
kami bersiap dan duduk di bar guild petualang. setidaknya kami memesan makanan untuk mengisi perut kami.
"pesanan datang." ucap karyawan bar.
dia memberikannya dengan gembira tanpa rasa takut sedikitpun. kami segera memakannya.
"kenapa selalu ada masalah setiap kita kembali ya..." ucap Yuuto.
dia mendesah kesal, sambil membawa minumannya.
"setidaknya nikmati makananmu dahulu." ucapku.
di sebelahku, Julie dengan lahap memakannya, Miya juga memakannya dengan lahap. setidaknya isi perutmu sebelum bergerak.
"baiklah." ucapnya.
Yuuto segera menghabiskan makanannya dnegan cepat. walaupun sedikit merepotkan tetapi keadaannya memang menarik.
kami menunggu pada bar itu hingga ada pemberitahuan lebih lanjut. bahkan sampai saat ini pun pasukan goblin itu belum sampai di depan gerbang.
"kalau begitu kita akan bersiap." ucap Miya.
dia menyelesaikan suapan terakhirnya, lalu segera berdiri dan menjauh bersama Yuuto. menurut para prajurit, pasukan goblin itu dipimpin oleh goblin king, dan di dalamnya terdapat 5 goblin orc, dan 94 ribu pasukan goblin biasa.
jumlah yang tidak biasa. aku dengar dari beberapa petualang goblin king adalah [unique monster] yang hanya muncul setiap 100 tahun sekali, walaupun begitu aku tetap tidak mengerti siapa yang menghabisi mereka setiap 100 tahun?
"suamiku, setidaknya kita juga harus bersiap, ayo." ucap Julie.
dia menarik tanganku, dan kemudian segera menuju ke sebuah toko senjata. tetapi sebelumnya kami membayar makanan itu dahulu. karena toko tersebut hanya dibiarkan terbuka tanpa seseorang menjaga, banyak petualang mengambil pedang di sana. juga ada tulisan bertuliskan 'untuk hari ini saya akan menggratiskan semua peralatan yang standar.'
kami segera masuk. lalu seseorang mendekat. mereka seorang petualang juga ya...
"hey... kalau mau bisakah perempuan ini ikut party ku? sepertinya kamu tidak cocok dengannya." ucapnya.
apa katamu!? aku ini suaminya bodoh! ah!! menjengkelkan!
"mohon maafkan saya, tetapi dia suamiku." ucap Julie.
dia menjawabnya dengan tenang tetapi sepertinya menyakitkan baginya, dia dengan panik segera meminta maaf dan segera keluar. sudah aman...
"menjengkelkan..." ucapku.
aku mendesah kesal karena pria itu, selalu saja... kesabaran ku akan habis jika begini...
"sudah tidak perlu dikhawatirkan." ucap Julie.
dia tersenyum seperti tidak terjadi apapun tadi.
"baiklah, mari kita cari senjata." ucapku.
kami pun segera mencari senjata, dan akhirnya, Julie menggunakan 2 dagger, dan aku mengambil 2 pedang. kami juga bertemu dengan Yuuto dan Miya, mereka juga berada di sini.
Yuuto yang menggunakan armor kulit lengkap, dengan pedang di pinggangnya. Miya dengan armor kulit, dengan panah dan anak panah yang tergantung di punggungnya, Julie dengan armor kulit membawa 2 dagger nya, dan aku menggunakan beberapa armor yang hanya menutupi bagian dada, dan bahu, dengan 2 pedang di punggungku.
kami sudah siap dengan penyerangan sekarang. kami tinggal menunggu hingga mereka sampai di depan gerbang dan langsung menyerangnya.
kami kembali ke guild petualang, dan duduk di bangku. para petualang dengan rank c ke atas, mereka sudah berkumpul dengan party mereka sendiri. setidaknya rata rata anggota mereka adalah 3 hingga 4 orang.
"oh... aku melihat wajah asing di sini. seorang gadis dengan 3 orang laki laki." ucap pria berbadan besar.
ah... 3 orang laki laki ya? apakah Miya terlihat seperti laki laki? atau apakah karena aku tahu dia perempuan?
"kalau bisa bergabunglah dengan kami.. aku akan mentraktir mu." ucap pria itu.
dia meremehkan kami ya..
[status :
Level : 104
Ras : Manusia
Job : petualang.
Title : dungeon exproler. ]
oh? hanya segini? segelintir ya? atau mungkin serangga?
"oh... sepertinya kalian merasa terganggu ya... apakah salah satu dari kalian adalah pacarnya?" ucapnya.
sebelum Julie sempat menjawabnya aku menjawabnya.
"ya! akulah." ucapku.
lebih tepatnya istriku bodoh!
seketika suasana gaduh itu menjadi hening dan semua tatapan orang menuju ke arahku. hou? kamu semua meremehkan ku ya?
"hah? ahahaha kamu? pacarnya? jangan bercanda! kamu itu hanya pria kecil." ucapnya.
"hou?"
"hey, perempuan. kalau kamu tidak ingin pacarmu terluka silahkan bergabung dnegan kami." ucapnya.
"oh? memang apa mau mu?" ucapku.
aku menjawabnya tanpa menghiraukan Julie yang kesulitan. mari kita pemanasan...
[status :
Nama : Satou
Level : 5020
Ras : Iblis
Skill : ∞
Title : another demon king, orang yang disayangi, petualang, pengembara, seorang yang terpanggil. ]
itu merupakan statusku yang asli. cukup sulit mengumpulkan exp untuk level itu di dunia ini... tetapi ini tubuh manusia... maka itu akan mudah terluka.
"cih, baiklah kalau begitu, aku akan membawanya jika kamu yang kalah." ucapnya.
dengan nada yang angkuh dia menjawabnya, lalu tertawa, apa sebaiknya aku hajar saja dia?
Yuuto dan Miya sedikit menjauh. sedangkan Julie, dia terlihat bingung dengan situasinya.
"oh? menarik, baiklah! kalau begitu aku terima!" ucapku.
aku harus berhati hati dengan tubuh manusia milikku...
aku menyeringai jahat. sudah lama sejak aku tidak mendapat sebuah tantangan! tatapan tajam ku sudah cukup untuk mengatasi manusia rendahan ini. tetapi mari hindari itu.
seketika kami meluncur, dengan 2 pedang di tanganku. dia meluncur dengan great sword nya tang berat. pertarungan kami dimulai sebelum peperangan dimulai!
continue..