
identitas soni dan yang lainnya hampir saja terbongkar karna ulah rafael
"dia lawan bisnis saya,saya tidak menyangka ternyata dia bukan manusia"kata soni
soni sengaja berkata seperti itu agar mereka tidak curiga"aku harus melindungi azka dan yang lainnya"dalam hati soni
arvin tampak bingung saat mendengar perkataan soni tadi"maksudnya apa om? kok om bilang orang yang tadi itu bukan manusia"tanya arvin heran
"oh saya lupa kamu juga ada disini"jawab soni
"orang itu menganut ilmu hitam,untuk mendapatkan ilmu menghilang dan berlari dengan cepat dia rela menyerahkan dirinya kepada iblis, sekarang dia hanyalah manusia setengah iblis"jelas soni,"maaf sampai kapan pun aku tidak akan memberitahu kamu kecuali penyakit di jantung mu sudah sembuh"dalam hati soni
soni berbohong juga demi kebaikan arvin jantung arvin tidak akan kuat menerima perubahan yang akan terjadi pada tubuhnya saat dirinya berubah menjadi vampire
"ih kok serem banget ya?"tanya fino
"orang itu benar benar gila"ucap arvin
"maafkan papa nak"gumam axel
spni tidak sengaja melepas aqilla dan membuat aqilla berjalan kesembarang arah sambil mencoba membuka baju yang dikenakannya,namun usahanya selalu gagal karna tubuhnya terus terhuyung
"pa!"panggil azka
soni menoleh kearah azka
"lihat tuh!"azka menunjuk menggunakan mulutnya
soni sangat terkejut melihat aqilla mencoba membuka bajunya
pyar!!!
soni membanting gelas berisi wiskey miliknya lalu berjalan cepat kearah aqilla
"apa apaan kamu qila!!"bentak soni
"gerah! lihat pipi qila"aqilla menunnjukkan pipinya yang memerah dan telihat gemoy tersebut
soni yang awalnya ingin memarahinya langsung mengurungkan niatnya
"masuk!"soni menyuruh aqilla masuk kedalam rumah
"ayo om,qila takut sendirian"rengeknya
"jangan aneh aneh,kamu itu masih sekolah,saya tidak mau di cap sebagai pedof*l"kata soni kepada aqilla dengan suara pelan
"masuk sana!"setelah mengatakan itu soni langsung bergabung kembali dengan yang lainnya
"om ayo temenin qila tidur!!!!"teriak aqilla
langkah soni langsung terhenti saat mendengar teriakan aqila
orang orang tidak tahu hubungan antara soni dan aqilla dibuat syok mendengarnya
"sudah membeli obat perangsang mahal mahal yang kena malah bocah ini"gerutu sella karna rencananya untuk menjebak alya gagal total
"sela!"geram axel
"om soni!!!!!"teriak aqilla lagi,soni memutar tubuhnya"apa lagi?"tanya soni sambil menahan malu karna tingkah aqilla
aqilla berjalan kearah azka
plak!!
"ayo temenin gue tidur,gue takut tidur dikamar yang mirip banget sama rumah hantu itu"racau aqilla
"aqilla!"geram soni
"mau ngapain!!!"pekik aqilla karna soni menarik bajunya dari belakang
"masuk!"soni menarik aqilla dan membawanya kedalam kamar
"saya pulang duluan"kata alya kepada semua orang
"biar gue antar!"boy berpura pura ingin mengantar alya
"ayo al!"ajak boy
"oh i iya"sahut alya
alya berjalan masuk kedalam rumah bersama boy"cepat masuk kamar,saya mau pulang"kata boy kepada alya
"makasih ya boy"ucap alya
"nggak perlu pakai terimakasih terimakasih segala,kita ini teman,memang sudah seharusnya kita saling membantu!"protes boy
"iya iya"sahut alya
"yaudah,aku mau kekamar"kata alya
alya langsung pergi kekamar miliknya sementara boy,ia langsung pergi kemobilnya
tinggal tersisa azka,axel,sela, arvin,fino,danu dan doni
"ka,anterin pulang dong"ucap sela
"maaf,sel aku ada tamu"tolak azka"untung saja aku punya alasan"dalam hati azka
senyum yang semula terukir diwajah sela langsung pudar seketika karna penolakan yang dilakukan oleh azka
"ditolak?"gumam sela
"danu kamu antar sela pulang,saya sedang ada tamu"kata azka
"cepat!"kata danu kepada sela
"aku pulang dulu"ucap sela
"ya,hati hati dijalan!"sahut azka
"kamu menginap disini saja dulu,papa mau menyelidiki siapa orang yang mencoba membawa kamu"kata axel'setelah mengatakan itu axep langsung pergi
"ck,papa kebiasaan,dia pasti sengaja menghindari pertanyaan yang mau gue utarakan"ucap arvin kesal
dikamar soni..
setelah masuk kedalam kamar soni mengunci langsung mengunci pintu,kemudian dia pergi kekemar mandi untuk mencuci wajah dan tangannya
"aqilla apa yang kamu lakukan!!!"lagi lagi soni berteriak karna kelakuan aqilla
aqilla berdiri dihadapan soni hanya menggunakan dalaman
"gerah!"sahut aqilla"gerah gatel!!!"racaunya
"ada yang tidak beres"gumam soni
buk!!!
aqilla melompat keatas kasur"ayo tidur om!"ajaknya
"dia sangat berbeda dengan kemarin kemarin!"gumam soni"aku tidak bopeh lepas kendali!"dalam hati soni
saat soni berbaring dikasur tiba tiba aqilla naik keatas tubuhnya"tolongin qila om"rengeknya
"kamu kenapa sih qila? saya ini laki laki normal,kalau kamu terus memancing saya takutnya nanti saya lepas kendali dan membuat kamu hamil,sedangkan sekarang kamu masih sekolah"omel soni,sekuat tenaga soni mencoba menahan hasrat nya
"oom!!!"pekik aqilla kesal
"qila nggak tau kenapa tapi rasanya aneh banget disini!"aqilla menuntun tangan soni kebagian sensitifnya
deg!!
mata soni membulat karna tangannya menempel di kue apem
"tolongin qila om!"rengek aqilla lagi dan lagi
"aku berusaha untuk tidak menyakiti kamu qila,kenapa kamu malah terus bertingkah seperti ini??"tanya soni sambil menahan sesuatu yang terus menyesak dibawah sana
derrttt!!
ponsel soni bergetar
soni langsung menjauh dari aqilla
"hallo!"
"om,maaf tadi sela memasukkan obat perangsang kedalam minuman alya dan yang meminumnya adalah tante kecil "axel yang barusan menghubungi soni
"apa!!!"pekik soni
"terimakasih sudah memberitahu saya"setelah mengatakan itu soni langsung mematikan ponselnya
"buru buru amat"gumam axel
soni menatap aqilla dengan perasaan sedih"apa yang harus ku lakukan?aku tidak mungkin melakukan itu"tanya soni dalam hati
aqilla membuka penutup tubuhnya hingga tanpa sehelai kain pun yang menutupi tubuhnya
akhirnya soni membawa aqilla kekamar mandi lalu memandikannya dibawah sower selama setengah jam
namun hasilnya sangat tidak memuaskan,aqilla masih tetap berkelakuan aneh"aku harus mencari caranya di internet"ucap soni
soni mencari tutorial agar bisa memuaskan wanita yang terkena pengaruh obat perangsang tanpa melakukan hubungan bad*n
"dapat!"serunya
"hm!"lama soni tertegun melihat proses dilayar ponselnya
setelah menontonnya soni langsung memperaktekkan dan terus menunggu sampai aqilla tertidur
"huh untung saja aku orang yang jenius"ucapnya bangga sambil memegang kemasan obat tidur dosis tinggi
"kalau kamu tidak bangun sampai besok malam aku akan menjadikan mu vampire"ucap soni,kemudian ia berbaring disamping aqilla
keesokan harinya...
" udah jam berapa sekarang?"tanya aqilla,ia belum sadar kalau diri nya saat ini telanjang bulat
"sekarang sudah jam 6 sore!"sahut soni
"apa!!!"pekik aqilla
dengan cepat aqilla meraih ponsel miliknya,dilihatnya sangat banyak panggilan tak terjawab dari kedua sahabatnya
"eh!"aqilla memegang bagian dadanya yang masih tertutup selimut tebal"kenapa rasanya agak aneh?"tanya nya,aqilla langsung melihat kedalam selimutnya"aaaaa!!!"jerit aqilla saat mengetahui dirinya tidak memakai busana
"tidak usah teriak teriak!"kata soni
"apa yang om lakukan hah!!!"bentak aqilla,wajahnya memerah menahan amarah dan malu
"coba kamu ingat sendiri apa yang sebenar Nya terjadi!"soni menyuruh aqilla mengingat kejadian semalam
ingatan aqilla berputar ke malam hari dimana ia mabuk dan memaksa soni
aqilla reflek menutup mulutnya saat potongan potongan adegan yang memalukan itu tercetak jelas diingatannya"nggak nggak mungkin!"aqilla tidak berani mempercayainya