(3) Vampire

(3) Vampire
42 vampire



"mama ayo kita kelumah papa!"rengek rayhan sambil menarik narik tangan sea


"sayang"panggil elin


"oma ayo kita pelgi kelumah papa"aja rayhan


"papa kamu itu dia bukan soni"tunjuk naina kearah ars


"bukan,aku tidak mau mempunyai papa yang tidak menginginkanku"tolak rayhan


deg!!


naina sangat terkejut mendengarnya"a apa maksud kamu sayang??"tanya naina


"dari pertama aku bertemu dengan aku sudah tahu kalau dia ayah ku"dalam hati rayhan


bukannya menjawab naina rayhan malah berlari pergi keluar


dia langsung melesat menuju kekediaman soni


kemampuan rayhan tidak dimiliki oleh vampire lainnya,rayhan dapat menemukan apa pun yang ingin dia temukan,selama ini dia hanya berpura pura bodoh dan tidak tahu apa apa


"ars! kejar rayhan!!"teriak naina


"ah i iya"sahut ars


ars langsung mengejar rayhan dan dia tidak menemukan keberadaan rayhan disekitaran mansion "kemana perginya anak itu ??"tanya ars bingung


"mungkin aku memang salah,tapi aahh kepala ku sakiiit!!!"pekik ars sambil memegang kepalanya,pandangannya mulai mengabur


"aku sudah tidak tahan lagi!!"ars mulai hilang kesadaran


bruk!


tubunhnya limbung dan jatuh ketanah


"ars!!!"pekik naina


" kamu kenapa nak??"tanya naina sambil memeluk tubuh ars


"sea!!!"teriak naina memanggil sea


sea langsung menghampiri ibu mertuanya"ars kenapa ma?"tanya sea


"tidak tahu,dia tiba tiba tidak sadarkan diri"jawab naina


dirga langsung datang saat mendengar teriakan naina,dirga langsung membawa ars masuk ke mansion


"sea suruh papa kamu datang kesini"suruh naina


sea langsung menghubungi sean agar segera datang kemansion


dalam beberapa menit sean bersama sina sudah berada dimansion


"hm,saya kurang tahu juga apa yang menjadi menyebab ars tidak sadar kan diri seperti ini"ucap sean


"em"ars mulai sadar


"ma!"kata kata pertama yang diucapkan ars saat terbangun


deg!!


"ka kamu memanggil mama??"tanya naina


"ah,pertanyaan seperti apa itu ma!"ucap ars kesal sambil memegang kepalanya yang berdenyut


naina menangis bahagia akhirnya ars memanggilnya mama lagi,berbeda dengan tadi,ars tidak ingin berdekatan dengannya dan ars juga hanya memanggilnya tante


"peluk!"pinta naina sambil merentangkan tangan


ars tampak bingung melihat tingkah naina yang menurutnya aneh"mama kenapa?"tanya ars sambil masuk kepelukan sang mama


"mama tidak kenapa napa kok sayang"jawab naina


"em aku merasa agak aneh,kenapa mama cepat sekali tua? kemarin penampilan mama masih cantik dan muda,kenapa sekarang mama menjadi sedikit tua??"tanya ars


mendengar itu naina merasa sangat bahgia"hiks,akhirnya ingatan kamu kembali nak!!"pekik naina


sea terbengong melihat itu,dirinya bingung harus bahagia atau sedih


ars mengalihkan tatapannya"sayang!"panggil ars


deg!!


mata sea memanas mendengar panggilan ars,panggilan yang sudah lama tidak sea dengar panggilan yang sangat ia rindukan


"hiks akhirnya aku mendengar kalimat itu lagi dari mulutmu"ucap sea sambil menangis


deg!!


"memangnya aku kenapa?"tanya ars,ia heran dengan sikap orang orang disekelilingnya


"kamu hilang ingatan sayang,baru sekarang kamu bisa mengenali mama,sea dan yang lainnya"jelas naina


ars terkejut mendengar penjelasan naina"hi hilang ingatan??"tanya ars tak percaya dengan apa yang didengarnya


sea menjawabnya dengan angggukan


"sepertinya aku harus pergi mencari udara segar"ucap ars sambil mengibas selimutnya


"ars!"


"biarkan saja"ucap sean saat sea ingin menghentikan ars


"ini bukan mansion yang dulu,hanya desain dan perabotannya yang sama persis seperti dulu"gumam ars saat melihat mansion dari luar


"tuan muda mau pergi kemana?"tanya dirga


lama ars menatap dirga"om dirga!"pekiknya


grepp!


"em tuan muda!"panggil dirga


"hm"sahut ars


"apa penyakit anda sangat serius sehingga anda memeluk saya sebagai tanda perpisahan?"tanya dirga


ars langsung mendorong tubuh dirga agar menjauh darinya"menyebaljan gerutunya


"ada ada apa dengan tuan?"tanya dirga


"aku harus memberitahu tuan besar"ucap dirga


ditempat lain...


dikediaman soni


"papa!!!!"teriakan rayhan menggema dirumah itu


semua orang yang tadinya berada diruang cctv langsung bergegas pergi ke ruang tamu


"papa!!!"teriak rayhan lagi


"rayhan! sedang apa kamu disini?"tanya soni


"mau ketemu papa"jawab rayhan


"dia bukan papa kamu"kata azka dengan kesal


"dia papa ku bukan papa kamu"kata azka lagi sambil menatap rayhan dengan tatapan tajam


semua orang terbengong melihat tingkah kekanakan azka


"hiks nggak boleh,dia papa aku! bukan papa kakak!!"teriak rayhan


"papa ku!"azka tidak mau kalah


akhirnya mereka berdua tarik tarikan memperebutkan soni


"sudah!!!"bentak soni sambil menghempas tangan azka dan rayhan


"keduanya bukan anak kandungku!!!!!"teriak soni dalam hati


"azka,kamu sudah dewasa jangan betingkah kekanakan!"ucap soni marah


"dan kamu rayhan,kenapa kabur dari rumah kamu?"tanya soni


"papa jahat,dia nggak suka lay"jawab rayhan


"tidak,dia sayang sama ray,saat ini papa ray hanya sedang kehilangan ingatannya saja,saat ingatannya sudah kembali dia pasti akan sangat menyayangi ray"bujuk soni"bagaimanapun caranya aku tidak akan membiarkan anak ini tinggal disini"gerutu soni


"lay mau tinggal sama papa soni"rengek rayhan


"lihat dia!"ingin sekali azka menendangnya keluar dari mansion sekarang juga namun alya langsung menahannya


"kenapa lo cemburu sama anak kecil?"tanya danu


"dia itu bocil bermuka dua,dia sengaja mau merebut papa dari ku"jawab azka


"kalau saja kita tidak satu tempat aku tidak akan percaya kalau kamu seorang detektif"ucap boy


azka langsung menelpon ponsel ars


"hallo"sahut ars diujung sana


"ck,dimana saja kamu ars! jemput anak kamu sekarang juga!!!"teriak azka.


deg!!


"anak ku?"tanya ars


"ya iyalah,masak anak kudanil"cebik azka


"maaf kamu siapa ya? soal nya nama kamu diponsel saya adalah curut"tanya ars tanpa merasa bersalah sedikitpun


"ars!!!!"geram azka


tut "ars malah mematikan panggilan telfon


"kakak jahat!!"teriak rayhan


"biarin"sahut azka acuh


"itu baru benar benar anakku"gumam soni karna azka berusaha mengusir rayhan dari mansion


"ish ngalah sedikit kenapa sih!"ucap alya kesal


"nggak bisa"sahut azka


alya menghela nafas karna azka sangat keras kepala


"ck dia sangat kekanakan"dalam hati rayhan


"ikut aku!"alya menyeret azka keruangan lain


yang lainnya menatap bingung


"beginikah kehidupan orang kaya?"tanya danu


sela dan defran diam diam mengikuti alya dan azka


"kamu kenapa sih benci banget sama anak itu?"tanya alya


"tidak ada alasan,aku hanya tidak menyukainya" jawab azka acuh


"padahal aku sangat menyukainya,dia terlihat imut dan tampan"ucap alya pelan


"menyukainya?"tanya azka