
selang beberapa menit setelah menutup mata. kami merasa seperti melewati sesuatu yang dingin. ketika dingin itu hilang, aku mebuka mataku.
kami sampai di luar gerbang. 2 penjaga di gerbang sedikit terkejut. walaupun ayah dsn ibuku masih hidup tapi yahtanya sudha diberikan kepadaku.... alasan ayah karena dia sudsh tidak ibgin memikirkan negara atau lelah, terkadang aku melihat ayah dan ibu sedang bermesraan di pagi hari.
ah... aku rindu masakan rumah...
sementara penjaga mendekat. Yuuto, Miya, yuyun, dan Julie terlihat sedikit terkejut.
"oh, yang mulia! anda kembali!" ucap penjaga.
dia terlihat senang dengan kembalinya aku.
"ya, aku pulang." ucapku tersenyum.
semuanya terlihat tidak percaya, padahal aku selalu memberitahukannya bukan?
"yang mulia? mereka ini siapa? aku merasakan aura demon dari mereka berdua auranya juga bercampur manusia, ada 1 manusia, dan 1 elf? darimana anda mendapat mereka?" tanya penjaga itu.
"hey, tidak sopan. mungkin mereka tamu yang mulia." bisik penjaga lainnya.
dia menegur temannya yang bertanya dengan membisikkannya.
"ah."
aku mendekat kearah Julie dan merangkulnya.
"dia istriku loh." ucapku.
aku mengucapkannya dengan senang.
"eh!? sang ratu!? oh! akhirnya sang raja mempunyai sang ratu!" ucap penjaga.
dia sepertinya senang dengan kabar ini. selama ini aku tidak pernah berpacaran dengan siapa pun di dunia ini...
"oi, tidak sopan." ucap penjaga lainnya.
dia menahan rasa senangnya.
"kalau begitu, yang mulia, silahkan kembali ke istana. mantan raja ingin bertemu dnegan anda." ucap prajurit.
"oh, baiklah. ayo semuanya." ucapku.
kami berjalan di dalam dinding kerajaan. sambil menengok ke kana dan kiri, Julie dan yang lainnya terlihat senang.
"sangat makmur..." ucap Yuuto.
"bahkan mereka tidak mendiskriminasi terhadap ras lain." ucap Miya.
"aku tidak tahu, tetapi sepertinya kota ini snagat kaya..." ucap Yuyun.
masing masing dari mereka bergumam dengan gumamannya sendiri. sementara Julie sendiri, dia sangat kagum dnegan pemandangannya.
kemampuan dari dunia lain otomatis berubah. dari yang namanya skill menjadi tidak terbatas yang artinya bebas mempelajari sihir apapun.
karena letaknya jauh di pinggir kota, aku akhirnya meminta pedagang yang kebetulan lewat, dan sedang menuju ke arah yang sama.
"permisi, bisakah kami juga menumpang?" ucapku.
dia menengok.ke arahku lalu tampak terkejut.
"..! yang mulia!?" ucap dia.
[status :
Nama : Andre
Level : 167
Ras : Manusia
Job : pedagang keliling
Title : - ]
sambil menenangkannya. akan gawat jika tahu aku sedang disini.
"sedang apa anda di sini?" ucapnya.
aku tidak bisa menjelaskannya...
"akhir akhir ini, sang mantan raja mengambil alih pekerjaanmu loh, ada apa dengan anda?" ucap Andre.
"maaf, aku tidak bisa menjelaskannya secara detail. ayahku menunggu jadi cepatlah." ucapku.
"baiklah baiklah, ayo naik." ucapnya.
"ah, mereka juga akan ikut." ucapku.
"eh? mereka? baiklah."
kami segera nerangkat menuju istana. dalam beberapa jam akhirnya kami sampai.
kami turun dari kereta. sementara aku berteruma kasih kepada andre dan memberikan sedikit uang atas tumpangannya, Yuuto, Miya, Yuyun, dan Julie sedang diam membeku melihat gerbang istana kerajaan yang tinggi.
"kalau begitu aku pergi dulu." ucap paman andre.
karena dia terlihat tua jadi paman tidak apa apa. lagipula wajahnya juga mirip paman paman.
aku segera menuju ke dekat gerbang dan mengkonfirmasi diriku.
"oh, yang mulia, anda kembali. kami semua panik ketika anda hilang." ucap penjaga istana.
terima kasih telah khawatir. hatiku sedang baik hari ini.
"tidak, lebih penting lagi aku ingin bertemu dengan ayah, ada yang ingin aku katakan." ucapku.
"baiklah."
dia kembali ke tempat temannya lalu memberi kode untuk membukannya.
"oh, terima kasih. aku akan segera masuk. ayo semuanya."
sambil menggeret tangan Julie yang sedang melihat istana.
kami semua masuk ke halaman istana. ah... aku sunggu bernostalgia.
"oh, yang mulia! sudah lama sekali. dari mana saja anda?" ucap seorang maid.
dia seorang beastman kucing. telinga kucingnya yang menyatu dengan warna rambutnya yang hitam sambil memakai baju maid.
maid pribadiku di dunia ini... namanya Lurua
[status :
Nama : Lurua
Level : 200
Ras : beastman
Job : maid
Title : - ]
"ah, sudah lama ya... aku akan menceritakan detailnya nanti." ucapku.
"saya mengerti." ucapnya.
dia mengubah gaya bicaranya.
aku segera membuka pintu besar istana. di tengah persis ada sebuah singgasana. tetapi tidak ads orang di sana. bahkan perdana menteri dan para bangsawan tidak ada.
ah... rumahku istanaku...
continue....