(3) Vampire

(3) Vampire
46 vampire



aldo bergegas menemui soni yang berada dikamar azka


"tuan,ada telfon dari kantor polisi"ucap aldo


"kantor polisi?? apa yang mereka inginkan?"tanya soni


pihak kantor polisi menyuruh anda datang dan membawa tuan rendi dan mbak diana pulang"jelas aldo


deg!!


"kak dian"ucap alya


"apa yang terjadi?"tanya soni


"mereka berdua kedapatan berhenti dijalur cepat"jawab aldo


"bukan ka seharusnya hanya diberikan surat tilang,kenapa harus dibawa kekantor polisi?"tanya soni lagi


"mereka berdua bertengkar"jawab aldo


"apa!!"


"ini foto mereka"aldo menunjukkan foto yang dikirim dari kantor polisi


"hem,mereka persis seperti orang hutan"ucap soni menahan tawa


,ingin sekali soni tertawa terbahak bahak saat melihat foto itu,tapi dia harus menjaga imej dihadapan menantunnya


"aldo,tolong awasi alya,kalau darah yang di kantung itu sudah habis cepat beritahu azka"ucap soni


setelah itu soni langsung pergi kekantor polisi


dikantor polisi..


"maaf saya kan saya sudah merepotkan anda tuan,kedua orang ini berantem terus,saya pusing melihatnya"ucap polisi itu


"saya menyuruh mereka pulang tapi mereka malah jambak jambakan lagi"ucap polisi itu lagi


"rendi!"panggil soni


"i iya tuan,saya bersalah"ucapnya rendi terpaksa


"awas aja kamu diana"gerutu rendi dalam hati


"muna"gumam diana


"wanita ini benar benar keterlaluan"geram rendi


"diam rendi!"bentak soni


"masukkan saja mereka berdua kepenjara"ucap soni


"jangan!"pekik diana


beberapa menit kemudian..


keduanya saling membuang muka tapi tangan mereka saling menggenggam


"kan enak dilihat kalau gini"ucap polisi itu sambil tersenyum


mereka berdua terpaksa berpegangan tangan karna disuruh oleh soni


"kalian berdua bukan anak anak lagi,kenapa membuat keributan di tol dan dikantor polisi?"tanya soni,ia tak habis pikir ternyata rendi yang terkenal kejam memiliki sisi kain


"kalau kalian sampai bertengkar lagi saya akan menikahkan kalian di saat itu juga"kata soni


keduanya langsung menunduk diam


"ck,mana sudi aku menikahi wanita gila seperti dia"gumam rendi


"mending jadi perawan tua dari pada nikah sama dia"gumam diana


soni yang mendengar gumaman mereka berdua tidak bisa berkata apa apa lagi,soni bangun dari tempat duduknya"rendi antarkan diana pulang"kata soni sambil memijit pelipis matanya


"cepat!"kata rendi kepada diana


"bawel!"cebik diana


"kalian berdua akan saya nikahkan kalau sampai kalian bertengkar lagi!"ucap soni


"tuan tenang saja,saya tidak akan bertengkar lagi"sahut rendi


mobil rendi sudah menghilang dari sana


"saya dulu pak"ucap soni


"silahkan tuan"sahut polisi itu sambil menundukkan tubuh


soni langsung pulang untuk melihat keadaan alya,soni tidak mempercayai aldo dan azka


sesampainya dirumah..


"bagaimana pa?"tanya azka


"mereka berdua di tangkap karna mereka bertengkar"jelas soni


"peffhh"azka menahan tawanya


"aku tidak menyangka ternyata om rendi bisa ngelawak juga"ucap azka


ditempat lain..


tepatnya dimansion sastrawijaya


"benarkah dia anak kita?"tanya ars kepada sea


"iya"jawab sea


"aku tidak menyangka kaluan bisa bertahan"ars langsung menarik rayhan kedalam pelukannya"maafkan papa kalau papa pernah menyakiti mu"ucap ars sambil mengusap ngusap punggung rayhan


rayhan hanya diam saja


kemudian rayhan berlari kearah sea"momy,lay mau tidul"rengek rayhan


sea menggeleng kearah ars"ayo "ajak sea


dikamar...


"kenapa ray nggak mau sama papa?"tanya sea


"lay tidak kenal dia,dia bukan papa lay"jawab rayhan,dia masih kesal dengan sikap ars tempo hari


"jangan gitu sayang,dia itu papanya ray,papa baru mendapat ingatannya,oleh sebab itu papa baru bisa mengenali mommy"jelas sea


"hilang ingatan? berarti kemarin dia masih tidak mengenali mommy?"tanya rayhan daslam hati


sea tersenyum melihat rayhan hanya diam"gimana? mau minta maaf sama papa nggak?"tanya sea


"besok aja"jawab rayhan


"baiklah mari kita lakukan besok" ucap sea sambil tersenyum kearah rayhan


ars yang diam diam melihat interaksi antara sea dan rayhan tersenyum bahagia melihatnya


saat kembali keruang tamu ars terkejut melihat semua yang berada disana tegang


"ada apa ini?"tanya ars


"arsy!"ars langsung memeluk arsy"pergi ke mana saja kamu selama ini?"tanya ars


"hm,sepertinya ingatan kamu sudah kembali?"tanya arsy


"ya,baru kemarin"jawab ars


ars mengalihkan tatapannya"dia siapa?"tanya ars kepada arsy


"dia arvin anakku"jawab arsy


ars terkejut mendengarnya"what! jadi kamu sudah menikah?"tanya ars


"belum"jawab arsy


"apa!!,jangan bilang kalau kamu"ars menggantung pertanyaannya


"itu kecelakaan,aku tidak sengaja melakukannya dengan axel"jawab arsy


ars lagi lagi dibuat terkejut"axel??"tanya ars tak percaya


arsy mengangguk kepala


"tapi tunggu dulu,kenapa anak kamu sudah besar sedangkan rayhan masih kecil?"tanya ars


"papa yang akan menjelaakan soal itu"ucap nathan


nathan langsung menceritakan semuanya tanpa ada yang terlewat


"rafael lagi!"geram ars


"aku akan bertanggung jawab kalau memang benar aku yang melakukannya"ucap axel pasrah


ucapan axel membuat semua yang berada diruangan itu menoleh kearahnya


"meskipun aku belum mengetahui apa yang sebenarnya terjadi,tapi aku akan tetap bertanggung jawab"dalam hati axel


"aku akan menikahi arsy secepatnya"ucap axel lagi


"the real datang kenikahan ortu"gumam arvin


arvin sudah bisa menerima kenyataan yang ada


"bagus lah,kalian berdua akan menikah minggu depan,sebelum itu kalian berdua tidak boleh tinggal satu atap dulu"ucap nathan


"mama akan tinggal bersama arsy dirumah nya"ucap naina


"mau marah,semua juga sudah terjadi"dalam hati ars


nathan menatap kepergian naina dengan tatapan sendu"satu minggu itu sangat lama"gerutu nathan


"papa ada ada aja"gumam ars


ars masuk kedalam kamar,dilihatnya sea dan rayhan sudah tertidur pulas,ars pelan pelan berbaring disamping sea


"nyaman"gumam ars saat memeluk pingging sea


ditempat lain..


"rafael,apa yang akan kamu lakukan selanjutnya?"tanya darko


"aku sedang berusaha membangunkan tuan julio,hanya setelah tuan julio bangun dunia ini akan dikuasai oleh kami,klan vampire"jawab rafael


"aku juga bisa merebuat sea kembali"ucap rafael


"cih,lagi lagi jadi budak cinta"umpat darko dalam hati


"apakah tuan kamu sangat hebat sehingga dia bisa menaklukkan dunia?"tanya darko


"aku tidak percaya,itu pasti hanya bualan nya"dalam hati darko


"tuan julio yang membunuh zidan sastrawijaya,vampire terkuat saat itu"kata rafeael karna dia tahu darko meragukan kemampuan julio


#simak terus,jangan lupa mampir di novel pesona janda beranak satu :author\=iis afrian,akun kedua saya