Demon King: Another World

Demon King: Another World
pertumpahan darah



mereka pun tiba di kota iblis, para iblis bersembunyi dan para prajurit aliansi melewati jalan tersebut menuju kastil sang Raja iblis. aku dan Joses mengendap endap di atas atap rumah.


"sepertinya mereka akan mengepung kastilnya..." ucap Joses.


"....."


aku terdiam dan kemudian aku segera meninggalkan Joses.


"hei... mau kemana?" ucap Joses.


"aku ada urusan" ucapku.


"...."


aku meninggalkan Joses dan berpikir.


ada yang aneh, kenapa mereka tidak mengecek sekitar bukan kah mereka dapat diserang kapanpun?


aku segera menuju kastil Raja iblis dan menyusup. kastil tampak sepi tidak ada orang sedikit pun. aku mengecek dan ternyata memang kosong.


ini jebakan! gawat!


aku kembali pada Joses dan menyuruhnya untuk keluar dari wilayah raja iblis.


...****************...


[beberapa saat sebelum pasukan berperang]


"Rajaku, apakah ini benar benar tidak apa? seluruh kastil akan hancur bersama para tentara dan juga pahlawan tetapi apakah tidak apa?" ucap salah satu pelayan raja iblis.


"ya, cepat musnahkan! dengan begini mereka juga akan kehilangan pahlawan sementara aku akan menghancurkan dunia ini!! hahaaha!" ucap Raja iblis.


"karena pemanggilan ritual pahlawan membutuhkan banyak mana, dan mereka akan kalah tanpa bantuan pahlawan!" sambung Raja iblis dengan tertawa jahat.


kemudian pelayan itu melaksanakan apa yang disuruh oleh Raja iblis tersebut. mereka berencana memusnahkan seluruh pasukan dan raja iblis akan menangani sisanya.


"Rajaku semuanya sudah selesai!"


"baiklah kalian semua keluar dari kastil, ketika para prajurit itu datang bersama pahlawan untuk membunuhku maka sihir peledak akan aktif!"


mereka pun keluar dari kastil dan mencari tempat baru untuk menunggu hasil.


...****************...


[Sudut pandang Satou]


aku menyadari bahwa ada sebuah sihir yang akan meledak jika ada orang yang menggunakan pedang suci. dan aku juga mengetahui rencana mereka.


"ada apa? kenapa tiba tiba?"


"tidak ada waktu! ayo cepat! aku akan mencegah mereka memasuki kastil!" aku turun dari atap dan mencegah mereka.


"berhenti!! jangan ke kastil! kastil itu kosong!!" ucapku sambil menghadang.


"hoi!! jangan bercanda!! apa kamu mau pamer dengan kekuatanmu?" teriak salah satu prajurit.


"ya!! itu omong kosong!! apa kamu bersekongkol dengan raja iblis!?" ucap prajurit lainnya memprovokasi.


"semua!!! tenang dulu!! apa alasanmu?" ucap pahlawan laki laki.


"tidak ada waktu untuk menjelaskan! berikan pedang suci mu itu!" ucapku.


"hei! untuk apa kamu mengambil pedang suci! apa kamu ingin jadi pahlawan! jangan bermimpi!" ucap salah satu prajurit.


"cih! terserah kalian, manusia memang tidak dapat percaya!" ucapku kesal.


"ouh, jadi kamu ingin membunuhku sebelum aku bisa mencapai kastil untuk membunuh raja iblis?" ucap pahlawan pria memprovokasi ku.


"memang apa alasanmu!" ucap pahlawan wanita dengan nada dingin.


"jika kalian masuk kedalam maka dipastikan dunia ini akan hancur.." ucapku sambil mengeluarkan aura membunuh yang hebat.


"oi oi jangan bercanda!" ucap salah satu prajurit.


"kami tidak akan kalah!! pahlawan bersama kita!" ucap prajurit lainnya.


"jika kalian hancur baru akan percaya?" ucapku.


"baiklah, akan aku dengar apa alasanmu." ucap komandan prajurit.


"sebenarnya mereka menunggu saat ini agar pahlawan dapat mati karena sihir yang berada di dalam istana." ucapku.


"apakah benar begitu?" ucap pahlawan wanita dengan nada tidak peduli.


"kalian meragukan ku? maka cobalah sendiri!" ucapku dan meninggalkan prajurit itu.


"dasar manusia bodoh!" gumam ku sambil meninggalkan mereka.


aku menggunakan wujud manusia tetapi ras ku tak dapat berubah sekarang bahkan statusku berganti.


[status :


Nama : Satou


Level : 5000


HP : 1.000.000.000


Mana : 500.000.000


Ras : Human (Demon)


Title : tunangan Julie, mantan Raja iblis


Skill : ∞]


status yang memungkinkan meniru semua jenis sihir dan aku hanya menyaksikan bagaimana para manusia bodoh itu menyerang. sebenarnya di istana ini tida ada warga yang tinggal. para warga atau lebih tepatnya ras Demon berada di ujung benua iblis, dan disini adalah tanah kosong yang ditinggalkan karena tempatnya berdekatan dengan ras lain.


ras Demon sebenarnya adalah ras yang tertutup dan tidak mau berurusan dengan ras lain. akhirnya wilayah ini diambil alih oleh Raja iblis untuk memulai perang, dan raja iblis itu adalah [Demon Lord] bukan seorang [Demon king].


para prajurit semakin mendekat dan kemudian satu persatu prajurit terkena ledakan dan akhirnya menyisakan sedikit prajurit beserta 2 pahlawan.


mereka semakin gemetar karena mereka baru didepan kastil tetapi hanha tersisa sedikit. yup sedikit lagi mereka akan mati terkena reruntuhan kastil.


*Booommmmm!!*


suara ledakan terdengar dengan kencang. yup mereka sudsh pasti akan mati. tetapi sepertinya sebeluk mereka masuk mereka mengingat perkataanku jadi mereka selamat walau mereka terluka.


Raja iblis datang menghampiri mereka yang penuh luka akibat ledakan tersebut.


"bagaimana? apakah hanya kalian berdua yang selamat? hahaha! sungguh naif kalian manusia!" ucap Raja iblis tertawa didepan 2 pahlawan yang terluka.


"ya kami memang naif, tetapi setidaknya kami berhasil memancing mu keluar..." ucap pahlawan pria itu berdiri dan menahan rasa sakitnya.


"hou, perempuan yang menarik sepertinya akan kubawa dia, hahaha!!" ucap Raja iblis.


"tak kan kubiarkan!" ucap pahlawan sambil mengangkat pedang.


oi oi, serius mau dilawan? padahal sudah babak belur loh...


mereka mulai bertatap mata dengan serius...


continue....