Forced Wedding

Forced Wedding
S2 Inka - Daxon 50



Kabar bahagia itu langsung tersebar di seluruh keluarga Er dan Arga. Bahkan keluarga besar Erkosta.


Berto langsung terbang ke negara asal Lintang dan langsung melamar wanita cantik yang sudah berumur 40 tahun itu.


Erlando, ayah dari Lintang yang sudah sangat mengenal Berto tampak langsung merestui dan menyambut dengan bahagia kabar baik itu.


Hingga akhirnya Erlando pun langsung membuat keputusan bahwa pernikahan itu akan di adakan di mansion besarnya.


.


.


1 minggu kemudian.


Semua keluarga Erkosta sudah dalam perjalanan menuju negara asal Inka yang juga sama dengan keluarga Erlina.


Mereka menggunakan pesawat pribadi keluarga Erkosta. Dan semua keluarga itu menyambut bahagia kabar baik Berto dan Lintang.


Senyum cantik Siena, Kakak dari Berto tampak terpancar dari bibirnya selama perjalanan itu.


Kenta memegang tangan Siena dan merangkul bahunya. Siena tersenyum dan merebahkan kepalanya bahu sang suami.


Rinda dan dua Adik kembar Inka juga ikut dalam perjalanan itu. Karena Lintang juga mengundang mereka.


Er dan Arga sudah ada di negara itu untuk ikut mempersiapkan acara pernikahan itu. Dan kondisi kehamilan Er pun sudah tak bermasalah, hanya nafsu makannya saja yang semakin bertambah.


.


.


Hari pernikahan pun tiba.


Rombongan dari keluarga Erkosta sebagai perwakilan keluarga Berto pun tiba di mansion megah itu.


Para tamu sudah memenuhi area halaman mansion yang luas itu. Dan Area itu pun sudah di sulap menjadi taman yang sangat indah dengan berhias kan bunga-bunga yang bernuansa putih.


Disana juga sudah berdiri altar indah dimana janji suci kedua mempelai akan di ucapkan. Kini Berto sedang berdiri di tengah-tengah altar dengan setelan jas berwarna broken white dan dia terlihat sangat gagah serta tampan dengan setelan itu.


Lalu jauh dari ujung karpet merah yang terbentang. Tampak Lintang sudah berdiri dengan di dampingi oleh Erlando di samping nya.


Wanita yang berusia 40 tahun itu tampak sangat cantik dengan gaun pengantin yang memperlihatkan bahu indah nya.


Dia berjalan dengan perlahan sambil mengapit lengan sang ayah. Pandangan Berto tampak sudah terfokus dengan wanita cantik yang berjalan di hadapannya.


Senyum smirk nya terpancar hingga dia juga ikut melangkah kan kaki nya untuk menyambut sang mempelai wanita.


Erlando memberikan tangan Lintang pada Berto dan pria itu langsung menyambutnya serta menggenggam erat tangan lintang dan membawanya ke tengah-tengah altar.


.


.


Semua bersorak gembira saat pasangan setengah baya itu berciuman setelah janji suci sudah di ucapkan dan mereka sudah resmi menjadi sepasang suami istri.


Erlina tersenyum dan tak terasa buliran bening jatuh dari sudut air matanya. Arga merangkul bahu sang istri yang tampak menangis bahagia dan mengusap lengannya.


" Kau bahagia?" tanya Arga.


Erlina tersenyum dan menganggukkan kepalanya sambil mengusap air mata yang jatuh di pipinya.


" Aku sangat bahagia. Akhirnya Momy menemukan pasangan hidupnya dan semoga dia selalu bahagia dengan pernikahan keduanya ini," kata Erlina.


Arga tersenyum dan mengecup puncak kepala Erlina.


Siena pun juga sama, sebagai Kakak dari Berto. Dia juga ikut menangis haru ketika dia akhirnya bisa melihat sang Adik yang sudah lam menduda kini sudah memiliki seorang wanita yang akan menemani masa tua nya.


Kenta merangkul bahu sang istri dan juga mengusap lembut lengan nya. Hingga akhirnya mereka bergantian untuk saling berjabat tangan dan mengucapkan selamat pada kedua mempelai yang sangat berbahagia.


*


Kini pasangan pengantin itu pun terpisah, Lintang tampak sibuk dengan semua kerabat dan teman-teman dekatnya. Sementara Berto sedang sibuk menemui para relasi bisnis dan juga keluarga yang lain.


Daxon menghampiri Berto dengan membawa segelas wine di tangan nya. Dia menyenggol lengan Berto dan saat Uncle tampan nya itu melihat kearah nya, dia langsung menyesap wine nya dan memalingkan wajahnya.


Berto menggelengkan kepalanya saat melihat wajah menyebalkan sang keponakan yang sepertinya akan mengerjainya.


" Uncle akan melakukan malam pertama di mansion ini?" bisik Daxon dan langsung membuat Berto menoleh kearah nya.


" Aku hanya bertanya, Uncle. Sepertinya malam pertama Uncle akan terganggu jika Uncle memilih melakukan nya di mansion ini," lanjut Daxon hingga membuat Berto mengerutkan keningnya.


" Aku akan menginap di mansion ini, dan aku pasti tidak akan membiarkan uncle melewati malam pertama itu dengan mudah," bisik Daxon dan langsung pergi dari samping Berto sebelum dirinya terkena semprotan dari Uncle nya itu.


" Dasar keponakan sialan," kata Berto dan Daxon hanya terkekeh.


Berto Santiago



Lintang Lorenza



# Sebentar lagi udah mau tamat ya makk😆 maaf sudah telat2 Upload episode nya di karenakan sedang dalam fase rewel karena hamil muda🙏 dan jangan lupa untuk mampir di novel author yang lain terimakasih 🙏🙏🙏