
suasana kelas menjadi hening karna kehadiran soni disana..
"eh jadi nggak hari minggu nanti kita pergi ke.."
bruk!
belum selesai melan bertanya aqila langsung menepuk meja
"anjrit lo qil"ucap melan kesal
"ada rencana apa mereka?"tanya soni dalam hati
"bisa brape kalau pak soni sampai tau"dalam hati aqila
"pelan dikit ngomongnya,apa lo nggak liat ada pak soni disana,kalau nanti dia sampai ngelaporin kita sama kepsek gimana?"bisik aqila
"oh iya gue lupa"sahut melan
"lihat deh,cincin yang dipakai oleh pak soni mirip banget sama punya qila"ucap romeo pelan
"asal kalian tau aja sebenarnya penampilan pak soni itu beda banget sama yang sekarang"bisik aqila
"maksud lo?"tanya melan
"penampilan aslinya itu wow banget"jawab aqila
melan menoleh kearah soni kemudian melihat kearah aqila lagi"yang bener lo qil?"tanya melan
"iya"jawab aqila
"lo bikin gue penasaran aja"ucap melan
"kenapa lo diem aja rom?"tanya melan
"iya nih"sambung aqila
"lagi males aja"jawab romeo
tring!!!
suara bel sekolah berbunyi
murid yang lainnya langsung masuk kedalam kelas
"pasti pas muda nya pak soni tu ganteng banget,sekarang aja masih kelihatan gantenganya"gumam nana
ditempat lain..
monica pulang dengan sendirinya karna diki tidak menghubunginya
"assalamualaikum"ucap monica
hening...
tidak ada yang menjawabnya
dilihatnya dapur berantakan dan lantai yang sedikit kotor
"ayah!"panggil monica
tap tap tap
suara langkah kaki
"masih punya niat untuk pulang kamu!"bentak diki
deg!
baru kali ini monica mendapat bentakan dari diki
"ayah kenapa marah?"tanya monica,dirinya masih berpura pura menjadi anak baik dihadapan diki
"monic sibuk kemarin,jadi nggak bisa pulang"ucap monica berbohong
diki tidak menanggapinya
"adek mana yah? kenapa rumah ini sangat kotor?"tanya monica lagi
"selanjutnya kamu yang harus mengerjakan semua pekerjaan rumah, aqila menggantikan kamu menikah dan sekarang dia sudah pindah kerumah suaminya"jawab diki kemudian diki kembali masuk kedalam kamar
deg!
"apa apa ini?"tanya monica
"ayah kenapa tega sama adek? adek masih sekolah!"teriak monica kesal
monica mengira dengan kabur dari rumah pernikahan akan dibatalkan,ternyata dia salah diki tetap melakukan pernikahan dengan cara menggantikan mempelai wanitanya
"tapi tidak apa apa deh,dengan begitu ayah tidak akan memaksaku menikah dengan kakek kakek itu lagi"gumam monica
dengan perasaan bahagia monica menari nari sambil berjalan menuju kamarnya
beberapa jam kemudian...
ting tong!
suara bel rumah berbunyi
diki langsung keluar dari kamarnya untuk membukakan pintu
ceklek!
"aqila! kenapa kamu kesini?"tanya diki
"mau masakin buat ayah lah"jawab aqila sambil nyelonong masuk
aqila tertegun melihat tumpukan piring kotor didapur,aqila melepas baju seragamnya,hanya menyisahkan baju kaos tipis yang kenakan oleh nya
dengan gerakan cepat aqila membersihkan semua piring dan mengepel lantai rumah
dua puluh menit kemudian..
"selesai!"ucap aqila puas
"sekarang tinggal masak buat ayah"ucapnya
"aqila!"panggil monica
"kak monic!"sapa aqila
"maafin kakak ya"ucap monica
"nggak papa,santai aja"sahut aqila
sitempat lain..
"aqila belum pulang?"tanya soni kepada aldo
"belum tuan"jawab aldo
"kemana bocah itu pergi? jangan jangan dia pergi dengan kedua temannya itu"gumam soni
"coba tuan tanya kepada tuan diki"aldo memberi usul
setelah mendengar usul dari aldo soni langsung pergi menuju mobilnya
"maksud saya tanya pake hp,ditelfon gitu"gumam aldo kesal
soni langsung melesatkan mobilnya menuju kediaman diki
"ada apa?"tanya aldo
"nggak ada"jawab mira sambil terswnyum manis
aldo membalas dengan senyuman juga"bilang saja mau apa?"tanya aldo
"malam minggu jalan jalan yuk"ajak mira
"sebentar"aldo berpura pura berpikir padahal hatinya sangat bahagia
"boleh"jawab aldo
"makasih"ucap mira
cup!
mira mencium pipi aldo kemudian berlari kedapur
perlakuan mira membuat aldo salah tingkah"senyumnya terus merekah
"vampire bucin"celetuk rendi sampai lewat dihadapan aldo
dikediaman diki...
"akhirnya selesai juga!"ucap aqila
aqila langsung menghidangkan makanan yang sudah dimasak olehnya keatas meja
ting tong!
bel rumah berbunyi lagi
"biar aku aja"ucap monica
monica langsung pergi membukakan pintu
ceklek!
mulut monica menganga melihat penampilan soni"ganteng banget,dia tipe gue bangun"jerit monica dalam hati
pipinya bersemu melihat ketampanan soni"nyari siapa ya?"tanya monica malu malu
bukannya menjawab,soni langsung nyelonong masuk kedalam rumah
"tuan!"ucap diki terkejut
"silahkan duduk"diki menarik kursi untuk soni
"yah ini"aqila terpaku melihat soni sudah berada disana
"mau ngapain dia kesini"gerutu aqila pelan
"ganteng banget"gumam monica
"duduk!"suruh diki
aqila langsung duduk disebelah soni sementara monica duduk disebelah diki
diki bingung harus menyuguhkan apa untuk soni karna dia tahu siapa soni yang sebenarnya
"maaf saya tidak bisa menyiapkan minuman dan makanan kesukaan anda,karna saya tidak tahu kalau anda akan datang kesini"ucap diki
"bagaimana aku tidak datang kesini kalau istri kecil ku pergi kerumah orang tuanya tanpa memberitahu suaminya terlebih dahulu"sambil tersenyum miring kearah aqila
deg!
jantung monica berdegub kencang mendengarnya
"jajadi dia ayahnya teman ayah?"tanya monica
"iya"jawab diki
terlihat jelas ekspresi menyesal diwajah monica
tangan nya terkepal
"ada apa monic?"tanya diki
"tidak ada,monic kekamar dulu"monica memaksa senyum nya dihadapan diki
di saat monica pergi senyum samar terlukis diwajah soni"jadi dia yang bernama monica,wanita yang seharusnya menikah dengan ku?"tanya soni kepada diki
"i iya tuan"jawab diki
aqila malah sibuk memakan makanan yang berada dipiring miliknya
"untung saja aku tidak jadi menikah dengannya"gumam soni
dikamar..
monica membanting semua barang yang ada dikamarnya
"anj*ng! bisa bisanya gue nolak cowo seganteng itu"umpat monica"nggak ini nggak bisa dibiarin,dia harus jadi milik gue"racau nya
diruang makan...
"yah,beneran dia papa dari teman ayah?"tanya aqilla karna kalau dilihat dari fisik diki dan soni malah seperti ayah dan anak
"iya,azka teman ayah"jawab diki
aqila masih tidak percaya mendengarnya
"umur berapa kira kira dia nikah yah?"tanya aqila dalam hati
aqila menyendokkan nasi dan lauk pauk kedalam piring"makan!"suruh aqila
"nak,suami kamu nggak bisa makan itu"ucap diki
"pemilih banget sih"gerutu aqila
"tidak apa apa,saya bisa memakannya"potong soni
soni langsung memakan nya dengan lahap
setelah menghabiskan isi piringnya soni langsung menanyakan letak kamar mandi
"dimana letak kamar mandi?"tanya soni
"qila antar suami kamu kekamar mandi"suruh diki
tengkuk aqila meremang mendengar diki menyebut soni sebagai suaminya
dengan malas aqila berdiri lalu mengantar soni kekamar mandi
sesampainya dikamar mandi
huek!
huek!
soni mengeluarkan semua yang dimakan olehnya kedalam closet
deg!
"jadi dia benar benar nggak bisa makan makanan yang gue masakin tadi?"tanya aqila dalam hati