(3) Vampire

(3) Vampire
76 vampire



sepulang dari sekolah aqilla langsung pergi kerumah orang tua nya,lagi lagi aqilla pergi tanpa memberitahu soni


soni tampak kesal akan hal itu"anak ini harus diberi pelajaran"geram soni,soni langsung menyusul aqilla kerumah orang tua nya


saat sampai dirumah orang tuanya aqilla sibuk mencari keberadaan diki


"ayah!!"panggil aqilla


aqilla langsung masuk ke dalam rumah karna pintu depan tidak dikunci


samar samar terdengar suara ******* dari dalam kamar tamu"suara apa itu?"tanya aqila dengan suara pelan,dia berjalan mengendap ngendap menuju pintu kamar ruang tamu


"ah sayang,ayolah lebih kencang lagi!"pinta monica


deg!


blush!!


pipi aqilla memerah"jangan jangan?"aqilla langsung menutup mulutnya sendiri


"tenang saja honey,kamu akan puas seperti biasanya!"sahut reino sambil terus bekerja diatas tubuh monica


"oh my good!!!"jerit aqilla dalam hati


"aku harus pergi sebelum ketahuan kak monic"aqilla ingin pergi dari sana sebelum ketahuan oleh dua sejoli yang sedang bercinta didalam kamar itu


deg!


aqilla terkejut saat tiba tiba dia menabrak tubuh kekar didepannya


"aamph!"soni langsung membekap mulut aqilla


:siapa itu?!!"teriak monica dari kamar


monica dan kekasihnya langsung bergegas mengenakan pakaian mereka,setelah itu monica bergegas keluar kamar untuk melihat siapa yang datang


soni menarik aqilla ke ruang tamu


diruang tamu..


"kak!"sapa aqilla,sebisa mungkin bersikap seperti biasanya


"a aqilla!"monica tergagap


aqilla pura pura tidak tahu apa apa"kenapa kakak kelihatan gelisa?"tanya aqilla


soni menyelinap masuk keruang tamu


"oh ternyata ini yang dilakukan oleh monica dibelakang diki"dalam hati soni


"sangat menjijikkan"ucap soni


"siapa kamu?!!"teriak reino


soni tersenyum lalu berjalan kearah reino


"ada apa ?!"monica langsung berlari kekamar tamu,aqilla juga ikut kekamar tamu


deg!!


monica terpaku saat melihat soni sudah berada disana


aqilla melotot melihat reino hanya menggunakan celana kolor


" apa yang kakak lakukan bersama dia dikamar ?"tanya aqilla kepada monica


reino langsung memakai celana panjangnya"gadis ini cantik juga"gumam reino sambil memperhatikan body aqilla


"kak!"panggil aqilla


"i itu"monica bingung harus menjelaskan seperti apa kepada aqilla


"sial! obat yang ku minum tadi baru bereaksi sekarang!"umpat reino dalam hati


"ayo kita pulang saja"ajak soni


"bentar om,kak monic belum menjawab pertanyaan qila"ucap qila kekeh


tangan monica terkepal"kenapa bisa jadi begini?"tanya monica dalam hati


"kemana diki pergi?"tanya soni


"a ayah pergi menjenguk teman nya yang sedang sakit di kota b"jawab monica tanpa berani melihat kearah soni sedikitpun


"kapan pulang nya?"tanya soni lagi


"lu lusa"jawab monica gugup


"hehe pantas saja"ucap soni


"aqilla seperti nya kita harus menginap disini agar tidak ada yang berbuat maksiat dirumah ini"kata soni kepada aqilla


deg!


monica semakin memucat"hiks,apa maksud anda berbicara seperti itu?"tanya monica


soni menatap monica penuh jijik"apa yang terjadi tadi hanya tuhan dan kalian berdua lah yang tahu"jawab soni


"qila tau om,tadi ada suara"lama aqilla berpikir


sudut bibir soni terangkat sebelah,bagaimana suaranya?"tanya soni sambil berjalan mendekat


"em,"aqilla berpikir dengan keras"aahhhh!! kayak gitu"jawab aqilla


ctak!


soni menjitak jidat aqilla"kamu benar benar tidak tahu apa yang mereka berdua lakukan??"tanya soni


aqilla menggeleng kepala


"huh!"soni menghela nafas


"sana pergi bersihkan kamar kamu,kita alan menginap disini malam ini"ucap soni


"baiklah"aqilla langsung pergi kekamarnya


"sebenarnya kamu siapa hah?!?"bentak reino


"ck,soni berdecak mendengar bentakan reina


soni berjalan mengelilingi monica"monica monica,apa diki tidak memberitahu mu seberapa bahayanya saya kalau sedang marah?!"tanya soni


deg!!


monica teringat pesan diki sebelum dia pergi


"monica,selama ayah pergi kamu jangan pernah mengganggu adik mu,atau tuan soni akan marah,kalau itu sampai terjadi tidak akan ada yang bisa menyelamatkan nyawa kamu"diki memperingati monica agar tidak melakukan hal gila


"dia tidak akan membunuhku"dalam hati monica


"sudahlah"soni langsung keluar dari kamar itu"sangat menjijikkan!"gerutu soni


seperginya soni reino langsung menarik monica


monica panik karna reino"rei apa yang kamu lakukan?!"tanya monica


"aku sudah tidak tahan lagi!!"reino tetap melanjutkan kegiatan panas yang tertunda waluaupun monica menolaknya


"a rei nanti ada yang melihat!"monica berusaha menolak


plak!


jangan berani menolakku!"reino melakukannya dengan kasar karna marah dengan penolakan yang dilakukan monica


"hamp!"aqilla menutup mulutnya melihat adegan panas didepan matanya


aqila langsung berlari kekamar


ceklek!


"ada apa? kenapa berlari?"tanya soni


"i itu,kak monic"aqilla tidak yakin untuk memberitahu soni apa yang dilihatnya tadi


"iiih!"aqilla merinding mengingatnya


sheet!!


soni menarik tangan aqilla dan membuat aqilla duduk dipahanya


"cepat ceritakan?"suruh soni


"em em"aqilla menggeleng kepalanya


karna gemas soni langsung meraih dagu aqilla kemudian mengecup nya sekilas


cup!!


duk duk duk


aqilla merasakan jantung nya akan melompat keluar"perasaan apa ini??"tanya nya sambil memegang dada


sudut bibir soni terangkat melihat reaksi aqilla


dia mengulangi lagi adegan yang tadi


cup!


"kenapa detakan jantung ku bertambah kencang??!"tanya aqilla


lagi lagi aqilla membuat soni merasa gemas,soni langsung mengangkat aqilla lalu membaringkannya diatas kasur dan soni naik diatasnya


"apakah jantung mu berdetak lebih kencang lagi?"tanya soni


aqilla mengangguk


aqilla mulai panik"jangan jangan aku terkena serangan jantung om?"tanya aqilla dengan polosnya


"kamu membuat ku greget!"ucap soni, tanpa aba aba lagi soni langsung menyerang bibir aqilla


"em"aqilla tidak bisa bicara karna soni menyesap bibirnya


satu menit kemudian soni melepaskan tautan bibirnya"masih berdetak kencang?"tanya soni


aqilla merasakan keanehan dibagian bawahnya


"qila!"panggil soni


"iya om"sahut aqilla


"bentar deh om,kenapa bagian bawah ku"aqilla menghentikan ucapannya


"bawah?"tanya soni"oh tidak! aku inj laki laki dewasa yang sudah lama mendambakan kehangatan wanita"gerutu nya


"ini"soni memegang bagian terlarang itu


"jangan dipegang om nggak boleh!"pekik aqilla


"hey,saya ini suami kamu qila,laki laki lain tidak boleh memegangnya tapi saya boleh"jelas soni


aqilla terdiam mendengarnya


"apa yang akan terjadi selanjutnya?"tanya aqilla dalam hati


"ck,kenapa aku jadi penasaran gimana rasanya yang dilakukan kak monic sama cowoknya si!"gerutu aqilla


"aku tidak boleh bertindak lebih jauh lahi,takutnya aku tidak bisa menahan lagi"ucap soni dalam hati


soni langsung bangun dari atas tubuh aqilla


"mau kemana om??"tanya aqilla


"mandi!"jawab soni


"tapi kan sekarang baru jam dua siang!"ucap aqilla


"biarin"sahut soni