Cruel Empress

Cruel Empress
Chapter 59 ~ Membalas Budi?



Lu'er yang terlihat sangat jenuh akan masalah didalam hidup Putri Lin Yar'an, karena semuanya terlihat tengah menyimpan sebuah rahasia tentang dirinya. Masing-masing orang yang berada didekat Lu'er kini tengah mengemas rahasia mereka sendiri dengan sangat rapi. Namun, apapun itu jika rahasia itu ada sangkut pautnya dengan Putri Lin Yar'an sudah seharusnya Lu'er mengambil alih bagian terpenting itu.


"Baiklah tidak perlu terburu-buru, saat ini membalaskan dendam Putri Lin Yar'an masih menjadi tujuan utamaku. Hah, apakah sebaiknya aku pergi keluar sekedar melihat pemandangan? Aku harap dengan begini dapat membuat pikiranku menjadi lebih tenang." Ucap, Lu'er yang segera memalingkan pandangannya untuk dapat melihat Pintu kamar, kemudian dia berjalan agar dapat keluar dari kamarnya itu.


Dengan perlahan Lu'er melangkahkan kaki jenjangnya, tatapannya yang sangat dingin itu tiba-tiba saja terlihat sedikit terbelalak saat melihat Pangeran Xiuhuan yang tengah berjalan ke arah dirinya. Saat Lu'er menatap Wajah Pangeran Xiuhuan tampak Pria itu tengah menunjukkan raut Wajah dingin, tidak seperti biasanya. Muncul perasaan curiga dalam benak Lu'er ketika menyaksikan hal itu.


Pangeran Xiuhuan yang tersadar bahwa saat itu Lu'er tengah menatap Wajahnya dengan tampang curiga, membuat Pangeran Xiuhuan mengubah tampang dingin itu, menjadi sangat manis, saat Wajah Pria itu dihiasi dengan lekukkan senyum pada bibir merahnya itu. Saat sudah berada pada jarak yang cukup dekat, Lu'er semakin dibuat tersentak saat melihat Pangeran Xiuhuan tersenyum kepada dirinya. Dengan cepat Lu'er memalingkan Wajahnya, untuk dapat menatap halaman Istana Kibo yang sangat luas dan hijau itu.


"Apakah ada suatu hal yang ingin kau katakan kepadaku? Aku lihat sedari tadi kau terus memperhatikan diriku?" ucap, Pangeran Xiuhuan yang terlihat tengah menatap Wajah Lu'er dengan tatapan lembut.


Lu'er terlihat sangat dingin dan cuek dihadapan Pangeran Xiuhuan, ia terlihat begitu sangat tidak memperdulikan Pria yang tengah berbicara dengan dirinya itu.


"Sepertinya Anda sudah salah mengira, ditempat ini begitu banyak hal yang dapat saya pandang, lantas untuk apa saya memperhatikan diri Anda?" balas, Lu'er yang masih menatap halaman yang sangat hijau didepan Matanya.


Mendengar jawaban Lu'er, Pangeran Xiuhuan tersenyum kecil sambil menyentuh Wajahnya dengan lengan kanan, ia sangat tidak menyangka bahwa Lu'er tengah berbicara dusta dihadapannya, padahal Wanita itu tidak pandai berdusta. Lu'er yang terlihat bingung sedikit ia melirik Wajah Pangeran Xiuhuan.


"Mekang benar, banyak hal yang dapat kau lihat, tetapi akan ada satu hal yang akan membuat dirimu merasa sangat bahagia, yaitu saat berjumpa dengan orang yang sangat kau sayangi!" Ucap, Pangeran Xiuhuan yang terlihat tengah menatap Wajah Lu'er dengan tatapan lembut.


Lu'er hanya terdiam dingin sangat mendengar perkataan dari Pangeran Xiuhuan, kemudian ia menatap kemabali Wajah Pangeran Xiuhuan.Tetapi saat itu Lu'er sedikit merendahkan pandangannya, tak sengaja ia menatap lengan kanan Pangeran Xiuhuan yang tampak bergetar, bibirnya pun terlihat sedikit memucat, dan Lu'er baru tersadar akan hal itu.


"Pria ini?! Ada apa dengan dirinya? Lengannya sedikit bergetar, bibirnya pun tampak memucat, tunggu... Jangan, jangan!" Dalam benak Lu'er yang terlihat tengah tertegun dihadapan Pangeran Xiuhuan.


Lalu, tanpa berkata apapun Lu'er segera menggerakkan lengan kanannya, diangkatnya untuk dapat menyentuh Kening Pangeran Xiuhuan, tatapan Matanya terlihat sangat penasaran, tampak Lu'er tengah memastikan bahwa Pangeran Xiuhuan memang benar dalam kondisi yang kurang sehat. Pangeran Xiuhuan yang tertegun saat Lu'er menyentuhnya, dan saat itu juga jarak diantara mereka terlihat begitu sangat dekat, kini bola Mata keduanya tengah saling memandang, Lu'er yang terus menatap tajam Wajah Pangeran Xiuhuan, sedangkan Pria itu terlihat masih tertegun dibuat Wanita itu.


"Kau... Hm, suhu tubuhmu sangat panas sekali, ada apa dengan dirimu?!" kata, Lu'er yang terlihat begitu sangat cemas dihadapan Pangeran Xiuhuan.


"Aku, aku baik-baik saja." Jawab, Pangeran Xiuhuan yang terlihat tengah menatap lembut Wajah Lu'er.


Lu'er yang mendengar perkataan dari Pangeran Xiuhuan, membuat dirinya terlihat semakin curiga, Pria itu tampak tengah menyembunyikan rasa sakit yang sangat menyiksa. Hal itu dapat Lu'er lihat dari raut Wajahnya, teringat dia pernah berhutang budi kepada Pangeran Xiuhuan, pikirnya mungkin inilah waktu yang tepat membayar hutangnya itu.


"Tidak, dia pasti telah berbohong kepadaku!" Dalam benak Lu'er yang terlihat tengah menatap tajam Wajah Pangeran Xiuhuan.


"Jika kau tengah tidak sehat mengapa harus kau tutup-tutupi dariku, aku masih teringat akan jasamu diwaktu itu, jika aku dapat membantumu, maka katakan saja apa yang bisa aku lakukan untukmu?" ucap, Lu'er yang segera melepaskan lengan kirinya dari genggaman Pangeran Xiuhuan.


Pangeran Xiuhuan yang mendengar perkataan Lu'er, membuat dirinya semakin senang, dia tidak perlu membujuk Lu'er untuk membantu dirinya. Karena, Wanita itu sendirilah yang telah menawarkan diri tanpa adanya sebuah paksaan darinya.


"Apakah kau yakin? Ingin membantu diriku?" ucap, Pangeran Xiuhuan dengan raut Wajah penasaran akan apa yang nantinya dia dengar dari Mulut Lu'er sendiri.


Lu'er yang saat itu tengah berpikir bahwa itu adalah cara untuk dirinya agar dapat membalas budi kepada Pangeran Xiuhuan, dan lagi Lu'er melakukan hal itu bukan semata-mata hanya ingin dirinya tidak terikat hutang. Akan tetapi ia juga begitu sangat penasaran siapakah Pria itu sebenarnya.


"Jika aku bisa mendapatkan sebuah rahasia besar yang dia miliki, bukankah selamanya dia akan tunduk kepadaku? Hmm, benar sekali, jika dia Pria yang kuat dan hebat, maka untuk apa aku harus membuang tenagaku dengan percuma, menghadapi masalah besar harus dilakukan dengan cara yang cerdas, bukan?" dalam benak Lu'er yang terlihat kini ia tengah menatap Wajah Pangeran Xiuhuan dengan senyuman licik di Bibirnya.


"Tentu saja, hmm... Apakah penyakitmu ini karena sebuah kecelakaan? Atau sudah ada sejak lahir? Aku pintar meramu obat, jadi aku pasti bisa menyembuhkan dirimu!" Ucap, Lu'er dengan tegas, terlihat ia begitu sangat percaya diri dengan apa yang baru saja ia ucapkan kepada Pangeran Xiuhuan.


Pangeran Xiuhuan terdiam dingin ketika mendengar perkataan dari Lu'er, lalu dalam benaknya ia tengah bersuara sambil terus menatap Wajah Lu'er.


"Tidak disangka, ternyata Lin bukanlah Wanita yang seperti dirumorkan banyak orang, hmm... Tetapi apa yang terjadi dengan diriku ini bukanlah sebuah penyakit yang mampu kau sembuhkan dengan ramuan biasa! Namun, aku ingin lihat seberapa menariknya kah kau ini untuk diriku!" Dalam benak Pangeran Xiuhuan yang terlihat tengah menatap Wajah Lu'er dengan tatapan dingin.