(3) Vampire

(3) Vampire
16 vampire



ars kecil panik bukan main saat menyadari foto pemberian ibunya entah dimana"sukurlah masih ada"ars menyimpan foto tersebut dengan sangat aman


saat pagi tiba ars kecil diam diam menyelinap keluar dari panti asuhan


ketika sedang melakukan pelarian ars kecil tidak sengaja menabrak seseorang


bukk!!


"auh! "eluhnya sambil menggosok jidatnya


tubuhnya gemetar saat melihat sepasang kaki dihadapannya


ia merasa lega saat melihat kearah wajah orang tersebut


"om"sapa ars


"kenapa sendirian disini?"tanya ars


beberapa menit yang lalu....


saat sedang mengemudi mobil ars tidak sengaja melihat seorang anak kecil memanjat pagar panti asuhan,karna merasa pernah bertemu dengan anak kecil tersebut ars akhirnya mengikuti kemana anak kecil itu pergi


krucuk krucuk


suara perut ars kecil menarik perhatian ars


"lapar?"tanya ars


ars kecil mengangguk


"ikut saya"ajaknya


ars langsung membawanya menuju restauran terdekat


saat sedang makan ars kecil mengeluarkan foto yang diberikan oleh ibunya


"apa om kenal cama olang ini??"tanya ars kecil


"mana?"tanya ars


"ini"ars kecil memberikan selembar foto tersebut


"ini,,,


bukankah dia om soni??"gumam ars


"hah! om kenal ya??"tanya ars kecil dengan girang


ars membalik foto itu dan melihat alamat rumah yang tertera berbeda dengan alamat rumah soni yang sekarang


"alamat nya berbeda,apakah om soni pernah tinggal dialamat ini??"gumamnya lagi


"sea,siapa dia??"tanya ars saat melihat dibagian pinggir foto tertulis nama sea


"mama"jawabnya sambil asik meminum jus


"oh"


"sebaiknya aku membawa anak ini ke tempat om soni,entah om soni mengenalnya atau tidak aku tidak peduli"dalam hati ars


"baiklah om akan mengantar kamu ketempat orang ini"kata ars


"yey!"seru ars kecil gembira


"cepat habiskan jusnya"suruh ars


ars kecil dengan cepat menghabiskan jus buah naga tersebut


diperjalanan..


"sekarang mama kamu dimana??"tanya ars


"mama dikulung"jawab ars kecil


"dikurung??"tanya ars lagi


"iya"jawab ars kecil


entah kenapa tiba tiba hati ars menjadi sakit saat mendengar jawaban ars kecil


perasaan marah,sedih dan tidak berdaya menjadi satu


"ada apa dengan ku??"tanya ars dalam hati


sambil memegang bagian dadanya yang terasa nyeri


sesampainya dimansion abizar


ars langsung membawanya masuk


"om,ada anak kecil nyari om nih,jangan jangan om diam diam nikah lagi"kata ars


"apa kamu bilang?!!"seru soni ia begitu kesal mendengar perkataan ars


"hei, darimana kamu menemukannya??"tanya soni saat melihat ars kecil


"tanya saja sendiri,aku sibuk"ars langsung pergi begitu saja


"ck,dasar"gerutu soni


"siapa nama kamu??"tanya soni


"kalau dilihat lihat anak ini sangat mirip dengan ars"gumam sonu


"namaku memang alc om"jawab ars kecil


"alc??"tanya soni


"bukan,tapi alc"jawabnya lagi


soni tampak bingung menanggapinya


"a"tanya soni


ars kecil mengangguk


"L"tanya soni lagi


"bukanL,tapi L(R)"kata ars kecil


"R?"tanya soni


ars kecil mengangguk lagi


"c?"tanya soni


"bukan c,tapi s"jawab ars kecil


"a,r,s??


hah?!! ars!!??"tanya soni setengah berteriak


lagi lagi bocil itu mengangguk


ars kecil mengeluarkan selembar foto yang disimpannya


"wah milip!"serunya sambil melihat kearah foto


soni mengambil foto itu dan..


"ini benar benar foto ku"kata soni


kemudian membalik foto tersebut


"ini alamat mansion yang lama"gumam soni


mata soni membelalak saat melihat tulisan di bagian sudut


"dari sea,tolong lindungi anakku"


"siapa nama mama kamu??"tanya soni lagi untuk memastikan kebenarannya


"sea"jawabnya


degg!!


"a apa?? sea?"tanya soni


"ternyata dia anak ars dan sea"gumam soni lagi


"em,kalau boleh tahu dimana mama kamu sekarang??"tanya soni


"dikulung,oma nai,oma sa,oma nis cama eyang elin juga dikulung"jawab ars kecil


degg!!!


lagi lagi soni dibuat terkejut oleh pernyataan ars kecil


ia langsung terduduk dilantai


"a apakah semua itu benar??"tanya soni sekali lagi untuk memastikan kebenarannya


lagi lagi ars kecil menggangguk


"ternyata mereka masih hidup"gumam soni


"re rendiiiiii!!!!"teriak soni


rendi berlari kalang kabut masuk kedalam mansion


"iya tuan"jawab rendi


"tolong jaga anak ini,aku ada urusan"kata soni


setelah itu soni langsung pergi


rendi tampak bingung melihat seorang anak kecil berada dirumah bosnya yang terkenal kejam


"siapa nama kamu??"tanya rendi


"alc"jawabnya


"al aja kenapa sih,pake ditambah c segala"gerutu rendi


"bukan al,tapi alc"kata ars kecil


"iya,alc"jawab rendi


"bukan!!"bentak ars kecil


"terserah kamu"rendi menjadi kesal


ditempat lain..


"kita tinggal disini"azka membuka pintu apartemen


"oh"alya hanya ber oh ria


apartemen itu memiliki dua kamar,satu ruang tamu dan dapur


cukup luas untuk ditinggali dua orang


"kamu tidur dikamar atas,aku di kamar bawah"kata azka sambil berjalan menuju kamarnya


alya hanya diam saja


kemudian berjalan menuju kamar atas


ceklek..


"wah!!!"seru alya


ceklek,alya membuka pintu lemari


"wah!!"lagi lagi alya dibuat tercengang


semua berlengkapan sudah tersusun rapi


"huff"alya menutup mulutnya saat melihat kearah meja rias


semua perlengkapan make up sudah tertata rapi diatasnya


"bukankah lisptik ini harganya sangat mahal??"tanya alya


alya merasa kesal karna menurutnya azka sudah membuang buang uang


"ah sudah lah,"alya memilih tidak mau memperpanjang masalah


"empuk banget!!"seru alya girang sambil berbaring diatas kasur


tidak terasa alya malah tertidur


tiga jam kemudian..


"huaaamm!!!"


"jam berapa sekarang??"alya meraih ponsel nya yang berada diatas nakas


"hah!! jam satu!!"pekik alya


cepat cepat alya mencuci wajah


kemudian turun kelantai bawah


"bau gosong "gumam alya


"ngapain??"tanya alya saat melihat azka berada didapur


"nih,cepat makan mumpung masih hangat"azka menunjukkan nasi goreng dengan toping telur ceplok yang sedikit gosong diatasnya


glekk!!


alya menelan ludahnya dengan susah payah


"mungkinkah ini hari terakhirku??"dalam hati alya


"kok bengong??"tanya azka


"oh iya maaf"alya langsung meraih piring berisi nasi goreng yang disodorkan oleh azka


dengan ragu ragu alya menyendokkan nasi itu kedalam mulutnya


"gimana?? enak nggak??"tanya azka


"kok enak ya?"dalam hati alya


alya menjawab dengan anggukan


"syukurlah"ucap azka


tanpa banyak bicara alya langsung melahap habis nasi goreng itu


"kenyang!!"alya sangat puas dengan nasi goreng buatan azka


"mm kamu nggak makan??"tanya alya saat menyadari ternyata hanya dirinya yang sibuk makan sedangkan azka tidak


"aku sudah makan duluan,nunggu kamu lama banget"tentu saja azka berbohong soal itu


azka lebih tertarik dengan darah dibandingkan dengan makanan manusia


"oh"alya ber oh ria


"oh ya,makasih udah nyiapin semuanya"ucap alya dengan tulus


"sama sama"jawab azka dengan gaya cueknya kemudian beranjak pergi menuju ruang tamu


bersambung...