Demon King: Another World

Demon King: Another World
Awal Baru yang Aneh



Aku terbangun dari tidurku dan mendapati bahwa aku naik 1 level.


Levelku sebelumnya adalah 5020 yang sekarang menjadi 5001? walaupun terlihat berkurang tetapi dituliskan naik level?


[status :


Nama : Satou


Level : 5020


Hp : 5.024.500


Ras : Demon


Job : Demon king


Title : Demon King who travel to another world.]


Diatas adalah statusku sebelumnya, dan sekarang ditampilkan dengan,


[Congratulation]



[status :


Nama : Satou


Level : 5000 ---> 5001


Hp : 4.809.034 ---> 4.820.450


Ras : Demon


Job : Demon king ---> True Demon king


Title : Demon King who travel to another world.]


[New skill learned]


[???]



Skill ini adalah €°¢×~ yang telah lama ∆¶€|. |√π€¥£ ^¢∆£× yang kemudian mustahil ¢£€¥¶...


[Dimensional Transfer]



Dengan menggunakan mana sebanyak 80% dari mana pengguna, anda dapat berpindah dunia secara acak.



Dapat tersesat kapanpun, tidak direkomendasikan jika tidak memiliki skill [€¥¢√¶∆]


Uhh, apalagi dengan kata [True Demon King]..?


Aku terus berpikir, beberapa saat aku termenung melihat statusku yang aneh. Juga aku mendapat notifikasi skill baru bernama [???]. Apa maksudnya ini? Apa yang terjadi... Uh... mengapa mereka semua datang disaat setelah bersenang-senang...


Tetapi salah satu dari itu memang sedikit berguna, setidaknya untuk berpindah dunia... Ugeh!? Untuk apa aku berpindah ke dunia lain lagi!?


Seketika aku teringat dengan [Bumi]. Apa aku bisa ke dunia itu?


muncul banyak pertanyaan ketika aku mencari tahu semua hal-hal dari skill itu apalagi skill aneh yang bertuliskan [???], skill apa itu? apa para dewa sedang bercanda?


Ketika tengah berpikir, Julie datang untuk membangunkanku melihatku tengah duduk dalam diam seperti menatap sesuatu yang tak terlihat.


"Suamiku? Ada apa?"


"...Ah! Ahahaha... Tidak, aku hanya merenung..."


Aku menjawabnya dengan menggaruk kepalaku walau tidak gatal. Hanya reflek alami agak tidak curiga..?


Akhirnya aku meninggalkan tempat tidurku dan berganti ke pakaian formalku sebagai raja. Kupikir aku akan mencobanya nanti ketika aku sedikit punya waktu luang.. Lagi pula, butuh terlalu banyak Exp untuk naik ke level selanjutnya..


"Haaaa apa-apaan dengan keanehan dipagi hari yang tenang ini.." Gumamku sambil berjalan di koridor kerajaan.


"Selamat pagi, yang mulia." Ucap salah satu prajurit menyapaku. Dia adalah prajurit terbaik disini, walau dia tidak mau dinaikkan pangkatnya. Aku sudah memaksanya untuk itu namun dia menolaknya dengan keras.


[status :


Nama : Alicia


Level : 2000


HP : 2.040.000


Ras : Beastfolk


Title : The strong army.]


Dengan telinga kelincinya yang menjuntai saat dia memberi sapaan sambil hormat, dia kemudian berjalan di belakangku. Dia itu prajurit pribadiku... Yahh, dia mengabdi untuk ayahku sebenarnya, dia diadopsi ketika ayahku sedang melakukan penyelidikan bersama assasin miliknya. Disitu ia bertemu dengan Alicia. Dia lebih tua dariku jadi aku menganggapnya kakaku ketika aku tidak bekerja menjadi demon king.


Sedikit cerita dari ayahku, Alicia adalah seorang gelandangan yang dengan berani mengacungkan pedangnya pada orang dewasa, dia sangat tegar dan hebat. Maka dari itu ayah mengadopsinya dan sekarang dia menjadi prajurit terkuat.


"Ngomong-ngomong kak.. Bagaimana keadaan Lilith?"


"Hm? Ah, masih saja di perpustakaan.. Apakah perlu memanggilnya?"


Ha...


"Tidak, tidak perlu aku akan kesana. Terima kasih, kamu boleh pergi kemanapun lho kak?"


"Tidak, aku akan tetap bersama yang mulia."


Dan itu adalah sifat yang aku sesalkan darinya. sifat keras kepalanya yang sangat-sangat kental. Entah kenapa aku sedikit kesal...


"Baiklah..."


Sebenarnya ketika pertama kalinya Lilith melihat perpustakaan kerajaan dia langsung saja menyuruhku untuk mengantarnya. Jujur dia memang suka membaca apalagi tentang sihir. Dia seorang jenius walau dia seorang anak 7 tahun. Ughh, bahkan umurku yang panjang sekarang ini tidak akan pernah mengurung diri hanya untuk membaca... Itu melelahkan...


"Lilith! Saatnya makan!"


Aku masuk kedalam dan berteriak. Oh?


Aku melihatnya membaca buku dengan wajah berseri-seri seakan dia menemukan sebuah buku yang menarik.


"Lilith, apa yang kamu baca...?"


"Hm? Oh, Kak Alicia dan papa.. Uhm, tidak ada."


Dia menggelengkan kepalanya dan menutup bukunya sambil terus tersenyum.


"Baik... Ayo pergi makan!"


Dia kemudian turun dari tangga tempat dia duduk untuk mengambil buku dan memeluk buku yang dia baca keluar dari perpustakaan.


"Benar-benar menyukai buku, bukan?"


Bukankah kamu juga benar-benar menyukai pedang?


"..."


Apa-apaan dengan ini... Aku lelah dengan pekerjaan menjadi raja... Apa aku perlu mencoba sihir itu? Mungkin nanti?


Kami berjalan keluar dari perpustakaan dan menuju ke ruang makan kerajaan. hidangan sudah tersaji dan Julie sudah duduk menunggu bersama ayah dan ibu.


"Oho, seperti biasanya ya!"


Ucap ayah yang melihat kami berjalan.


"Yaps begitulah."


Lilith yang datang dengan buku kemudian duduk di pangkuan ayah. Euhm, dia kakeknya jadi aku tidak mempermasalahkannya.


"Oh? Apa yang kamu baca hari ini?"


Ayah bertanya kepada Lilith yang terus tersenyum.


"Mhm. Tidak ada."


Dia menggeleng dan kemudian menaruh bukunya dengan posisi terbalik agar judulnya tidak terbaca. Entah buku apa itu, aku juga penasaran walau aku punya display, tetapi, itu hanya tertulis buku...


Sarapan pagi berjalan lancar seperti biasa, kami mengobrol tentang beberapa topik dan beberapa masalah, tentu saja aku juga bertanya tentang skillku, tapi sia-sia, mereka tidak tahu skill apa terutama Lilith dan Julie yang dari dunia lain.


Di dunia mereka Sihir adalah segalanya, walau terdapat skill mereka lebih mengenalnya dengan bakat, walau skill sendiri berneda dengan bakat yang akan muncul jika terus berlatih. Skill dapat muncul ketika Level up dan si pemilik akan dapat memakai skill itu. Skill tidak memiliki lebel mamun memiliki grade seperti,


Skill Grade D --> meliputi sihir sehari-hari seperti [Fire], [Water], [Wind], [light], dan [Dark].


Skill Grade C --> meliputi sihir dasar seperti [Fireball], [Water shot], [Wind boost], [Light ball], dan [Dark drain] <-- skill ini hanya berfungsi jika kita menyenruh lawan kita.



[Darknes drain] adalah skill dengan elemen kegelapan, yang hanya aktif ketika kita menyentuh seseorang entah itu musuh atau kawan. Skill ini akan mengambil Mp dari seorang yang kita sentuh dan membuatnya menjadi milik kita.


Selanjutnya ada Grade B --> Dimana skill akan ditingkatkan menjadi sihir serangan, ada banyak macamnya jadi akan kupersingkat. Skill ini biasanya memiliki dampak yang tidak terlalu besar atau bisa dikatakan ringan bahkan untuk melukai seseorang ini adalah yang paling ringan. Skill yang termasuk dalam kategori ini biasanya adalah [Fire lance], [Water Boom], [Windblow], [Light Sphere], dan [Dark curse].



[Light Sphere] adalah skill dimana kita memberikan sebuah bola cahaya yang akan menyedot semua peralatan seperti senjata dan armor (Kecuali baju dan dalaman).


[Dark curse] skill ini sendiri seperti namanya yang dimana artinya mengutuk, atau dibumi kita menyebutnya dengan debuff. skill ini memberikan -5% agility dan stamina sehingga sihir ini akan menyebabkan kanu mudeh kelelahan dan kelincahanmu akan berkurang.


Kemudian Grade A --> Sihir ini adalah tingkatan yang lebih tinggi dimana seseorang dapat menyerang layaknya prajurit tempur. Skill ini biasanya dimiki oleh petulang dan prajurit (juga untuk mantan prajurit) skill ini didapat dengan terus ikut dalam bertempur. skill normal akan memberikan skill non-element seperti [Slash], atau [Shoot], juga ada dimana itu akan menjadi [Stab].


Dan yang tertinggi adalah Grade S --> Biasanya skill ini hanya dimiliki oleh seseorang yang merupakan keturunan dari pahlawan legendaris atau demon king, mungkin juga merupakan anugrah yang diberikan dewa/dewi.


Adapun skill non-element seperti yang kusebutkan dan masih banyak lagi yang lain seperti [Shield], atau [Dash], [Throw] dan lain sebagainya.


Cukup penjelasannya, nah untuk kasusku, aku tidak tahu apa yang terjadi... Biasanya itu akan membuatku penasaran dan ingin mencobanya...


Lalu untuk menjawab pertanyaan kalian, apa yang terjadi dnegan invasi alien itu? sebenarnya sudah kujelaskan sebelumnya, namun, ada yang aneh dengan pergerakan mereka, mungkin dengan skill [Dimensional Transfer] Aku bisa menuju dunia mereka? Mereka mungkin sedang dilanda kesulitan? atau entah apa yang mereka cari, apa mereka hendak menginvasi? Dunia ini telah aman dari bencana seperti perang dunia.


Sekarang kami memiliki koneksi satu sama lain dan saling terhubung, walau kami jarang mengadakan konferensi untuk bertukar pengalaman.


Ngomong-ngomong, perlukah aku mencobanya?


"Julie, bagaimana kalau aku menciba skill ku ini?"


"Ah? Ah!! Tidak! Jangan lakukan itu! Itu terlalu berbahaya!"


Seketika Julie berteriak karena panik. Yap mungkin aku perlu berjanji padanya... Lagipula dia itu half bukan? Umurnya akan sedikit lebih panjang dibanding manusia. Mungkin pertumbuhan Lilith akan lebih terasa... Walaupun jika kita melakukan 'itu' mungkin anak kami akan menjadi ras demon karena kami sama-sama memiliki darah demon.


Yap, aku tidak terlalu peduli, aku hanya berpikir bagaimana aku mencobanya... itu mengganggu pikiranku bahkan saat bekerja.


*Tok, tok, tok.


"Yang mulia, ada pesan dari salah satu assasin kita."


"Masuklah."


"Permisi."


Sang butler masuk dan memberikan surat itu kepada lalu hormat dan kemudian kembali keluar.


Ha... Apalagi ini...


"Hm?"


Oh? Hanya beberapa laporan terkait kriminalitas... yah... kuserahkan padamu, saat ini aku tengah sibuk dengan panelku. Uh... Apa-apaan ini... Uuu rasa penasaranku melonjak...


Tidak ada pilihan aku akan inin kepada semuanya. Pekerjaan akan diambil alih oleh kak Alicia...


Dengan cepat aku berganti pakaian menjadi pakaian normal dan segera memberitahu semuanya. Walau sempat merengek padaku untuk tidak pergi, aku menciumnya tepat pada bibirnya dan dia terdiam. Dia kemudian melanjutkannya dan yaps begitulah....


.


.


.


.


"Huaaaam..."


Aku terbangun karena sinar yang menyentuh mataku. Sudah pagi dan aku melihat disebelahku. Julie yang telanjang... Oh kami melakukannya...


Aku kemudian mengambil bajuku, dan kemudian mengecup kening Julie dna meninggalkan beberapa surat dan kenang kenangan dariku. Aku keluar meninggalkan kamarnya dan menuju ke kamar orang tuaku, lalu meminta ijin. Aku diberikan ijin, dan Alicia menggantikanku. Aku diberi beberapa syarat seperti "Bawakan kami makanan yang menarik, juga kenang kenangan." Jujur itu sedikit aneh tapi aku memiliki tas dimensional jadi, aku bisa mengatasinya sebanyak apapun mereka meminta. apalagi waktu didalamnya tidak berjalan.


Lilith juga meminta, tentu saja "Buku apapun, aku akan senang jika papa membelikanku setidaknya satu saja, itu cukup!" dengan mata berbinar, oke, kumasukkan dalam daftar list. kemudian Alicia yang meminta pedang dari dunia itu untuk dipelajari. Keluarga ini penuh dengan maniak.


Alicia si maniak pedang, Lilith si maniak buku, orang tuaku si maniak makanan. Aku sendiri tidak begitu tertarik, hanya ingin mengetes tapi melihatkan nasibku.... Well, akan kucoba.


"Kalau begitu, aku berangkat!"


Ucapku berteriak ketika seluruh keluargaku melambai. Yah, aku akan rindu dengan semua ini. Selamat tinggal 'Istanaku, rumahku' yang nyaman.


Continue...


*Author


hai guys! Maap lama ga update, mulai hari ini saya akan melanjutkan karya ini, entah apa yang membuat saya melakukannya, mungkin ini berkat dukungan kalian yang memberi banyak motivasi sehingga saya berniat meneruskannya. Terima kasih.