(3) Vampire

(3) Vampire
38 vampire



dimansion...


alya saat ini sudah tertidur pulas..


azka masuk kedalam kamar dengan cara melompati balkon


seringaian dan tatapan lapar tertuju keleher putih alya yang tampak sangat menggugah selera


"a aku"azka mencoba menahan diri agar tidak menyakiti alya


naluri vampirenya terus memaksanya untuk menyakiti gadis yang sedang tertidur lelap itu


azka berkali kali memukul kepalanya sendiri agar tidak menyakiti alya


"em,azka,kamu sudah pulang??"tanya alya sambil mengucek mata


tap!


lampu mati


tepatnya sengaja dimatikan oleh rendi agar alya tidak melihat


tap!


lampu hidup kembali,tapi sosok yang mirip dengan azka yang dilihat oleh alya tadi tidak ada lagi ditempat


alya memegang tengkuknya yang meremang"apa aku salah lihat tadi ya?"tanya nya


disisi lain...


rendi menghajar azka karna nyaris membunuh istrinya sendiri


"sadar tuan muda! dia istri mu sendiri!"bentak rendi sambil menekan tubuh azka kedinding


azka tidak berontak"aku sudah mencobanya,tapi rasa haus ini sangat menyiksa"jawab azka


lama rendi terdiam.


"sepertinya inilah yang bisa ku lakukan untuk saat ini"ucap rendi


"maksud kamu apa om?"tanya azka


"aku akan mengantarkan alya pulang kerumah kakaknya,anda bisa menjemputnya setelah anda bisa mengendalikan diri"jelas rendi


"tapi"azka berusaha protes


"bunuh saya kalau tuan muda kesal dengan keputusan saya"kata rendi,kemudian rendi langsung pergi menemui alya


azka terduduk direrumputan..


"mungkin ini lah yang terbaik untuk saat ini,aku tidak bisa berjanji untuk tidak menyakiti kamu,rasa haus ini sangat menyiksa"gumam azka


tok tok tok


"nona alya ini saya rendi!"panggil rendi dari luar pintu kamar


ceklek...


alya membuka pintu dengan cepat karna setelah melihat sosok mirip azka tadi mata alya tidak bisa terpejam


"ada apa om?"tanya alya


"cepat kemas baju ganti sama pakai untuk bekerja besok,saya akan mengantar anda kerumah diana,setelah beberapa hari saya akan menjemput anda kembali"jelas rendi


"kenapa om?,apa ada kejadian yang saya tidak tahu?"tanya alya


"musuh tuan besar mengancam akan membunuh anda dan tuan muda kalau tuan besar tidak mengikuti keinginanannya"rendi terpaksa berbohong untuk menutupi kejadian yang sebenarnya


"oleh karna itu untuk sementara waktu anda harus tinggal bersama diana,saya juga akan menyuruh anak buah saya berjaga disana"tambah rendi lagi


"jangan jangan yang aku lihat tadi itu adalah"alya menutup mulutnya..


"ada apa nona"tanya rendi


"tidak ada"jawab alya cepat


"om rendi jangan kemana mana,tunggu disini saja ya" pinta alya,entah kenapa akhir akhir ini dirinya menjadi sangat penakut


rendi mengangguk kepala tanda mengerti


alya langsung mengemas pakaian dan perlengkapan yang ia butuh kan nantinya


"terus azka gimana om?"tanya alya khawatir


"tuan muda masih dikantor bersama tuan besar,tenang saja tuan muda aman disana"jawab rendi


"yang harus anda khawatirkan adalah keselamatan diri anda sendiri nona, bukannya tuan muda"dalam hati rendi


lagi lagi para asisten rumah tangga di suruh cuti secara mendadak


"ck,apaan lagi coba,lagi enak enakan tidur malah disuruh bangun"gerutu ria


"syuttt! jangan bicara seperti itu,nanti ke dengaran tuan"bisik mira


ria memutar bola matanya saking jengah dengan perkataan mira


mira menyungging bibirnya melihat sikap ria yang sembrono"yakin,kamu tidak takut dengan tuan rendi??"pertanyaan mira membuat ria menoleh seketika


"ma maksud kamu??"tanya ria


lagi lagi mira menyungging bibirnya"dimansion ini ada sebuah rahasia besar,kalau kamu ingin tahu maka aku akan memberitahumu tapi,setelah mengetahui kamu akan mati"jawab mira


deg!!!


"a apa?"ria langsung memucat


"hahaha becanda doang,ayo cepat bawa tas kamu"kata mira


mira langsung pergi kemansion meninggalkan ria"tunggu!"pekik ria


dimansion..


"kenapa hawa dimansion ini berbeda dari biasanya? apa cuma perasaan ku saja?"tanya ria dalam hati


"tuan!"aldo,salah satu anak buah rendi menghadap


"aku mohon jangan apa apakan mira"pinta aldo


rendi yang awalnya heran akhirnya mengerti"atas dasar apa kamu meminta seperti itu?"tanya rendi dengan tatapan tajam


"maaf kan kelancangan saya tuan!"aldo berlutut dihadapan rendi


"apakah nyawa pelayan itu sangat berharga bahkan lebih berharga dari nyawa majikan mu!!!"tanya rendi setengah berteriak


ruangan itu semakin dingin dan mencekam


"bubukan seperti tuan"aldo semakin gugup saat melihat kemarahan dimata rendi


"inilah yang membuatku tidak ingin berurusan dengan wanita,dia akan membuat orang yang semulanya patuh menjadi pembangkang!"kata rendi


deg!!


lagi lagi aldo dibuat gemetar


"aku hanya ingin mereka semua cuti untuk beberapa minggu,melihat reaksimu yang sangat berlebihan seperti ini aku jadi bersemangat"perkataan rendi sukses membuat aldo langsung bersujud didepannya


"saya mohon tuan,jangan lakukan itu"pinta aldo


"kamu sudah sangat membangkang aldo,aku memungutmu karna kamu dibuang oleh keluarga mu apakah kamu masih ingat??"tanya rendi


aldo adalah bagian dari keluarga rafael,saat itu aldo sangat lemah setelah kalah dari nathan dan bimo,rafael dan yang lainnya dengan teganya melempar dirinya kedasar jurang disaat dirinya sedang lemah, rendi yang awalnya mengikuti mereka untuk mengetahui tempat persembunyian mereka langsung mengurungkan niatnya,dirinya langsung turun kedasar jurang untuk menolong aldo


"tuan,jika perlu aku akan membayarnya dengan nyawaku,tapi tolong jangan apa apakan mira"permohonan aldo yang sangat berlebihan membuat rendi menjadi curiga


"jangan bilang kalau kamu memberitahu rahasia mansion ini kepadanya?!!"tunjuk rendi kearah mira yang sudah memucat


"rahasia? rahasia apa?"tanya ria,tentu saja dirinya hanya berani bertanya di dalam hati,ria jadi sangat penasaran


mira sampai lupa bagaimana caranya bernafas saat rendi berjalan mendekati aldo


"kau tau kan kalau klan kita hanya menghormati mereka karna apa??"tanya rendi sambil menyeringai


"ta tau tuan"jawab aldo gugup


rendi mendekati telinga aldo"jadikan dia bagian dari kita"bisik rendi


mata aldo terbelalak mendengar itu"ti tidak tuan,lebih baik anda bunuh saya saja,saya tidak bisa melakukan kepada orang yang saya cintai!"aldo menolak keras perintah rendi untuk menjadikan mira sebagai vampire


bruk!!!


"apa yang terjadi disini?"tibat tiba azka datang


"tidak ada tuan,aku hanya menguji kesetiaan anak buah ku saja"jawab rendi


"kalian pergilah"suruh rendi


ria dan pekerja lainnya langsung membawa mira keluar dari mansion


"sebenarnya ada apa si mir?,kenapa kamu kelihatan takut banget?"tanya ria heran


"jangan dijawab"tiba tiba aldo sudah berada dibelakang mereka


"semua rahasia di kediaman abizar tidak ada yang boleh tahu,tadi untung saja tuan muda datang kalau tidak,mungkin kita berdua sudah tinggal mayat"perkataan aldo sukses membuat mereka terkejut