
BYUURRR
Er langsung melompat kedalam kolam yang terlihat sangat jernih itu. Wanita itu berenang memutari pria yang masih terpaku di tengah kolam.
Pandangan Arga terus fokus mengikuti kemana Er berenang, sampai wanita itu muncul dari dalam air tepat di hadapannya.
Pria itu menatap kearah Er yang tengah menyibakkan rambutnya kebelakang. Arga mendekatkan dirinya pada Er dan langsung merengkuh pinggang nya.
" Ar ..." gumam Er kaget.
Pasalnya tubuh mereka saling menempel sempurna saat ini di bawah air.
Arga menatap intens wajah cantik Er. Begitu pun sebaliknya.
" Jangan gunakan perasaan mu, karena ini hanyalah pernikahan __"
" Sssstt ...." Arga memotong perkataan Er dengan meletakkan jarinya ke bibir wanita itu.
" Ini pernikahan resmi dan bukan sandiwara," kata Arga akhirnya.
Er mengerutkan keningnya mendengar ucapan dari Arga.
" Tapi kau yang __"
" Sssttt ... jangan katakan itu. Aku berhak merubah isi dari perjanjian itu kapan pun ku mau," kata Arga memotong perkataan Er lagi dengan kembali meletakkan jarinya di bibir Er.
" Kauu ..." geram Er yang hendak mengomel.
Belum sempat Er mengomel, Arga langsung membungkam mulut Er dengan ciuman nya. Wanita itu terkejut dengan apa yang dilakukan Arga.
Arga menyesap dalam-dalam bibir Er yang sangat di rindukannya. Sudah lama pria itu menahan diri untuk tak mencium bibir yang entah sejak kapan menjadi candu nya.
Namun kini dia tidak bisa lagi menahan nyaman. Wanita itu masih terpaku tanpa membalas ciuman dari Arga.
Pria itu menekan tengkuk leher Er hingga bisa memperdalam ciumannya. Dia menyusuri bibir Er dengan lidahnya yang bermain lihai di dalam sana.
Er merasakan dadanya yang bergemuruh. Dia mencoba menikmati ciuman itu dengan memejamkan matanya.
Tangan yang semulanya ada di dada bidang Arga kini beralih melingkar di leher Arga. Tanpa di sadari Er membalas ciuman itu.
Wanita itu mengikuti naluri dari dalam tubuhnya. Arga mendekap erat tubuh Er yang ada di dalam air.
Ciuman yang semulanya lembut kini berubah menjadi semakin menggebu. Suasana yang sepi dan hanya terdengar suara air terjun membuat mereka terbawa suasana.
Serta posisi mereka yang sangat intim dengan kulit yang saling bergesekan. Hal itu membangkitkan hasrat nya masing-masing.
Kini Arga melepaskan ciumannya. Pria itu menatap wajah Er yang terlihat lebih cantik karena bibir nya yang merah merekah akibat dari ciumannya.
" Aku tidak bisa mengabaikan istri cantik ku ini," kata Arga sambil menempelkan keningnya dengan kening Er.
Serta hidungnya yang saling bergesekan dengan hidung mancung Er. Wanita itu tersenyum.
Entah kenapa dia merasa senang mendengar perkataan sang suami.
Lalu Arga membalik tubuh Er sampai membelakangi nya. Arga menyusuri bahu mulus Er yang basah dengan bibirnya dan sesekali menyesapnya.
Er menikmati sentuhan dari pria yang berstatus sebagai suaminya itu. Dia pun menutup matanya sambil merasakan getaran dari reaksi tubuhnya.
Tangan Arga tak tinggal diam. Tangan nakal itu membuka pengait bra yang digunakan Er hingga bra itu lolos dari tubuh Er.
Lalu tangan besar Arga menangkup dua benda bulat yang ada di baliknya. Hingga membuat sang empunya mengeluarkan suara indah nya.
Arga menyesap tengkuk leher Er dengan tangan yang memijat lembut area dada Er. Wanita itu mengeluarkan suara seksi nya saat merasakan sensasi itu.
Lalu satu tangan Arga menuruni tubuh Er dan bermuara di balik kain segitiga yang masih tersisa di tubuh Er.
Pria itu menggerakkan jarinya dengan lincah disana. Er sampai merasa lemas dan menyandarkan kepalanya di bahu kokoh Arga dengan kepala yang mendongak ke atas.
" Ooouwwhh ... I hate you ar," kata Er setelah mendapatkan puncaknya.
Arga hanya tersenyum miring mendengar ucapan manis dari sang istri dan langsung menggendong tubuh Er yang masih lemas ke tepi kolam yang terdapat batu besar disana.
Pria itu langsung menurunkan Er di dekat batu yang air nya hanya sebatas lutut nya saja. Dan langsung membalik tubuh Er dan mendorong tubuh Er agar membungkuk di depan nya.
Pria itu sangat ingat kejadian di malam pertama nya yang gagal karena Er melihat miliknya dan wanita itu histeris.
Tanpa basa-basi lagi. Arga langsung mendorong miliknya masuk kedalam pertahanan Er. Setelah menurunkan kain yang masih menempel disana.
" Aaakkkhh ...." Pekik Er tatkala merasa kan sesuatu yang menerjang milik nya.
Arga terus mendorongnya hingga masuk sempurna dan menciumi punggung mulus Er.
Dia bergerak maju mundur secara perlahan di belakang Er. Wanita itu melenguh begitu pun Arga.
Akhirnya pria itu bisa melampiaskan hasrat nya yang sudah sangat lama dia tahan. Dan kini dia melakukan nya dengan sang istri.
Lenguhan mereka yang bersahut-sahutan tak terdengar karena suara air terjun yang lumayan kencang.
Dan mereka berharap tak ada orang yang melihat kegiatan panas itu yang mereka lakukan di alam bebas ini.
Arga mempercepat gerakannya dengan Er yang mulai menyesuaikan gerak tubuh Arga. Hingga mereka mendapatkan puncaknya bersama-sama.
" Ahhh ... Thank you, Honey. I love you," kata Arga setelah mendapatkan puncaknya dan memeluk tubuh sang istri.
Er tampak terpaku mendengar ucapan cinta Arga yang menurut nya mendadak. Dan dia berpikir bahwa itu mungkin hanya sandiwara nya semata.
Lalu Arga membawa tubuh Er kedalam kolam yang ada di bawah air terjun yang tak terlalu deras, dan mengguyur tubuh mereka disana.
Er yang mendengar suara Audie yang berteriak memanggil namanya langsung berhamburan mencari dimana pakaian dalam nya.
Arga dengan sigap mengambil pakaian dalam Er dan memberikan nya pada Er.
Wanita itu langsung memakai CD dan bra nya dengan cepat dan di bantu oleh Arga yang memasang kan pengait yang ada di balik punggung Er.
" Thank you," ucap Er menoleh pada Arga dan mengecup dagunya.
" ERRRLINAAA !!! WHERE ARE YOU!!" teriak Audie.
" HEIII ... I'M HERE!!" teriak Er sambil melambaikan tangannya pada Audie dan Al.
Lalu Audie dan Al pun langsung menghampiri pasangan itu. Arga dengan sigap menutup tubuh seksi Er dengan tubuhnya saat melihat Al menatap kearah Er.
Er menatap heran pada Arga yang bersikap aneh menurut nya.
" Kalian membawa kan kami handuk?" tanya Arga.
" Ya. Kami juga membawakan pakaian ganti untuk kalian lengkap dengan sabun, shampoo dan sikat gigi," sahut Audie meletakkan paper bag yang dia bawa.
Lalu Arga membawa tubuh Er ke tepi kolam dan langsung mengambil handuk dan melilit kan ke tubuh Er.
Al tertawa melihat penampakan yang romantis itu.
" Giliran kita untuk bercebur, Sweety," kata Almer yang langsung menggendong tubuh Audie dan melompat kedalam kolam tanpa membuka pakaian nya.
" Aaakkh ... Almer!!!" teriak Audie kesal.
Mereka akhirnya mengganti kan posisi Er dan Arga di dalam kolam. Sementara Arga dan Er sedang mengganti bajunya di balik batu besar yang terdapat di samping kolam.