That Strong Woman Is Mine

That Strong Woman Is Mine
Bab 31



Dua hari kemudian Jebby sudah keluar dari rumah sakit dan pulang ke apartemen mereka, Jebby kembali bekerja seperti biasa, tetapi Viana sering mengingatkan agar Jebby memperhatikan kesehatan tubuhnya, Jebby hanya bisa menuruti perkataan Viana.


Waktu menunjukkan pukul 12.21 Jebby bekerja di ruang kerjanya seperti biasa, biasanya Jebby sudah kembali ke kamar Viana pada pukul 23.00 tetapi karena dirinya yang jatuh sakit membuat banyak pekerjaan menumpuk, di saat Jebby sedang memeriksa dokumen-dokumennya tiba-tiba asistennya Viko menelpon,


"Hallo boss, aku baru mendapat kabar dari pengawalnya nona kecil Nina, bahwa nona sekarang sedang berada di Negara ini, kata pengawal itu nona kabur lagi dari rumah"


"Kapan dia sampai di Negara ini?" Tanya Jebby


"Dua hari yang lalu boss" jawab asisten Viko yang berada di seberang telepon


"Mengapa baru memberitahu aku sekarang?" Tanya Jebby dengan suara menahan amarah,


"Maafkan aku boss, pengawalnya mengatakan bahwa ponselnya disita oleh nona kecil sehingga tidak dapat menghubungi kita secepatnya"


"Ada di mana Nina sekarang?" Tanya Jebby sambil mengambil jaketnya,


"Saat ini nona tinggal di NJ Hotel salah satu hotel kita, tetapi tadi pengawalnya mengatakan bahwa nona kecil keluar bermain dengan teman-temannya, dan dia melarang pengawal Geri mengikutinya"


"Baik, aku akan mencarinya" Jebby mematikan teleponnya dan pergi ke kamarnya terlebih dahulu untuk melihat apakah Viana sudah tidur, setelah melihat Viana tertidur lelap Jebby pergi keluar untuk mencari Nina,


Sesampai di NJ Hotel, Jebby langsung bertanya ke manajer hotel nomor kamar Nina, setelah mendapatkannya dia langsung pergi menuju salah satu kamar presiden suite, sampai di depan kamar Jebby langsung membuka kamar dan masuk, dia tidak melihat sosok Nina di kamar itu, tetapi dia melihat pengawal Geri yang sedang terikat dan di lakban mulutnya,


"Nona kecil yang melakukannya padaku boss, dia mengetahui aku diam-diam menghubungi asisten Viko, jadi dia memberiku obat tidur kemudian mengikatku"


"Di mana dia sekarang"


"aku tidak tau boss, aku baru sadar sekitar 10 menit yang lalu sebelum kamu datang" mendengar perkataan Geri Jebby makin marah, dalam hatinya ingin sekali dia melempar adik manjanya itu ke laut. Jebby keluar dari kamar dan langsung menghubungi Manajer Hotel untuk memeriksa cctv hotel, di ruang cctv Jebby dan Geri fokus melihat gerak gerik Nina di layar monitor, terlihat Nina yang keluar dari kamarnya dan langsung masuk ke dalam lift, Nina memakai rok pendek di atas lutut dan tanktop warna putih yang hanya di lapisi oleh jaket kulit berwarna maroon, bahkan make up nya terlihat seperti seorang gadis dewasa dengan lipcream yang berwarna merah, hal itu makin membuat Jebby panas, Jebby langsung tahu ke mana tujuan Nina pergi dia langsung menghubungi asistennya Viko dan memintanya mengerahkan bawahannya untuk mencari Nina di semua klub malam yang yang tidak jauh dari NJ Hotel, sedangkan Jebby dan pengawal Geri mengendarai mobil sambil menunggu panggilan dari asisten Viko, sepuluh menit kemudian asisten Viko menghubungi Jebby dan memberi tahu bahwa Nina berada di salah satu klub malam bernama Night Blue klub, Jebby dan Geri yang mendapat kabar itu langsung bergegas menambah laju mobil, karena Jebby dan Geri tahu bahwa Nina tidak akan patuh pada siapa pun kecuali Jebby, jadi bawahan Viko tidak akan ada yang bisa membawanya pulang, beberapa menit kemudian Jebby dan Geri sampai di depan Night Blue klub, mereka bergegas turun dan langsung ke ruangan di mana Nina berada, sampai di ruangan itu Jebby melihat Nina yang mabuk sedang duduk dirangkul oleh seorang laki-laki. dan di ruangan itu ada beberapa orang perempuan dan laki-laki sepertinya adalah teman-teman Nina, Jebby tahu Nina sejak kecil meskipun sangat nakal dia tidak akan mau merusak tubuhnya dengan hal-hal yang tidak berguna apalagi umurnya masih 15 tahun, dia tidak akan mungkin minum alkohol di umurnya yang masih sangat muda meskipun di paksa, jadi Jebby menduga bahwa Nina pasti sudah dijebak oleh teman-temannya ini, Jebby juga melihat bahwa di dinding ruangan itu ada dekorasi ulang tahun, sudah pasti Nina datang untuk menghadiri ulang tahun temannya, orang-orang di ruangan itu sedang bersenang-senang, mereka semua melihat ke arah Jebby dan Geri yang muncul tiba-tiba, Jebby langsung berjalan ke arah Nina yang duduk di sofa bersama seorang pria dan langsung menarik Nina ke dalam pelukannya, pria itu merasa tidak senang dengan apa yang dilakukan Jebby,


"Siapa kau? Apa yang kau lakukan?" Tanya pria itu dengan nada kesal, Jebby menatapnya dengan tatapan ingin membunuh membuat pria itu terdiam.


"Geri, introgasi siapa yang membuat Nina mabuk, dan beri mereka pelajaran"


"Siap boss"


Jebby melangkah pergi sambil menggendong Nina di kedua tangannya, dalam hatinya benar-benar sangat marah dengan kelakuan adiknya, tetapi dia tidak tega untuk menghukumnya, saat keluar dari klub itu Nina yang terkena angin malam mulai sadar dari mabuknya, tetapi saat mengetahui bahwa yang menggendongnya adalah kakaknya Nina tidak berani untuk bangun, bagaimana kakaknya bisa begitu cepat menemukannya pikir Nina, Jebby tidak tahu ada paparazi yang memotret mereka, Nina adalah seorang aktris terkenal, tidak ada yang mengetahui latar belakang keluarganya dan juga tidak ada yang mengetahui bahwa dia adalah adik dari penerus JB Grup, Nina juga menggunakan nama panggung Lili, para fansnya sering memanggilnya Putri Lili karena imej yang di bangunnya sebagai aktris adalah seorang gadis yang lembut, ceria, dan polos. Nina sering keluar untuk mencari teman baru dengan penampilan dan make up orang dewasa agar tidak ada yang bisa mengenali dia sebagai aktris Putri Lili, begitu pun teman baru yang dia temui tadi di klub malam. Nina memang selalu membuat Jebby khawatir, 3 tahun yang lalu karena tidak mau direpotkan menjaga Nina, Jebby mengirim Nina ke Amerika di mana orang tua mereka tinggal, sehingga semua pekerjaan Nina di Negara ini terhenti, tetapi industri hiburan Negara B begitu menyukai Nina, sehingga Meskipun Putri Lili sudah tidak muncul di layar kaca Negara B mereka berusaha mendapatkan informasi sekecil apa pun tentangnnya.


Dalam perjalanan, Nina yang berpura-pura mabuk itu tertidur, Jebby membawa Nina ke apartemen yang dia tinggali bersama Viana dan menidurkannya di kamar tamu, setelah menidurkannya Jebby melepas sepatu Nina, saat Jebby akan kembali ke kamarnya tiba-tiba tangannya di tarik oleh Nina yang terbangun,


"Kakak jangan pergi, temani aku tidur" ujar Nina dengan manja, Jebby hanya bisa menuruti permintaan adiknya, dia duduk sebentar di pinggir kasur Nina sampai Nina kembali tertidur, setelah Nina tertidur barulah Jebby kembali ke kamarnya dan Viana.