(3) Vampire

(3) Vampire
20 vampire



saat pulang keapartemen azka tidak menemukan alya disana


"al!! alya!!"


"pergi kemana ??"azka bertanya dalam hati


azka merogoh kantung celana mengambil ponselnya


terlihat rentetan panggilan tak terjawab dari alya dan boy,kemudian azka membuka pesan yang dikirim oleh alya


(cepat datang kekantor,ada kasus baru)


azka langsung pergi menjemput ars dan axel lalu pergi kekantor polisi


"maaf lama"ucap azka


"anggota kamu benar benar tidak disiplin"ucap seseorang


azka,ars dan axel hanya bisa diam karna tahu siapa yang sedang duduk disana


"pecat saja mereka"dalamxhati defran


"nasib ku benar benar sial,kenapa pak dani datangnya tiba tiba sih"boy menggerutu dalam hati


bani adalah atasan mereka


"duduk!!!"seru bani


ketiganya langsung duduk dikursi


"ahh"eluh ars saat lukanya menempel pada kursi


"ada apa lagi???"tanya bani sambil menatap tajam


"ti tidak ada"jawab ars sambil menahan sakit


azka memegang bagian perutnya yang terluka


"kenapa darahnya banyak sekali??"tanya nya dalam hati


boy yang duduk disebelah azka mencium bau anyir darah


"apa yang dilakukan anak ini sebelum datang kesini?,kenapa baunya sangat anyir??"boy mengernyitkan dahi saking anyir nya


bani menjelaskan detail dari kasus yang baru ditanganinya


wajah azka semakin lama semakin pucat karna lukanya belum diobat,berbeda dengan ars,axel sudah mengobati luka ars saat pulang tadi


"apakah kamu sedang sakit??"tanya bani sambil memperhatikan raut wajah azka


"tidak pak"jawab azka cepat


azka merasakan darah sudah mengalir dipahanya,azka berniat pergi kekamar mandi untuk membersihkan darahnya


"pak,sa saya permisi kekamar mandi dulu"ucap azka terbata bata


"sepertinya dia sudah tidak tahan ingin buang air besar"ejek defran


alya merasa khawatir kepada azka


"kenapa dia seperti sednag kesakitan ya??


"pergilah"sahut bani


azka langsung berdiri dari kursi


"sini aku bantu"alya meraih tang azka


"ti tidak usah"tolak azka


"kenapa kamu begitu baik dengannya??"defran sangat kesal melihat alya begitu baik kepada azka


ahkkhh!!


azka menahan sakit


karna memakai baju hitam darah dibaju azka jadi tidak terlihat


tangan azka reflek memegang perutnya yang terluka


"sial!! kenapa aku memegangnya"gumamnya


"darah!!!"pekik alya saat melihat tangan azka berlumuran darah


"ini hanya luka kecil"ucap azka


ars dan yang lainnya langsung menghampiri azka


sela yang sejak tadi menahan cemburu akhirnya mendorong alya agar menjauh dari azka


"azka kamu nggak apa apa??"tanya sela


sela dengan sengaja memegang lengan azka


"menjauh lah!"bentak azka


sela sampai terlonjak kaget karna dibentak oleh azka,matanya berkaca kaca menahan malu


"bawa saja kerumah sakit"usul bani


"tidak pak,ini hanya luka kecil"azka berusaha meyakinkan bani agar dirinya tidak dibawa kerumah sakit


"pergilah keruang istirahat,ars bantu dia mengobati lukanya"suruh bani


ars langsung mengambilkan kotak p3k dan axel menuntun azka keruang istirahat


bani yang merasa pusing dengan semua itu memilih pulang dan melanjutkan diskusi keesokan hari


sementara itu boy dan defran mengantar bani ketempat parkir


"dasar cewek gatel"umpat sela


"lebih baik kamu bercermin sebelum mengatai orang lain!"bentak alya


"emang benerkan kamu itu cewek penggoda,murahan dan jangan jangan kamu sudah nggak virgin ya?!?"tuduh sela smabil menatapnya sinis


"hm,aku tahu,kamu pasti nggak terima karna azka menolak kamu kan??"ejek alya


"kamu!!!!"teriak sela,emosinya sudah tidak terkendali lagi


"hei apa yang kalia lakukan?!??"pekik ars,dia langsung berusaha melerai mereka


"berhetilah!!!!"bentak ars,akhirnya mereka berdua saling menjauh


"****** nggak tau diri!!!"teriak sela


"apa kamu bilang!!!!"alya tak terima dengan apa yang dikatakan sela barusan


plak!!!


alya menampar sela


azka yang mendengar keributan diluar langsung pergi melihatnya


azka datang tepat saat sela ingin membalas alya


azka menangkap tangan sela yang akan memukul alya"jangan berani menyentuhnya atau aku akan membuat perhitungan dengan mu!!"tekan azka


boy dan defran sangat terkejut melihat adegan didepan matanya


ars dan axel sibuk memegang alya,sementara itu azka memegang tangan sela


azka mengeraskan rahangnya,wajahnya memerah menahan amarah"kalau saja kamu laki laki, aku sudah membunuhmu saat kamu memfitnah alya waktu itu!!!"tekan azka lagi


tanpa sadar ia meremas tangan sela sehingga membuat sela merintih menahan sakit


alya tercengang melihat itu


"lepas,aku tidak mengnyerangnya lagi"kata alya


ars dan axel pun melepaskan alya


"sudah,tolong lepaskan dia"pinta alya,namun permintaan alya tidak digubris oleh azka


"le lepaskan hiks!"akhirnya sela menangis kesakitan


"azka lihat aku!"alya memegang kedua pipi azka


"tenang,tarik nafas,keluarkan"kata alya


azka pun menurutinya sambil terus menatap alya


"tarik nafas lagi,hembuskan lagi"alya mengulanginya


azka malah fokus melihat bibir alya yang sangat seksi dan menggoda murutnya


"bibirnya sangat menggoda"dalam hati ars


defran mengepalkan tangannya


"aku akan menghajarmu azka!"geram defran


"jangan macam macam atau aku akan melaporkan kepada pak bani"ancam boy


"cihhh"umpat defran


"sebenarnya hati ku juga sakit melihat nya,tapi apa boleh buat, mereka sudah sah menjadi suami istri"dalam hati boy


boy tidak ingin egois hanya karna dia mencintai alya


"ada apa dengannya??"tanya alya bingung


sela semakin menangis melihat semua itu


"hey,azka???"panggil alya sambil mengibas tangan didepan wajahnya


"ehh"azka langsung melepas tangan sela dan menjauhkna wajahnya dari tangan alya


"ahhhh sial kenapa sakit lagi!"umpat azka karna merasakan sakit diperutnya


"ayo masuk!!"ars dan axel menarik paksa azka masuk keruang istirahat


"hiks sakit!"rintih sela


"coba aku lihat"boy meraih tangan sela


"tidak patah,hanya terkilir"kata boy dengan entengnya


"tapi kamu pantas mendapatkannya"kata boy lagi sambil menghempas tangan sela


duar!!!!


bak disambar petir,perkataan boy membuat hati sela bertambah sakit


sela menahan amarahnya"aku akan menghancurkan mu alya,aku akan membuat kamu benar benar hancur!!"jerit sela dalam hati


"tiga tahun lamanya aku mengejar kamu azka, tidak sekalipun kamu melirikku,sedangkan alya!!,kalian baru kenal selama setahun ini kenapa kamu menyukainya??,harusnya aku yang kamu sukai bukan dia!!!"jgumam sela


"hiks hiks"hanya tangisan sela yang terdengar oleh yang lainnya


tak lama kemudian azka keluar dari ruang istirahat


"maaf aku terlambat!"ucap bayu


semua menunjukkan tatapan tanpa ekspresi kearahnya


"sudahlah lebih baik kamu pulang lagi"usir defran


bayu terkejut mendengar perkataan defran


"ayo pulang!"ajak boy


"hah serius??,apakah sydah selesai??"tanya bayu lagi


"diundur jadi besok"jawab boy


"sisela kenapa tu?"tanya bayu


"abis konser lo sel??"tanya bayu


bayu memang suka bercanda


"set dah malah horor"gerutunya karna sela memelototinya


pertamakalinya up 3 bab dalam satu hari,rasanya wow banget.🤣🤣