Demon King: Another World

Demon King: Another World
dua orang pahlawan



makanan pun akhirnya tiba, setelah sekian lama menunggu kami memakannya.


"wah.... kenyang nya..." ucap Joses puas.


"ahahaa benar ini enak kau tahu..." ucap Lulu.


"nah sekarang kemana lagi? apakah ada urusan lagi?" ucapku.


"sepertinya tidak ada..." ucap Yuna.


"ya, tidak ada!" ucap Lilith.


"um.... ok kalau begitu ayo kita berangkat." ucapku sambil tersenyum.


kami pun segera keluar dari kerajaan dan bergegas berjalan menuju benua iblis. walaupun memakan sekitar 3 hari perjalanan.


...****************...


"kita akan menyusup dari belakang, lalu masuk ke istana dan serang mereka." ucapku.


"mustahil, itu terlalu sulit untuk dilalui. bagaimana jika ketahuan?" ucap Joses.


"bagaimana...." ucapku sambil berpikir.


"apakah setiap negara akan memanggil orang dari dunia lain?" tanya ku.


"setiap negara biasanya tidak akan memanggil tetapi biasanya diwakilkan oleh 2 negara untuk 1 orang atau biasanya dalam 1 negara dapat memanggil 2 orang." ucap Lulu.


"yup, apakah temanmu ikut terpanggil?" tanya Joses.


"tidak, aku sendirian, bahkan yang menggunakan sihir pemanggilan hanya 1 orang." ucapku.


"tidak mungkin 1 orang!!" teriak mereka kecuali Lilith yang berjalan tanpa mendengarkan pembicaraan kami.


"ya itu Lilith..." ucapku.


"mustahil, berapa mana yang dia punya?" ucap Joses.


"entahlah...." ucapku kebingungan.


mananya memang banyak karena mungkin mendapat item yang diberikan dari seseorang. yup benda itu dapat memberi mana sebanyak 1 juta, jadi wajar kalau dia bisa apalagi dia jenius.


kami berjalan hingga tak lama kemudian matahari sudah berada di atas kepala. kami berhenti sejenak untuk beristirahat.


"ayo kita istirahat." ucap Lulu.


"ya..." ucap Joses yang kelelahan.


kami segera beristirahat dibawah pohon. Lulu dan Yuna sedang memasak sedangkan Julie dan Lilith duduk berdua.


aku bergabung dengan Joses yang sedang meminum air yang ia bawa.


"apakah kamu lelah?" ucapku kepada Joses.


"ya, sedikit" ucap Joses.


"kalau begitu, kamu tidur saja... nanti aku bangunkan kalau makan siang sudah siap." ucapku.


"baiklah." ucap Joses.


akhirnya dia pun tertidur dan aku mendekat kearah Lilith dan Julie. "papa!" ucap Lilith sambil berlari dan memelukku seperti anak kecil.


Julie melihatku dan tersenyum. sementara itu Yuna dan Lulu sibuk memasak sambil mengobrol.


aku mendekati Julie dan duduk disebelahnya sedangkan Lilith duduk di pangkuanku, sambil mengelus kepala Lilith aku berkata kepada Julie,


"tujuan kita akan tersampaikan ya Satou..."


"ya, tapi sepertinya akan sulit untuk menyerangnya karena kita hanya ada 6 orang saja" ucapku.


"aku percaya kalau kamu pasti bisa, dan aku yakin bahwa pasukan aliansi kerajaan sudah ada di garis depan sejak lama..." ucap Julie.


"papa! setelah itu kita mau apa?" ucap Lilith.


"hm... apa ya... Lilith mau apa setelah raja iblis dikalahkan?" ucapku.


"tidur, makan, bermain bersama papa, mama, dan kak Yuna! lalu ditemani kak Joses dan kak Lulu" ucap Lilith.


"haha.... banyak ya." ucap Julie sambil mengelus kepala Lilith yang duduk di pangkuanku.


"...."


"makan siang siap!!" teriak Yuna dan Lulu.


"ya! kami datang!" ucapku.


"ayo papa! mama!" ucap Lilith.


"papa bangunkan kak Joses dulu ya." ucapku.


"ya! ayo mama!" ucap Lilith sambil menarik tangannya.


setelah itu aku berjalan mendekat ke Joses yang tertidur dan membangunkannya.


"Joses, makan siang sudah siap, ayo makan." ucapku membangunkannya.


"hm..." dengan membuka matanya kemudian duduk dan mengusap matanya.


"ayo, sudah siap makan siangnya." ucapku.


"baiklah, aku datang." ucap Joses merespon ucapan ku dan melihat aku yang berdiri menjauh.


kemudian kami pun makan siang di bawah pohon dan bersama menikmatinya. sepertinya para kerajaan sudah menyiapkan tentara di baris depan untuk melawan prajurit raja iblis.


walau masih perang masih berlanjut tetapi sepertinya para warga tidak gelisah sama sekali, mungkin mereka percaya pada pahlawan yang mereka panggil dan Lilith sepertinya sudah menganggap aku dan Julie sebagai orang tua angkatnya.


...****************...


[beberapa saat sebelum peperangan di kerajaan Yahoo]


[Sudut pandang Endo]


aku sedang bermain game dan tiba tiba lingkaran sihir terlihat. aku kebingungan dan kemudian tiba di sebuah kastil, aku terduduk di sebuah lingkaran bersama seorang perempuan.


"eh!! dimana ini!! aku kan lagi main game kenapa tiba tiba disini!!" teriakku kebingungan.


tampaknya wanita disebelah ku juga terkejut, "bukannya tadi aku berada di kamarku? dimana ini?"


kami dikelilingi oleh orang misterius dengan tongkat sihir. 2 orang di depan kami mendekati kami dan kemudian berkata, "selamat datang pahlawanku! saya mengundang kalian. tugas kalian adalah mengalahkan Raja iblis [Demon Lord] dan kemudian kalian akan dikembalikan ke dunia kalian." ucap pria tua tersebut.


"hah!? aku!? pahlawan!?" ucapku.


"yup tepat sekali!" ucap perempuan muda seumuran ku.


sepertinya aku harus berkenalan dengan dua perempuan ini...


"ayo ikuti kami." ucap Wanita tersebut berdampingan pria tua tersebut.


kami pun tiba di sebuah ruangan dengan sebuah singgasana di tengahnya.


sepertinya dia rajanya...


"perkenalkan saya adalah Raja dari kerajaan Ishimiya, saya bernama Mark Ishimiya lalu perempuan ini adalah putriku Miya Ishimiya" ucap Raja.


"nama saya Endo." ucapku sambil menunduk.


"nama saya michell." ucap perempuan disebelah ku sambil menunduk.


continue.....