Secret of the Heart

Secret of the Heart
pertemuan



Aku menyusuri segala penjuru kota nan indah ini ketika pertama kali menginjakkan kaki di sini, Kota Pekanbaru Provinsi Riau,


Tiba tiba tak jauh dari tempat aku berdiri


Dubraakkk... !!!


Sebuah sepeda motor yg ditumpangi oleh ibu ibu bersama anaknya yg masih kecil jatuh menghantam aspal dibawah teriknya matahari, aku pun bergegas lari dan membantu ibu tersebut dan anak nya yg menangis nangis, ternyata ibu tersebut baru saja di jambret dan sekarang tidak sadarkan diri sedangkan anak nya terus menangis memanggil manggil mama nya


"Adek cantik udah jangan nangis lagi, mama nya cuma tidur sebentar kok" Ucapku sambil menenangkan anak ibu tersebut.


Aku dan warga sekitar yg membantu ikut menghibur sambil menunggu ibunya sadarkan diri


Beberapa menit kemudian


"Anakku mana? Anak ku mana?" Ucap Ibu tersebut sambil teriak teriak karna kaget anaknya ntah kemana


disudut lain tampak seorang pria yang berlari cukup kencang menghampiri ibu tersebut, dia adalah suami ibu tersebut yang saat itu sedang bekerja di sebuah rumah makan yang tak jauh dari lokasi kejadian.


"mama tidak apa apa kan? dimana memey? " ucap bapak tersebut ketika menyadari anaknya tidak ada


aku datang sambil menggendong gadis cantik yang hanya diam saat aku membelikannya ice cream coklat yang membuat bibirnya dipenuhi dengan coklat


"ini anaknya pak buk, tadi menangis terus jadi saya belikan ice cream" sahut ku


" terimakasih banyak nak" ucap bapak tersebut sambil membungkukkan setengah badannya dan aku membalasnya dengan membungkukkan badan juga.


tidak lama kemudian dia beranjak pergi dan memasuki mobil lalu melaju dengan cepat.


aku pun melanjutkan perjalanan ku menyusuri kota Pekanbaru ini menggunakan taksi online yang merupakan salah satu saudara ku , sehingga kami dengan santai berkeliling keliling seperti memiliki mobil sendiri.


hingga tiba aku di sebuah taman yang banyak pengunjung nya, disini awal perjalanan ku dimulai untuk mengenal lebih luas kota Pekanbaru.


ketika melangkah ada seorang anak kecil yang berlari lari hingga jatuh karena menabrak kaki ku, ia pun menangis dan aku reflek menggendong nya agar berhenti menangis.


tidak lama kemudian orang tuanya datang dan meminta maaf kepadaku, didalam hatiku aku berfikir mengapa hari ini aku selalu melihat anak kecil menangis didekatku.


didalam pikiran ku yang entah kemana tiba tiba ada seseorang yang menyapaku dari belakang


"hei yan, kok udah nyampai disini aja"


dia adalah Bima teman sekolah ku dulu sewaktu SMP


kami pun bertukar cerita dan pengalaman di taman ini hingga tidak terasa senja pun mulai menyelimuti langit dan matahari pun mulai berganti dengan bulan.


aku menyudahi percakapan kami di taman yang indah ini dengan bima dan pulang kerumah masing masing dengan sendirinya.


sedangkan aku mencari penginapan yang tak jauh dari taman agak memudahkan aku jika suatu pagi aku hendak berolahraga, taman menjadi salah satu tujuan utama aku.


meskipun hari sudah larut malam akan tetapi hawa panas tetap senang berada di sekitar tubuhnya yang membuat ku ingin cepat cepat merasakan sejuknya air di kota Pekanbaru ini. aku punya bergegas masuk ke dalam kamar mandi.