(3) Vampire

(3) Vampire
23 vampire



diapartemen tempat sea dan yang lainnya tinggal..


naina termenung menatap keluar jendela


"penampilanku sudah berubah drastis,aku sudah seperti tante dan keponakan saat sedang bersama nathan "gumamnya sedih


naina sudah bertekat walaupun ars sudah mendapatkan ingatannya kembali naina tidak akan mau tinggal dimansion lagi


dia lebih memilih menutup diri dan tidak akan membiarkan orang lain tahu tentang dirinya


"sudah lah nai,percuma saja kita bersedih,lebih baik kita nikmati sisa umur kita untuk berbahagia"ucap salsa,salsa berusaha menghibur naina walaupun hatinya sangat sedih


"aku tidak bisa melakukan itu sa,"sahut naina sambil berlinang air mata


elin sangat sedih melihat kedua menantunya bersedih"harusnya aku mengatakan kepada mereka siapa nathan dan bimo sebelum mereka menikah dulu"dalam hati elin


penyesalan memang datangnya belakangan


author:bayangin guys,si istri sudah tua sedangkan si suami masih awet muda dan bertambah gagah pula)๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…


"harusnya aku tidak mempermasalahkan ini karna sejak awal aku sudah tahu akhirnya akan seperti ini"gumam naina


"oma!!!"suara panggilan rayhan memecahkan lamunan naina


"cucu oma!"naina mencoba tersenyum kepada rayhan


kini giliran salsa yang meratap sambil memandang pemandangan diluar apartemen"beginilah resikonya menikahi manusia setengah vampire"gumam salsa


"kasihan mama sama tante "gumam sea


diperusahaan saatrawijaya..


nathan dan bimo sibuk berkutat dengan dokumen dimeja mereka masing masing


"huh kapan ini akan selesai?,aku sudah sangat merindukan istriku"ucap nathan sambil membolak balik berkas


diruangan bimo..


"oh ayolah aku sangat merindukan istriku!"jerit bimo


"kau sangat keterlaluan dirga!"rutuk bimo,pasalnya dihari pertamanya dan nathan datang ke perusahaan dirga sudah memberikan mereka berkas sangat banyak hingga jam kerja para karyawannya berakhir pekerjaan keduanya masih sangat banyak


setelah tiga jam akhirnya berkas dimeja mereka selesai ditanda tangan


"sayang!!!aku sangat merindukanmu"teriak bimo girang


disini mereka sekarang,dijalan menuju apartemen tempat tinggal naina dan salsa


ting tong..


suara bel rumah berbunyi


sea bergegas membukakan pintu


"papa!! om bimo!!"pekik sea


degg!!


"nathan"gumam naina


salsa sangat panik memikirkan cara menghadapi bimo"bagaimana caranya aku menghadapi dia??"tanya salsa dalam hati


"mana??"tanya nathan kepada sea


sea langsung mengerti arah dari pertanyaan nathan


"tante salsa ada dikamar,kalau mama sedang didapur"jawab sea sambil tersenyum aneh


"ray,ayo ikut mama kekamar"sea mengajak rayhan pergi kekamar


melihat itu nathan dan bimo langsung salah tingkah


keduanya saling tatap"sana susul salsa"suruh nathan


"em baiklah"jawab bimo,tanpa menunggu lagi bimo langsung pergi menemui istri tercintanya


nathan langsung menemui naina didapur


"sayang!"nathan langsung memeluk naina dari belakang


"hm" sahut naina sambil menahan tangis


cupp!! "nathan mencium pipi naina


"aku sedang memasak"ucap naina


nathan melonggarkan pelukannya"iya deh"rajuknya


naina sangat bingung harus bersikap bagaimana"tunggu aku selesai memasak baru kita bicara"kata naina


"baiklah aku tunggu"jawab nathan,kemudian duduk dibangku meja makan sambil menunggu naina memasak


sementara itu dikamar..


saat bimo akan masuk kekamar ia melihat salsa menghapus air mata


"ekhem"berdehem


"oh sudah datang"ucap salsa,sebisa mungkin menunjukan senyumnya


"kenapa nangis??"tanya bimo sambil berjalan kearah salsa


"karna bahagia bisa ketemu kamu lagi"jawab salsa sambil memaksa senyum


"tidak semudah itu kamu bisa membohongiku"gumam bimo,tetap saja bimo menunjukkan senyum seolah dia percaya dengan yang dikatakan oleh salsa


tersenyum"kamu masih saja tidak berubah"kata salsa sambil membelai rambut bimo


'semuanya tidak akan pernah berubah,cinta ku juga tidak pernah berubah,tetap hanya untuk satu orang,yaitu kamu kamu dan kamu"sahut bimo sambil tersenyum manis kearah salsa


sejenak salsa merasa bahagia mendengar ucapan bimo"benarkah??"tanya salsa sambil tersenyum bahagia


"ini senyum yang aku mau"gumam bimo


"tentu saja"bimo menjawab


didapur...


"selesai"ucap naina


"mau ngobrol dimana??'tanya naina


"taman aja gimana??"tanya nathan balik


naina tampak berpikir sejenak"dikamarku saja, mama sama aniz sedang berada ditaman"jawab naina


nathan tersenyum samar"baiklah ayo"ajak nathan


sesampainya dikamar nathan langsung mengunci pintu


"mau ngapain?,kenapa pakai dikunci segala?'tanya naina sedikit panik


"aku hanya tidak ingin ada yang mengganggu perbincangan kita"jawab nathan


"oh"naina ber oh rio


nathan langsung berbaring ditempat tidur"huaamm!! aku jadi mengantuk!"ucap nathan


(author:kode keras๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ)


"bagaimana keadaan perusahaan yang ditinggal samuel??"tanya naina sambil sibuk membersihkan meja tempat make up


"cukup baik,karna soni mengelolanya dengan baik, sekarang abizar group menjadi perusahaan terbesar di asia"jawab nathan


"baguslah,setidaknya samuel bisa tenang karna harta dan aset ditinggalkannya berhasil berkembang berkali kali lipat"kata naina


nathan bangun lalu berjalan kearah naina"nanti saja melanjutkan beberesnya"kata nathan sambil mengangkat tubuh naina


"apa yang kamu lakukan!!"jerit naina


"tentu saja melakukan yang sudah seharusnya untuk dilakukan"jawab nathan sambil tersenyum genit


"aaa jangan macam macam kamu!!"ancam naina


nathan menurunkan naina diatas kasur


"berani ya nolak dan ngancam suami sendiri??"tanya nathan sambil menatap mata naina


"bukan seperti itu,aku geli aja,kok malah seperti tante tante sama berondong simpanannya"jawab naina sambil nyengir


nathan melengos mendengar alasan naina yang menurutnya sangatlah menyebalkan"baiklah,biarkan berondong ini melakukan tugasnya"dengan tatapan mes*mnya


"aaa apa yang kamu lakukan!!!"pekik naina


kerinduan dan hasrat yang tertunda selama puluhan tahun akhirnya lepas juga


begitu juga dengan bimo dan salsa,keduanya sedang asik melepas kerinduan


dikediaman azka dan alya..


al!!!"azka memanggil alya


"ya!,kenapa lagi??"tanya alya


"ambilin minum dong!!!"sahut azka


"minum aja minta ambilin,dikira aku ini pembantunya apa??"dengan terpaksa alya mengambilkan air minum untuk azka


"nih"setelah memberikan air minum alya bergegas menaiki tangga menuju kamarnya


azka langsung memuntahkan air yang diminumnya !! alya kenapa air ini rasanya asin!!"teriak azka"tunggu kamu!!"teriaknya lagi


dengan cepat azka berlari mengejar alya


"dapat"ucap azka saat dirinya berhasil menahan pintu yang akan ditutul oleh alya


alya langsung lari dan berlindung dibalik sofa yang berada dikamarnya


"maaf!!!!"pekik alya


'tidak semudah itu"sahut azka sambil menyeringai


"te terus kamu mau ngapain??"tanya alya panik,kakinya sampai gemetar


aksi kejar kejaran bak tom and jerry pun terjadi


alya sudah ngos ngosa"azka please!!!"pekik alya


"aku akan memberikanmu hukuman yang sangat berat!"ucap azka sambil menatap alya dengan tarapan aneh


grrepp!!!


azka berhasil menangkap alya


"berhasil!"ucap nathan lagi


"aaaaaa!! aku mohon lepasiikiiiin!"tubuh alya langsung menegang saat azka mendekatkan bibirnya ketelinga alya


"aku akan membuat kamu tidak bisa berjalan dengan baik"bisik azka sambil meniup daun telinga alya