Demon King: Another World

Demon King: Another World
persiapan dan anggota baru



setalah itu kami naik ke permukaan kapal, btw ruangan ruangan nya itu ada di lumbung kapal ya, jadi wajar kalau kita naik ke atas.


"wah... sudah mau malam ya..." ucap Lilith.


"mau makan malam?" ucap Yuna menghampiri.


"ah, kak Yuna! aku mau makan ayam bakar!" ucap Lilith bersemangat.


"baiklah, tunggu sebentar ya." ucap Yuna kembali ke dapur.


"wah... pemandangannya laut malam... dingin..." ucap Lilith menggigil.


"ahaha... sini mendekat, papa bawa mantel nih..." ucapku memakaikan ke Julie dan Lilith yang kedinginan.


"papa... hangat... apakah Joses dan Lulu belum pulang?" tanya Lilith.


"entah, mungkin besok...?" ucapku.


"ayam bakar datang..." ucap Yuna memotong pembicaraan sambil membawa 4 porsi ayam bakar.


"wah... ayo makan papa! mama!" ucap Lilith.


kami memakannya dengan lahap sembari menikmati pemandangan laut malam. makan malam yang hangat memang yang terbaik ditemani suhu yang dingin.


setelah makan malam kami semua turun menuju ke lumbung kapal untuk tidur. Yuna dan Lilith menuju ke kamar mereka sendiri sedangkan aku dan Julie kembali ke kamarku.


aku duduk dipinggir kasur lalu menoleh kearah Julie yang sedang berganti pakaian tidurnya. aku melihatnya dengan terpesona. entah kenapa aku terus memandanginya ketika berganti pakaian tidurnya.


"ada apa suamiku? apa ada yang salah?" ucap Julie.


"hm...? tidak aku hanya melamun, kalau begitu ayo tidur." ucapku mengalihkan topik.


"baiklah..."


kami segera tidur dan mematikan obor agar kami dapat tidur dengan nyenyak.


ngomong ngomong kapal ini tidak perlu dijaga karena kita dipinggir pantai, karena di kerajaan Roxane jarang ada perampok yang akan merampas kapal, apalagi kapal besar, mereka akan kesusahan untuk mencurinya karena mereka tidak akan membawa banyak pasukan.


[Sudut pandang Joses]


"hari sudah malam.... mereka sedang apa ya selama kita pergi?" ucapku.


"ada apa sayang? apa kamu bimbang? kita hanya menunggu laporan dari guild jika ada dari teman kita yang ingin ikut maka guild akan memberitahu." ucap Lulu.


"ya begitulah... kalau begitu ayo kita cari penginapan, aku sudah lapar dan mengantuk." ucapku.


"baiklah, ayo kita cari..." ucap Lulu.


aku keluar dari guild dan segera mencari penginapan. sesampainya di penginapan aku membeli makanan 2 porsi, 1 porsi untukku dan 1 porsi lainnya untuk Lulu.


setelah makan malam, aku dan Lulu segera memesan kamar dan kemudian tidur dengan nyenyak.


...****************...


pagi pun tiba, aku dan Lulu bangun lebih awal dari biasanya untuk memastikan guild.


"pagi Lulu..." ucapku.


"pagi sayang, ayo kita turun." ucap Lulu.


aku dan Lulu segera turun untuk memesan sarapan. setelah itu kami menuju ke guild untuk menunggu informasinya. terlihat di meja resepsionis, seorang perempuan dengan telinga kucing. yup, itu Sicily.


"selamat pagi, Joses, Lulu." ucap Sicily.


"pagi Sicily" ucap kami berdua.


"apakah ada yang ingin ikut dengan kami?" tanyaku.


"ah ada, orang orang itu sedang menunggumu di meja sana." ucap Sicily menunjuk salah satu mejanya.


"kalau begitu kami akan ke sana! terima kasih bantuanmu Sicily!" ucap Lulu.


kami menjauh dari meja resepsionis dan mendekat meja yang dikatakan oleh Sicily.


"halo! namaku Joses, ini istriku Lulu. apakah kalian yang akan bergabung dengan kami?" ucapku.


"ya! itu kami!" ucap perempuan dengan telinga kucing.


"ah! namaku Arisa, ras setengah anjing, seorang petualang" ucap perempuan bertelinga anjing.


"aku Yuri! aku ras setengah Kucing! aku juga seorang petualang!" ucap perempuan bertelinga kucing.


"namaku shaki, seorang petualang." ucap pemuda tampan.


"dan namaku yuuto, seorang petualang, mohon bantuannya." ucap pemuda berambut putih.


kami semua pergi ke pinggir pantai dimana Satou, Julie, Yuna, dan Lilith berada.


[sudut pandang Satou]


"sepertinya mereka sudah kembali." ucapku melihat ke arah daratan.


di sana terlihat Joses dan Lulu membawa seorang teman dan kemudian berjalan sambil melambai kearah ku.


"mana papa?" ucap Lilith menghampiriku.


aku menggendong Lilith di atas kepalaku agar dia dapat melihatnya.


"itu, lihat itu mereka membawa teman" ucapku menunjuk mereka.


"wah.. sepertinya kita dapat beberapa bantuan walau tidak banyak." ucap Julie di sebelahku.


Yuna menghampiri dan kemudian ikut melihatnya. tak lama setelah mereka semakin mendekat dan kemudian naik ke atas kapal.


[status :


Nama : Arisa


Level : 50


Ras : setengah Anjing


Title : - ]


[status :


Nama : Yuri


Level : 47


Ras : setengah Kucing


Title : - ]


[status :


Nama : Shaki


Level : 59


Ras : manusia


Title : - ]


[status :


Nama : Yuuto


Level : 56


Ras : manusia


Title : blacksimth people. ]


ah... ras setengah manusia... dan manusia...


"ah, salam kenal, namaku Arisa dan aku ras setengah anjing. aku seorang petualang yang akan ikut dengan kalian." ucap Arisa.


"namaku Yuri! ras setengah kucing! aku juga seorang petualang!" ucap Yuri.


sepertinya dia bersemangat....


"namaku Shaki, seorang petualang." ucap Shaki.


sepertinya dia terpesona dengan Julie... tidak akan kubiarkan!


"namaku Yuuto, semoga kita bisa akrab." ucap Yuuto.


akan kuhancurkan perasaanmu itu ahahaha!


"namaku Satou, ini istriku Julie, dan ini anakku, maksudku anak angkat, namanya Lilith dan ini maid pribadiku Yuna." ucapku.


entah kenapa aku jadi seperti orang jahat disini dan tampaknya Shaki sedikit kecewa.... aku merasa bersalah...


"mulai sekarang mohon bantuannya..." ucapku.


kami pun segera duduk untuk persiapan makan siang, sementara Yuna menyiapkan makan siang, kami semua bercerita agar kami semua bisa akrab.


continue....