada Nina karena dia sudah mengirim beberapa orang pengawal untuk menjaganya, dan juga Jebby mengetahui bahwa Nina sedang bersama Daren dari pengawal yang mengikuti Nina secara diam-diam,


Viana dan Jebby makan bersama, kali ini Jebby lah yang berusaha mencari topik pembicaraan,


"bagaimana kabar ayah dan ibumu, apakah mereka baik-baik saja?" tanya Jebby, dalam hatinya Viana kaget karena baru kali ini Jebby lah yang memulai pembicaraan, bagi Viana Jebby memulai pembicaraan karena merasa bersalah atas perbuatannya, Viana hanya menjawab dengan anggukan kepala,


"bagaimana dengan Daren dan Asyaa apakah sekolah mereka lancar, apa mereka kesulitan untuk beradaptasi?" tanya Jebby kembali, lagi-lagi Viana hanya menganggukkan kepala dan menggelengkan kepala, Jebby hanya bisa menghela napas dalam-dalam.


setelah makan Viana yang biasanya menonton TV terlebih dahulu kali ini langsung masuk kamar dan mandi, meninggalkan Jebby yang sedang mencuci piring di dapur, setelah mandi Viana naik ke tempat tidur sambil membaca buku, Jebby juga setelah mencuci piring tidak lagi ke ruang kerjanya melainkan langsung masuk ke kamar, Viana yang mendengar pintu kamar di buka langsung menutup bukunya dan berpura-pura tidur, namun Jebby telanjur melihatnya dan Viana tidak peduli Jebby melihat tingkahnya atau tidak, Jebby pergi masuk ke kamar mandi, tidak lama terdengar suara air mengalir, Viana tahu Jebby sedang mandi, beberapa menit kemudian Jebby keluar dari kamar mandi dan sudah mengganti pakaiannya dengan baju tidur, Jebby naik ke tempat tidur dan dia tahu bahwa Viana belum tidur melainkan sedang berpura-pura tidur.


Jebby berbaring dan langsung mendekatkan tubuhnya ke Viana yang sedang membelakanginya dan memeluknya dengan lembut, pelukan Jebby membuat Viana berani bertanya soal gosip Putri Lili,


"apa hubunganmu dengan Putri Lili" tanya Viana yang tetap membelakangi Jebby, mendengar pertanyaan Viana Jebby kaget dan bingung, sehingga dia terdiam sebentar, setelah sadar Jebby mengerti bahwa Viana melihat gosip soal Putri Lili yang tidak lain adalah Nina yang digendong oleh seorang pria, dan jelas Viana mengenali itu adalah dia, Jebby baru menyadari bahwa Viana ternyata seharian ini tidak mau bicara dengannya karena sedang cemburu, Jebby merasa sangat senang itu artinya Viana sudah mulai mencintainya.