Devil Side Of The Athlete

Devil Side Of The Athlete
About DSOTA



Silvester Dominique Dario





Suelita Abraham





Rodrigo Delore





Zamora Eleanor



Gregor Di Vaio



Bonus : Silvester dan Paula Salmonetta




Visualnya mengecewakan?


Tidak apa-apa, kalian bisa ngehalu terserah kalian. Di sini kalian bebas berimajinasi, terserah menggunakan wajah siapa di imajinasi kalian^_^.


Dan sisi jahat Silver di sini aku tersentuh oleh tatapan milik Paulo Dybala. Tajam tapi penuh kharisma^_^. (Buat fansnya Paulo Dybala mohon maaf ya, aku nulis novel ini memiliki banyak adegan kekerasan yang dilakukan oleh Silver. Mohon bijak dalam memilah. Novel ini hanya fiksi dan ketahuilah, aku juga penggemar berat Paulo Dybala).


.


Mungkin banyak di antara kalian yang bertanya-tanya.


- Cewek kok suka bola?


Ya, aku memang pecinta bola, bukan hanya dalam negeri tapi juga luar negeri. Tapi lebih banyak tahu soal persepakbolaan di dalam negeri karena selalu ngikutin update-annnya.


Menurut aku, cewek sama cowok itu tidak ada perbedaannya. Mereka hobi bola, kenapa cewek tidak? Bahkan ada kok cewek yang menjadi atlet sepakbola terhebat di dunia.


- Suka bagian apanya sih? Kalau aku nonton bola bawaannya ngantuk.


Aku sangat suka saat di bagian yang paling tegang. Ketika pemain mencoba menjebol gawang lawan dan penjaga gawang berhasil menyelamatkan bolanya, asli itu sangsi banget. Pengen aku nabok tvnya, terus masuk dan ikut nendang kepala penjaga gawangnya. Greget banget tau....


Ngantuk? Ah, itu mungkin karena kamu belum liat aja tubuh atletis penuh keringat di lapangan^_^. *Ini bagian yang paling tidak aku lewatkan. Maafkan aku, hahaha....


Mungkin juga kalian belum mengenal dunia sepakbola. Dulu, aku juga begitu. Nonton bola bawaannya ngatuk dan pengen ganti channel tv.


Tapi, setelah aku mencoba mengenali lebih jauh, nonton bola itu asyik apalagi nribun bareng teman-teman pecinta bola. Coba aja kalau tidak percaya^_^.


- Atlet kok jadi pembunuh, thor?


Hahaha, ini yang paling dramatis ya^_^. Mana mungkin seorang atlet yang paling banyak jam terbangnya harus repot-repot jadi pembunuh. Tidak masuk akal 'kan?


Tapi, kalian udah baca penjelasannya di cerita ini. Maklum, aku juga pecinta film aksi. Tembak-menembak dan saling membunuh.


Jadi, apa yang aku lihat dan aku rasakan aku pengen berbagi dalam cerita ini. Bagaimana rasanya nanggung banget pas ada adegan tembak-menembak dan main characternya tertembak, trus iklan tiba-tiba muncul.


Nonton film aksi juga tidak kalah seru dari pada nonton bola. Suka sulit membagi pikiran saat ada channel yang menayangkan bola dan film aksi bersamaan. Bingung^_^.


Maafkan aku yang ngehalunya tingkat dewa^_^.


.


Salam hangat,


Xie Lu.