(3) Vampire

(3) Vampire
96 vampire end



keadaan semakin mencekam


"maaf"ucap dirga


dirga memakai kembali pakaiannya dan melan kemudian dirga jatuh pingsan lagi


tok tok tok


melan!!!"panggil romeo dari luar kamar


"loh kok nggak ada yang bukain pintu?"tanya romeo


"em"gumam melan melan mulai sadar lagi


"apa yang terjadi?"melan memeriksa bajunya"apakah tadi itu mimpi?" tanya nya


*tok


tok


"melaaaaan!!!"teriak romeo*


"tunggu bentar!"sahut melan


"aw!!"jerit melan saat dirinya mencoba menggerakkan kakinya


tubuh melan gemetar"a apakah tadi itu bukan mimpi?"tanya nya


melan tetap turun dari tempat tidur karna romeo memanggilnya


ceklek!


melan membuka pintu


"mana om dirga?"tanya romeo


"om dirga?"melan mengedarkan pandangannya


deg!


"tolongin rom!"panggil melan


romeo bergegas menggotong dirga keatas kasur


"hufh! berat banget!"rutuk romeo


melan berjalan kearah kasur dengan sangat lambat karna bagian bawahnya terasa sangat sakit


"lo kenapa jalan kayak gitu mel?"tanya romeo


"kaki gue sakit"jawab melan bohong


"oh"romeo percaya gitu aja


melan sangat takut kalau nanti dirinya hamil"apa yang harus ku lakukan?"tanya nya dalam hati


sementara disisi lain aqilla mengelus pipi soni


"hiksaku akan mengikhlas kan kamu jika ini sudah takdirnya,aku tidak mau melihat kamu menderita seperti olini om"ucap aqilla disela tangisnya


yang lain terdiam mendengar nya


naluri seorang istri sangat lah kuat


"kamu yang kuat ya sayang!"naina mengelus bahu aqilla


"oma!!!!"teriak seorang anak kecil dari luar rumah


deg!


"seperti suara rayhan!"ucap naina


naina bergegas berlari keluar


"rayhan!!"pekik naina


"oma!"sahut rayhan


keduanya langsung berpelukan


"sayang kami dimana saja,oma,kakek dan yang lainnya mencari kamu"tanya naina


"ray p disuruh mama pergi"jawab rayhan


"wah cucu oma sudah bisa menyebut huruf R"ucap naina sedikit senang


"jadi mama menyuruh kamu pergi?"tanya naina


"iya,opa sama oma maksa ray sama mama ikut mereka,tapi mama berusaha melawan oma sama opa,dan mama menyuruh ray lari sejauh mungkin"jawab rayhan


naina terdiam mendengarnya..


"ya sudah,ayo kita masuk,papa sudah menunggu"kata naina


naina membawa rayhan keruangan tempat ars dan yang lainnya


"papa!!"seru rayhan saat melihat ars terbaring lemas


"papa kenapa oma?"tanya rayhan dengan mata berkaca kaca


"cup cup cup,laki laki tidak boleh menangis"naina mencoba menenangkan rayhan


"papa diserang opa sean,dan opa sean juga tidak sengaja menusuk mama kamu"jelas naina


"menusuk?"tanya rayhan,rayhan belum ngeh


deg!


"menusuk artinya? mama mana mama?"tanya rayhan panik


"mama sudah ada disurga sayang"jawab naina dengan suara lembut"kamu masih punya oma,oma salsa dan banyak lagi"naina mencoba menghibur rayhan


"hiks mama!!"tangis rayhan pecah


"sayang oma"naina langsung menarik rayhan kedalam pelukannya


setelah puas menangis rayhan melihat kearah aqilla"oma ada dedek bayi di dalam perut aunty itu"tunjuk rayhan kearah aqilla


"dia juga"tunjuk nya kearah melan


deg!


"apa!!"pekik naina


semua orang menoleh kearah melan


"dirga,kamu sungguh terburu buru"gumam naina


"jangan teralu percaya,dia hanya anak kecil"kata naina kepada melan


"masa iya aku hamil,bukan kah baru tadi? bagaimana anak itu bisa tahu kalau benih om soni tertanam di dalam rahim ku?"tanya melan dalam hati


romeo dan aqilla melihat wajah melan yang sedikit pucat


"lo sakit mel?"tanya aqilla


melan menjawab dengan gelengan


"tadi katanya kakinya sakit"romeo yanh menjawab


"beneran mel?"tanya aqilla


"sedikit doang kok"jawab melan


"ambilin bangku buat melan duduk rom!"aqilla menyuruh romeo


"a siap!"sahut romeo,romeo bergegas mencari bangku


"mereka tidak akan bisa bertahan lebih lama,sepertinya retakan dibatu mulia semakin melebar"kata boy kepada salsa


deg!


"saya akan mengikhlaskan mereka jika itu memang harus terjadi"ucap salsa


"yang sabar ya tante"boy mencoba menguatkan salsa


"terimakasih boy"ucap salsa


"sama sama tante"sahut boy


"semua yang memiliki gen vampire akan binasa bersama dengan hancurnya batu mulia,kecuali vampire yang belum dilahirkan,karna kita membuat dia menjadi manusia biasa atau menjadi vampire setelah dia dilahirkan nanti,saya akan berusahan membuat dua calon bayi itu tidak berubah menjadi vampire"kata salsa


"boy sepertinya akan msedikit merepotkan mu"ucap salsa


"katakan saja apa yanh harus saya lakukan tante"kata boy


"carikan batu warna ungu amethyst di ruang bawah tanah kediaman sastrawijaya,ini kunci ruang bawah tanah"salsa langsung memberikan kunci itu kepada boy


"kamu harus kembali dalam tiga puluh menit jika tidak, kedua calon bayi itu akan musnah bersama mereka"kata salsa lagi


deg!


"ba baik tante!"sahut boy cepat


"ayo dan!"boy menarik danu agar ikut dengannya


sudah sepuluh menit tapi belum juga ada kabar dari boy


"apa yang harus kita lakukan nai?"tanya salsa


"kita hanya bisa menunggu"jawab naina


"biar ray nyusul om boy"sudah mengatakan itu rayhan langsung pergi


naina ingin menghentikannya tapi sudah terlambat


naina dan salsa mencium kening suami dan anak anak mereka


mereka berdua juga menyuruh aqilla dan alya mrncium kening suami mereka,meskipun aqilla belum mengerti tapi tetap dia lakukan


"melan ikut saya"salsa menarik melan menuju kamar tempat dirga terbaring


"cium keningnya"suruh salsa


"tapi tante"protes melan


"cium saja"suruh salsa


"baiklah"melan langsung mencium kening dirga


"saya tahu apa yang dilakukan dirga terhadap kamu,saya yakin dirga memiliki perasaan untuk kamu,hanya saja dia sudah tidak mempunyai waktu untuk mengunggapkannya"kata salsa


melan terdiam..


"ayo kita kembali"ajak salsa


dua puluh menit berlalu..


"kemana mereka?"tanya naina sambil mondar mandir


"gue belum mengerti sepenuhnya"ucap aqilla


"sama,gue juga"sambung melan


"azka!!!"teriak alya diiringi suara tangisan yang begitu memilukan


aqilla dkk langsung menghampiri alya


deg!!


mereka melotot melihat tubuh yang awalnya utuh perlahan berubah menjadi abu


naina terkekeh melihat itu


"habislah sudah! ku rasa aku akan gila setelah ini"ucap nya


"omaaaaaa!!!"teriak rayhan sambil berlari kearah naina


"ini!"rayhan memberikan dua buah cincin yang diinginkan oleh naina sebelumnya


"cepat pakai!"naina memberikan dua cincin itu kepada aqilla dan melan


"oma!"rayhan terduduk dilantai kemudian tubuhnya perlahan berubah menjadi abu,begitu juga yang lainnya,mereka satu persatu berubah menjadi abu


"aaa!!!"jerit salsa sambil menangis


boy dan romeo dengan sigap menangkap tubuh aqilla dan melan yang limbung saking syok nya


satu hari satu malam aqilla tidak sadarkan diri


dua hari kemudian...


diruang tamu keluarga abizar


naina menceritakan semuanya kepada aqilla,melan dan romeo tentang identitas soni,dirga dan yang lainnya


mau tidak mau mereka berdua harus menerima kenyataan itu terlebih lagi saat ini mereka sedang mengandung benih vampire


TAMAT


lanjut di:πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡


nantikan kejutan divampire 2 apakah azka dkk akan kembali??


simak di sini