Cruel Empress

Cruel Empress
Chapters 90 ~ Berhenti Menggangguku.



Lu'er berjalan dengan perlahan menyusuri Istana. Dia tahu apa yang saat ini tengah dilakukan olehnya. Dan dia pun begitu paham, keberadaannya didalam Istana hanyalah sebuah tempat untuk dijadikan bidikan Anak panah.


Mungkin beberapa orang akan berpikir dirinya adalah seorang Wanita yang dingin dan keji, akan tetapi maksud dari hatinya bukan seperti itu. Ada alasan yang tidak mampu dia sampaikan dengan ungkapan.


Akan tetapi sialnya, kini Lu'er malah terjebak diantara pilar-pilar yang menghimpit tubuhnya, alih-alih membalaskan dendam, akan tetapi kini dia terasa seperti boneka yang sesuka hati dipermainkan.


Pikiran Lu'er terhanyut dalam ingatan, langkah kakinya semakin menguat, raut Wajahnya tampak begitu dingin, meskipun dia mencoba untuk tetap tenang. Kedua telapak Tangannya mengepal dengan erat. Lalu....


"Aku mungkin terlalu jahat, tapi apakah aku harus bersikap baik kepada mereka yang mencoba untuk menyakitiku? Aku rasa tidak akan pernah ada kata maaf. Jika mereka sudah berani menginjakku sampai seperti ini, maka lebih baik akhiri dan kembali!" Dalam benak Lu'er yang masih tengah berjalan.


Tak lama kemudian, dari arah seberang Istana terlihat Pangeran Rui yang tengah duduk santai diatas dahan pohon didekat Istana Kibo. Sepasang bola Matanya kini tengah memperhatikan diri Lu'er yang berjalan dengan perasaan kesal didalam dirinya.


Pangeran Rui tampak bingung mengapa Lu'er menjadi seperti itu, saat dia ingin turun dari atas Pohon dan menghampiri Lu'er, tiba-tiba dari arah berlawanan dia melihat seseorang tengah berjalan untuk dapat menghampiri Lu'er.


Pangeran Rui segera kembali pada tempatnya, kemudian dia menolehkan Wajahnya ke arah samping kiri, dilihatnya seseorang yang tengah berjalan keluar dari dalam suatu tempat.


Pangeran Xiuhuan, yang saat itu tengah berjalan keluar dari dalam Penjara, tiba-tiba saja raut Wajahnya tampak dingin. Bola Mata yang semula biru menenangkan menjadi oranye dan terlihat sangat tajam. Pangeran Rui yang tengah menatap diri Pangeran Xiuhuan, tampak Wajahnya sangat terkejut tak menyangka. Pangeran Xiuhuan menghentikan langkahnya sambil terus memperhatikan diri Pangeran Rui.


"Ternyata dia!" Keduanya saling bergumam. Kemudian, Pangeran Rui menunjukkan raut Wajah dingin, begitu juga dengan Pangeran Xiuhuan.


Pangeran Xiuhuan yang melihat hal itu, Wajahnya semakin menunjukkan kekesalan, terlebih lagi Pangeran Rui sepertinya mengenal Lu'er.


Pangeran Xiuhuan berjalan semakin cepat ke arah Lu'er, dan Lu'er yang saat itu tengah merenung kesal, tiba-tiba Tangan kanannya digenggaman oleh Pangeran Xiuhuan dengan cukup erat. Hal itu membuat Lu'er bingung dan kesal atas apa yang tengah dilakukan oleh Pangeran Xiuhuan kepada dirinya.


"Apa-apaan kau ini?! Lepaskan!" Kata, Lu'er dengan raut Wajah kesal kepada Pangeran Xiuhuan.


Pangeran Xiuhuan terlihat sangat dingin kepada Lu'er, saat melihat atmosfer dari Pangeran Xiuhuan yang tidak biasa, Lu'er merasa semakin bingung, dengan cepat dia menarik Tangannya yang tengah digenggaman oleh Pangeran Xiuhuan.


"Aku bilang lepaskan!" Ucap, Lu'er kesal kepada Pangeran Xiuhuan.


"Tidak! Tidak akan lagi!" Ucap, Pangeran Xiuhuan dengan raut Wajah serius dihadapan Lu'er.


Lu'er terkejut ketika melihat dan mendengar jawaban dari Pangeran Xiuhuan.


"Ada apa dengannya?! Bukankah dia hanya memanfaatkan diriku saja! Mengapa harus menjadi sangat berlebihan seperti ini!" Dalam benak Lu'er, yang cukup bingung. Kemudian, dia mulai menarik tangannya dengan kasar, lalu berpaling dari Pangeran Xiuhuan, sebelum dia pergi Lu'er kembali berbicara kepada Pangeran Xiuhuan. "Dasar tidak jelas, menjauhlah dariku, dan berhentilah untuk selalu menggangguku!" Ucap, Lu'er yang segera meninggalkan Pangeran Xiuhuan sendirian.