Cruel Empress

Cruel Empress
Chapter 48 ~Terbongkar.



Selir Dongli yang melihat Lu'er hanya diam saja tanpa bertindak apapun membuat dirinya sangat curiga jika perkelahian ini ada sangkut pautnya dengan Lu'er.


"Lin Yar'an! Wanita itu sebenarnya terbuat dari apa dia?!" Dalam benak Selir Dongli yang terlihat tengah memandang Lu'er dengan raut Wajah gugup.


"Kakak sudah cukup, jangan bertengkar lagi, aku mohon, jika Ayah sampai tau masalah ini, pastilah kalian akan berada dalam masalah besar." Ucap, Minghao yang terlihat tengah mencoba untuk memenangkan kedua Kakaknya itu.


"Huh... Aku tidak perduli lagi! Minghao, biarkan Kaisar tau seberapa busuk Putra Mahkota ini! Sampai mati aku tidak sudi mengakuimu sebagai Kakakku! Zhang Jiangwu ingat, semua yang telah kau lakukan kepada diriku, pastilah akan aku balas berkali-kali lipat! Lepaskan! Kalian semua sungguh sangat tidak berguna!" Bentak Pangeran ke dua yang segera mendorong tubuh kedua Adiknya, lalu dengan cepat ia pergi untuk dapat meninggalkan tempat itu.


Semua orang terlihat begitu sangat bingung dengan apa yang sebenarnya telah terjadi, Putra Mahkota kemudian sedikit melihat ke arah Lu'er yang tengah berdiri tegak dengan raut Wajah dingin dihadapannya.


"Ada apa dengan dirinya?! Seharusnya saat ini dia tengah mabuk akibat obat itu! Sebenarnya apa yang telah terjadi! Siapakah dirimu yang sebenarnya Lin Yar'an?!" Dalam benak Putra Mahkota yang terlihat begitu sangat kesal dihadapan Lu'er.


"Apakah Anda terluka?" ucap, Selir Dongli yang mencoba untuk menarik perhatian Putra Mahkota. Selir Dongli terlihat tengah menyentuh tubuh Putra Mahkota.


Putra Mahkota yang melihat apa yang tengah dilakukan oleh Selir Dongli membuat dirinya semakin murka saja, dengan kasar Putra Mahkota mendorong tubuh Selir Dongli hingga membuat dirinya terjatuh dihadapan Pangeran ke lima. Selir Dongli begitu sangat tidak menyangka dengan apa yang telah dilakukan oleh Putra Mahkota terhadap dirinya.


"Jangan sentuh diriku!" Ucap, Putra Mahkota, lalu ia segera pergi meninggalkan Istana Kibo dengan cepat, entah kemana ia akan pergi yang mengetahuinya hanyalah Zhang Jiangwu sendiri.


Selir Dongli hanya terdiam, sambil menahan rasa kesal dalam dirinya, Pangeran ke lima yang tengah berada dibelakang tubuh Selir Dongli tampak ia begitu sangat tidak memperdulikan Wanita itu.


Pangeran Minghao dan juga Pangeran ke empat, terlihat begitu sangat bingung, sesekali ia menatap diri Lu'er yang tampak baik-baik saja tidak terlihat sedikitpun ia tengah menderita.


"Sungguh aneh sekali, Bunda Jia Li pun tidak tidak terlihat sama sekali, mengapa pertengkaran ini dapat terjadi? Sebernarnya apa penyebabnya?!" Dalam benak Pangeran Minghao, lalu ia segera menggerakkan lengan kanannya untuk dapat menyentuh tubuh Adik ke empat.


Karena tidak ingin terus berada ditempat itu mereka memutuskan untuk pergi meninggalkan tempat itu. Kini yang tersisa hanya beberapa Pelayan, yang hanya terdiam bingung. Selir Dongli yang masih terduduk diatas lantai Istana Kibo, membuat dirinya sangat kesal karena tidak ada satu orangpun yang memperdulikan dirinya.


"Hei apakah kalian ini buta?! Cepat bantu aku untuk bangun, dasar bodoh!" Kata, Selir Dongli yang tengah berteriak kepada beberapa Pelayan.


Ke tiga Pelayan itu segera tersadar lalu mereka dengan cepat berjalan mendekati Selir Dongli untuk dapat membantunya bangkit dari tempatnya.


"Maafkan kami." Jawab serentak ke tiga Pelayan itu.


Lu'er hanya terdiam saat semua orang meninggalkan dirinya, kemudian Lu'er kembali teringat jika ditempat itu hanya dirinya dan juga Pangeran Xiuhuan saja, karena Lu'er tidak ingin berlama-lama berada ditempat itu bersama dengan Pangeran Xiuhuan, dengan cepat Lu'er memalingkan tubuhnya untuk dapat kembali ke dalam Kamarnya.


"Hmh... Jika aku amati lagi sepertinya sekumpulan Nyamuk itu baik-baik saja." Dalam benak Lu'er yang segera berjalan untuk dapat meninggalkan Pangeran Xiuhuan sendirian.


Pangeran Xiuhuan yang melihat Lu'er akan pergi meninggalkan dirinya dengan perlahan ia berbicara kepada Lu'er sambil menatap tubuhnya.


"Putri tunggu." Kata, Pangeran Xiuhuan yang terlihat tengah menghalangi kepergian Lu'er.


Lu'er yang mendengar perkataan dari Pangeran Xiuhuan, dengan segera ia menghentikan langkahnya.


"Hmh?" jawab, Lu'er dengan raut Wajah dingin.


Pangeran Xiuhuan kemudian dengan perlahan berjalan ke arah Lu'er, lalu saat telah berada dibelakang tubuh Lu'er Pangeran Xiuhuan berbicara sambil berbisik ditelinga kanan Lu'er, suaranya begitu sangat lembut.


"Menikahlah dengan diriku." Ucap, Pangeran Xiuhuan yang terlihat tengah menunjukkan raut Wajah serius dan dingin dihadapan Lu'er.


Lu'er yang mendengar perkataan dari Pangeran Xiuhuan, terlihat ia begitu sangat tidak menyangka akan apa yang baru saja dikatakan oleh Pangeran Xiuhuan kepada dirinya. Tak lama kemudian Lu'er segera tersenyum licik, lalu ia dengan cepat membalikkan tubuhnya agar dapat menatap Wajah Pangeran Xiuhuan.


"Aduh... Duh, kita hanya berciuman satu kali saja dan kau sudah jatuh cinta kepadaku? Aku pernah bilang jika aku pasti akan membalas budi atas kebaikanmu itu, tetapi apakah saat ini pantas...? Wahai Pangeran Xiuhuan? Jika kau menginginkan diriku, coba sini biar aku lihat seberapa pantas kau untuk dapat menjadi Suamiku? Kau itu, sangat tampan, tapi sayang sekali... Aku tidak suka dengan Pria yang sangat imut, tetapi menyimpan rencana besar yang aku tidak ketahui!" Jawab, Lu'er yang terlihat tengah mendekatkan Wajahnya dihadapan Pangeran Xiuhuan.


Terlihat sangat jelas Lu'er tengah menggoda Pria itu, dengan triknya.


"Huh! Ingin bermain-main dengan diriku?! Xiuhuan, permainanmu itu sangat murahan! Belum lama aku mengenal dirimu, dan sekarang sifat aslimu sudah terbongkar olehku, ciuman itu memanglah sangat menguntungkan untuk diriku! Xiuhuan... Jika kau begitu sangat menginginkan diriku, lalu mengapa aku tidak memanfaatkan dirimu yang memiliki segudang rahasia ini?" dalam benak Lu'er yang terlihat hampir saja mencium bibir Pangeran Xiuhuan.


Pangeran Xiuhuan begitu sangat tertegun ketika Lu'er dengan beraninya menggoda dirinya secara terang-terangan.


"Emh?! Wanita ini?! Apa yang tengah ia pikirkan? Sungguh Wanita yang sangat licik, sangat cocok jika bersanding dengan diriku!" Dalam benak Pangeran Xiuhuan yang terlihat begitu sangat tidak menyangka dengan sikap Lu'er yang begitu sangat berani.