(3) Vampire

(3) Vampire
59 vampire



jangan bosan baca haskar q yang sebenarnya memang sangat membosankan ini.🤭🤭🤭


terimakasih buat yang masih setia membaca. 🤧🤧


💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜


aqilla tidak berani bergerak karna tangan soni melingkar pinggangnya


"em om itu"ucap aqilla gugup


"apa?"tanya soni


" tolong singkirin tangan om"pinta aqilla sambil memejamkan mata karna malu dilihat oleh yang lainnya


"apa?"tanya soni,ia sengaja berpura pura tidak mendengarnya


"kenapa pipi kamu merah?"tanya nya lagi


"pake nanya lagi"gerutu aqilla


"lepasin om! qila mau ngerjain PR"rengek aqilla


soni melepas tautan tangannya dari pinggang aqilla,detik itu juga aqilla langsung bangun dan berlari masuk kekamar


"tuan kamar sudah siap"ucap rendi


"bawa mereka "kata soni mengibas tangannya


"mari "kata rendi kepada arvin dkk


arvin fino dan doni langsung mengikuti rendi


setelah itu soni pergi ke ruangan kerja nya bersama dengan rendi dan aldo


"apa yang kamu temukan dikediaman alex?"tanya soni kepada rendi


"saya tidak menemukan apa apa,rumahnya rapi bersih dan tidak berpenghuni,entah kemana tuan alex dan istrinya pergi"jawab rendi apa adanya


setelah berdiskusi cukup lama akhirnya soni menyuruh rendi dan aldo menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi


dikamar..


"gila banget om soni,bisa bisa nya dia ngebisikin kayak gitu"gerutu aqilla


"are you okay honey?" .bisikan soni terus terngiang dipikiran aqila


"fokus qila fokus!"ucapnya sambil menghadap buku yang ada dibawahnya,aqila mengerjakan PR nya sambil berbaring di atas kasur


"ish apa lagi jawaban yang ini tadi?"karna terus teringat dengan insiden yang terjadi tadi membuat aqila melupakan jawaban yang sudah dia dapat untuk tugasnya


aqilla meraih ponselnya lalu melakukan panggilan telfon bersama kedua sahabatnya


"woy kenapa baru aktif??"tanya melan dari seberang sana


"hehe maaf,tadi gue lagi diceramahain sama bokap"jawab aqilla asal


"tugas lo udah lo kerjain blom qil?"tanya romeo


"ini lagi ngerjain tugas"jawab aqilla


"besok kita ketemuan dimana?"tanya romeo


"depan cafe dekat sekolahan aja!"kata melan


"ekhem"dehem soni dari belakang aqila


deg!


"mampus gue"gerutu aqilla


"gimana guys?"tanya melan


"ya nggak papa"sahut romeo


"menurut lo gimana qil?"tanya romeo kepada aqilla


soni langsung mengambil ponsel aqilla"teman kamu?"tanya soni


"iya om!"jawab aqilla sangat pelan agar tidak terdengar oleh romeo dan melan


"oh"soni ikut berbaring disisi aqilla sambil tersenyum samar


"sudah selesai belum?"tanya soni


"belum om"jawab aqilla"stok kesabaran gue terbatas om!!!!!"teriak aqila dalam hati


"minta hp"pinta aqilla


"selesaikan dulu PR kamu,stelah itu saya akan mengembalikan ponsel kamu"kata soni


"ck nyebelin!"rajuk aqilla


saat soni lengah aqilla berusaha merebut ponsel miliknya karna mengira panggilan telfon masih tersambung,padahal sudah sejak jadi soni mematikan panggilan telfon itu


saat sedang rebutan ponsel tiba tiba melan melakukan panggilan video


"hah!"aqilla terbengok karna ia tak sengaja menyentuh dan menerimah panggilan


aqilla sampai terjatuh diatas tubuh soni saking syoknya


melan langsung menggabung panggilan video dengan romeo


"qill kemana lo?"tanya melan karna hanya terlihat atap kamar


"aaa!!"aqilla reflek berteriak karna soni menghadapkan layar ponsel kearah wajah aqilla


aqilla mengambil ponsel itu dari tangan soni"hai!"sapa aqilla


"lagi ngapain lo qil?"tanya romeo


"hem gue jadi"ucap melan


"emangnya gue lagi ngapain?"tanya aqilla


"apa ini?"tanya aqilla,ia merasakan sesuatu yang mengeras dibawahnya


"ekhem!"dehem soni


"eh maaf om qila nggak sengaja"ucap aqilla,kemudian langsung turun dari atas tubuh soni


"siapa itu qil?"tanya melan


"om siapa si qil?"tanya romeo karna selama berteman dengan aqilla romeo tidak pernah tahu kalau aqilla mempunyai paman


"om ketemu gede"cerocos aqilla


"apa? jadi lo open BO?"tanya melan


"sembarangan aja lo mel"gerutu aqilla


melan tampak cengengesan"abis, omongan lo tadi bikin gue mikir yang enggak enggak sih"kata melan


"ck dasar sahabat lucnut lo"umpat aqilla


"ya maaf"sahut melan


"gimana?,jadi nggak jalan jalan besok?"tanya romeo


"em gue harus minta izin sama bokap dulu rom,besok gue kabarin lagi jadi atau nggak nya"jawab aqilla


"tumben lo minta izin dulu? biasanya main cus aja"tanya melan heran


"kan biasanya,sekarang gue lagi nggak biasa soalnya"aqilla sengaja memberi jawaban seperti itu


derrrttt ponsel soni bergetar


"hem"sahut soni


"pa aku mau ngajak teman teman main kerumah,mau makbar(makan bareng)"kata azka dari seberang sana


"silahkan,urus semuanya sendiri,beritahu teman teman kamu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan"sahut soni


"satu lagi,beritahu mereka jangan berkeliaran kemana mana,cukup dihalaman belakang saja"kata soni


"baiklah pa,nanti jam delapan malam aku pulang"ucap azka


"hem"sahut soni


tut


soni mematikan panggilan telfon,kemudian menelfon bagian dapur"mira siapkan beberapa makanan ringan dan minuman ringan untuk azka dan teman temannya, jam delapan nanti mereka datang"kata soni kepada mira


"baiklah"sahut mira diujung telfon


"siapkan makan malam untuk ketiga tamu tamu saya juga"kata soni lagi


"baik tuan,saya akan segera menyiapkannnya"sahut mira lagi


"ya sudah"ucap soni,setelah itu soni mematikan panggilan telfon


"suaranya rada mirip sama suara pak soni,seksoi banget"celetuk melan


"ck apaan si lo mel"gerutu aqilla


"gue serius qila sebenarnya dia itu siapa?"tanya romeo,entah kenapa hati nya terasa panas saat mendengar suara laki laki dikamar aqilla


"dia itu om gue,saudara jauh dari nyokap gue"jawab aqilla


"udah dulu ya guys,besok gue kasih kabar ke kalian,bye!!"aqilla langsung mematikan panghilan video


"hampir aja ketahuan,bisa hancur reputasi gue kalau mereka sampai tahu gue udah nikah"rutuk aqilla dalam hati


"sekarang sudah sore,cepat kerjakan PR kamu setelah itu mandi"kata soni


"iya om"sahut aqilla


ditempat lain..


monica sedang bersenang senang dengan teman laki lakinya


"terusin beibh!"desahnya


setelah puas melakukan maksiat monica akhirnya tertidur dipelukan reino,pacarnya


dikantor..


"lo ikut nggak sel?"tanya danu kepada sella


"ikutlah masak enggak,yang harusnya nggak ikut tuh dia"sahut sella sambil melirik kearah alya


"atas dasar apa kamu melarang alya ikut?"tanya danu,ia merasa kesal dengan sikap sella


" sehari ini saja saya minta kamu untuk tidak membuat masalah"pinta boy kepada sella,ia sudah muak dengan kelakuan sella


sella terdiam mendengar permintaan boy"selalu saja berpihak sama alya"gerutu sella


"lihat saja apa yang akan ku lakukan kepadanya"gumam sella


deg!


azka dan axel saling lirik


"malam ini aku akan membuatnya menjadi hidangan penutup"dalam hati axel


maaf di bab sebelumnya terlalu banyak kata (langsung)sekarang sudah diperbaiki,bagi yang berminat silahkan dibaca ulang🙏🙏