
keesokan harinya...
soni berdiam diri dikamarnya,kamar yang gelap dan lembab tersebut menjadi tempat favoritnya
ia meminum darah seperti orang yang meminum wine
"ah aku sangat lelah hari ini"gumamnya sambil bersandar disofa
meskipun usianya sudah tua namun otot tangan dan perut kotak kotaknya masih tercetak dengan jelas
"aku sudah bosan menjalani hidup seperti ini,apa aku harus mencari pengalaman baru?"soni berdialog dengan dirinya sendiri
"menjadi dosen? ah aku tidak tahu banyak tentang mata pelajaran"ucap soni
dia yang bertanya,dia sendiri yang menjawabnya
"apa aku jadi guru saja?"tanya tanya lagi
tok tok tok
suara ketukan pintu
dalam sekejap soni sudah berganti pakaian menggunakan baju formal
tek!
soni menghidupkan lampu,kemudian baru membuka pintu
"ada apa?"tanya soni kepada aldo
"dibawah ada orang tua angkat tuan muda"jawab aldo
"mau mereka seni? "gumam soni
tap tap tap
soni berjalan menuruni anak tangga
"dia"gumam soni saat melihat defran
"aku yakin dia mengajak orang tua nya punya alasan untuk darang kerumah ini"gumam soni lagi
samsul bangkit ingin menyalami soni
"tidak perlu,silahkan bapak duduk"ucap soni
deg!
samsul menjadi malu karna penolakan soni
"oh ya,ada perlu apa bapak datang kesini? bukan kah tadi malam saya sudah memberikan uang yang bapak ingin kan"tanya soni
deg!!
"u uang apa yang anda maksud?"tanya samsul
defran langsung memucat..
"dia meminta uang satu milyar katanya bapak yang menyuruh meminta uang sebagai imbalan bapak mengurus azka selama ini"jawab soni
tadi malam defran datang kesini meminta uang itu
"apa!!"samsul langsung memegang dadanya
bibir soni tertarik sebelah"jadi anak anda meminta uang itu atas keinginannya sendiri"tanya soni
"ka kamu dasar anak kurang ajar!"tunjuk samsul kearah defran
"pak!"pekik yati
"anda benar benar anak yang tidak berguna defran"ucap soni
"aldo!,usir mereka keluar! aku tidak ingin anak dan menantuku merasa terganggu karna kehadiran mereka"kata soni
"siap tuan"sahut aldo
"maaf"ucap aldo kepada samsul dan yati
"pulang!"ucap samsul
samsul merasa sangat kecewa dan sedih,teganya defran meminta bayaran kepada soni menggunakan namanya
dirumah samsul..
samsul langsung mengusir defran dari rumah"pergi dari rumah ini!!."teriak samsul
"pergi jangan pernah kembali lagi!,anggap saja saya sudah mati,berpuas puaslah dengan uang satu milyar itu!!"teriak samsul
semua tetangga melihat keributan itu
"satu milyar itu sebanyak apa ya!??"tanya tetangga sebelah rumah samsul kepada suaminya
"sangat banyak bu"jawab suaminya
"pak dengarkan penjelasan aku dulu!"panggil defran
"pergi! aku tidak membutuhkan anak tidak tahu terimakasih seperti kamu! bukannya berbakti kamu malah mengotori nama si tua rentah ini demi keuntungan kamu sendiri"kata samsul
yati menangis memohon kepada samsul agar tidak mengusir defran
"pak tolong janhan usir defran,dia satu satunya anak kita"pinta yati
"kalau ibuk mau ikut dengannya silahkan!"ucapan samsul membuat yati sangat terkejut
"hanya karna anak tidak tahu diri itu bapak tega mengusir kami?"tanya yati
"uang satu milyar itu tidak ada apa apanya bagi mereka! apa bapak tidak melihat rumah mega mereka yang super besar itu!?"tanya yati
"sepertinya kalian berdua sudah tidak bisa tertolong lagi"ucap samsul,dirinya sangat kecewa melihat anak dan istrinya yang serakah itu
jder!!!
defran tidak percaya samsul tega berkata seperti itu
"hanya karna azka bapak tega berkata seperti itu kepada ibu?"tanya defran
"untuk apa kamu marah? kamu ingin tahu yanh sebenarnya?"tanya samsul
"hiks pak sudah pak ibu mohon"yati bersimpuh dikaki samsul agar samsul tidak melanjutkannya
"aku menemukan ibu mu dipinggir laut,dia ingin melakukan bunuh diri,untung saja saya mengentikannya tepat waktu"ucap samsul
deg!
defran langsung terduduk dilantai
"dia ingin bunuh diri karna dia hamil diluar nikah"jelas samsul
"pak!!"pekik yati
defran sudah tidak bisa menahan tubuhnya lagi
"dia menjual dirinya hanya demi mendapatkan uang untuknya berfoya foya bersama teman temannya,saya menikahi ibu mu hanya karna saya merasa kasihan terhadapnya dan kamu,tapi apa yang saya dapat?? kalian berkali kali menyakiti saya!!!!"ucap samsul berapi api
"ti tidak,itu tidak mungkin!!!"teriak defran
"hufh,akhirnya plong juga rasanya"samsul memegang dadanya
"sekarang pergilah,kalian sudah mendapatkan uang satu milyar itu"usir samsul
"pergi!!!"teriak samsul
"pak ibu mohon jangan usir ibu"yati menangis memohon kepada samsul
"mulai hari ini kamu bukan lagi istri ku,aku samsul sudah menjatuhkan talakku kepada mu"ucap samsul dengan lantang
duk!
yati terduduk lemas
karna yati dan defran tidak kunjung beranjak,samsul mengemas pakaian miliknya lalu pergi meninggalkan rumah itu
"untung saja aku masih punya simpanan uang"gumam samsul sambil merogok kantong celananya
samsul menghitung uang lembaran seratus ribu yang hanya ada tujuh lembar"aku akan mencari tempat kos yang murah"ucapnya pelan
aldo langsung menghampiri samsul yang tampak bingung harus pergi kemana"pak!"panggil aldo
mata samsul langsung berkaca kaca"tolong beritahu azka,saya tidak pernah meminta bayaran,saya tulus merawatnya"ucap samsul sambil menangis
"saya sudah tahu semuanya pak,saya melihat dan mendengar semuanya karna tuan soni meminta saya mengikuti bapak saat bapak pergi dari mansion tadi"jelas aldo
"syukurlah kalau begitu"ucap samsul
"bapak ikut saya dulu sekarang"ajak aldo
"tidak perlu,saya tidak mau merepotkan tuan soni,saya sudah sangat malu karna defran"tolak samsul
"apa bapak tidak mau bertemu dengan istri tuan azka? menantu bapak?"tanya aldo
"apa? azka sudah menikah?"tanya samsul
"iya,semuanya terjadi sangat mendadak,kami tidak sempat memberitahu bapak"jawab aldo
samsul langsung mengikuti aldo pulang ke mansion
"silahkan masuk tuan"ucap rendi
samsul sedikit membungkuk saat melewati rendi, karna dia merasa tidak pantas untuk dihormati
aldo membawa tas milik samsul masuk kedalam
"tidak,tas saya mau dibawa kemana?"tanya samsul
"saya membawanya kekamar anda tuan"sahut aldo
"a apa! sa saya hanya singgah sebentar saja"tolak samsul
"mulai hari ini anda akan tinggal disini"kata rendi kepada samsul
"tapi!,,
"jangan menolak lagi pak samsul"ucap soni
tap tap tap
soni berjalan menuruni tangga
"bapak!"azka sangat senang melihat kehadiran samsul
"azka!"mata samsul mulai berkaca kaca.
azka langsung memeluk samsul
"mana istri mu nak?"tanya samsul
"itu"tunjuk azka kearah alya yang sedang berjalan kearah mereka
"pak samsul!"ucap alya
"nak alya istri kamu?"tanya samsul kepada azka
"iya"jawab azka
samsul sangat bahagia karna azka mendapatkan istri yang baik seperti alya