
walaupun kami sudah menghabisi beberapa, kami tetap saja kewalahan dengan jumlah mereka. mereka terus berdatangan, hingga kami semua kelelahan. hari mulai gelap, goblin yang menyerang semakin sedikit. walaupun begitu kami harus tetap waspada di depan gerbang.
menurut perkiraan prajurit, bantuan akan datang dalam 5 hari perjalanan. mereka akan membawa bantuan makanan, baju baru, dan juga prajurit. malam tiba. di depan gerbang, kami semua membuat api unggun dan berkelompok menurut party, dan untuk prajurit, mereka membuat api unggun yang besar untuk mereka semua yang berjumlah hampir 50 ribu orang. setidaknya ini seperti lautan orang.
"hm... sup hangat memang yang terbaik." ucap Yuuto.
mereka memakan masakan buatan Julie, walaupun begitu setiap party dari mereka memiliki paling tidak 1 orang yang bisa memasak dalam party mereka.
"tapi benar benar melelahkan ya.... gpblin itu..." ucap Miya.
dia mengeluh karena stok anak panahnya hampir habis karena jumlah yang mengerikan. pedang kami juga setidaknya akan cepat rusak...
"yah, setidaknya kita semua juga istirahat bukan." ucapku.
"walaupun kamu bilang begitu... ah.. kenapa ada situasi seperti ini..." ucap Yuuto.
dia terus mengeluh akan sesuatu yang telah terjadi, setidaknya beginilah keadaannya.
"karena kita akan keluar tepat setelah pasukan dikalahkan, maka ketika terjadi, kita harus bergegas mengambil semua yang kita punya dan segera berpindah ke kota selanjutnya." ucapku.
"ya, itu benar! kalau begitu mari kita habisi mereka!" ucap Yuuto.
sepertinya mereka membuat markas dekat sini dan mereka juga sedang beristirahat dengan tenang walaupun ada beberapa yang menyerang kami.
...****************...
matahari mulai terbit, dan kami mulai terbangun. beberapa prajurit dan petualang bergantian jaga. goblin masih saja menyerang walau tidak sebanyak pada awal penyerangan.
goblin orc telah dikalahkan, dan sekarang adalah sisa sisa pasukan. pasukan goblin itu hanya berisi sisa goblin yang belum mati, itu sekitar 10 ribu, dan 1 goblin king.
setidaknya sekarang ini bantuan sudah datang, jadi para petualang dan prajurit dapat tenang. pasukan bantuan datang pagi pagi tadi. mereka juga membawa 10 healer, dan beberapa makanan. beberapa pakaian ganti juga dibawa.
"ah... akhirnya bantuan datang..." ucap Yuuto.
sekarang ini kami semua sedang memakan makanan dari pasukan bantuan. pasukan tersebut hanya berjumlah 15 ribu, setidaknya itu seperti lautan manusia...
setelah bantuan datang, akhirnya goblin tersebut mundur karena kekurangan jumlah, kini mereka hanya tersisa 10 goblin termasuk goblin king.
"ah.. sedikit merepotkan.... ayo kita ke guild petualang." ucap Yuuto.
kami segera berjalan ke guild, dengan kondisi kota yamg sangat sepi, penduduk yang belum mengungsi ada di dalam rumah mereka dan mengunci diri. perang ini berakhir dalam 2 hari 1 malam, hari yang panjang.
"selamat datang kembali! kalian selamat ya kan? apakah kamu baik baik saja?" ucapnya.
dia mengucapkannya kepadaku, mungkin dia khawatir akan luka ku? sebenarnya dalam party ku tidak ada yang memiliki tipe healer, sebagai gantinya karena aku mempunyai skill itu aku juga seorang healer, walaupun begitu tidak dapat menyembuhkan diri sendiri itu sedikit aneh.
"ya, aku baik baik saja. bagaimana kondisi guild? apakah tidak ada goblin yang berhasil masuk?" tanyaku.
"setidaknya mereka tidak sampai masuk sih... tetapi aku mendengar kalau bantuan sudah datang ya..." ucapnya.
dia kemudian berbalik dan melanjutkan aktifitasnya yang menyebarkan kertas kertas, mungkin itu permintaan request.
"ah, juga kami ingin pamit." ucap Yuuto.
dia berbalik dengan terkejut.
"huh!? kalian? kenapa? apakah kalian ingin segera berpindah? aku dengar rumor tentangmu Satou, itu rumor tentang seorang pendekar 2 pedang yang berhasil mengalahkan 5 goblin orc dengan 1 kali tebasan... jika Raja mendengarnya, kalian akan mendapat penghormatan yang layak loh?" ucapnya.
"tidak, aku keberatan... merepotkan..." ucapku.
tanpa berpikir panjang aku menjawabnya.
"apa!! kamu serius? tidak ada orang yang menolaknya tanpa berpikir panjang loh! mungkin akan menjadi bangsawan!?" ucap Ruu.
dia dengan bersemangat mengatakan itu.
"suamiku itu tidak suka hal hal yang merepotkan seperti bangsawan makanya dia menolaknya..." ucap Julie.
dia mencoba meyakinkan Ruu yang bersikeras.
"setidaknya bangga lah pada dirimu sendiri... baiklah, kalau itu yang kamu inginkan... aku akan mengatakan dia tidak ada di sini." ucap Ruu.
dia menghela nafasnya dan kemudian memberikan sebuah surat.
"aku menitipkannya pada kalian, sampaikan pada guild master di kota Cave." ucapnya.
"oh? baiklah, kalau begitu sampai jumpa." ucap Yuuto.
kami mengucapkannya dan kemudian segera keluar dari guild, membayar penginapan dan pengurus kuda, lalu kemudian segera keluar dari gerbang secepatnya.
continue.....