(3) Vampire

(3) Vampire
45 vampire



maaf masih berantakan🙏🙏


"kak!"sapa alya dengan suara lemah


"hiks kakak kira kakak sudah kehilangan kamu dek"ucap diana sambil menangis


alya sangat bahagia karna diana sangat menyayangi nya"kakak nggak usah mikir yang aneh aneh"sahut alya


"hiks gimana kakak nggak mikir yang aneh aneh coba,boy ngasih tau kakak katanya kamu tiba tiba pingsan dan kamu kekurangan darah!"omel diana


"sekarang aku udah nggak apa apa"ucap alya


"tubuhku sangat lemah,rasanya aku tidak sanggup bergerak"gumam alya


azka menatap alya dengan perasaan sedih"masfkan aku al,aku tidak tahu benih dariku membuat kamu tersiksa dan membuat kamu nyaris kehilangan nyawa"gumam azka


"om bagaimana kalau bayi itu digugurkan saja?"tanya azka melalui isyarat mata


"tidak bisa,janin itu bukan janin manusia biasa yang dengan mudah nya digugurkan"jawab sean dengan isyarat mata


soni langsung merangkul bahu azka"ikut papa keruang kerja sebentar"ajak soni


"al,aku pergi sebentar"ucap azka


alya menjawabnya dengan anggukan


diruang kerja..


"ada apa pa?"tanya azka


"nyawa alya bisa selamat kalau kamu bisa membuat membuatnya meminum darah setiap harinya satu kantong"jawab soni


deg!!


"bagaimana aku bisa melakukan itu??"tanya azka"aku tidak mau dia mengetahui siapa aku yang sebenarnya"ucap azka


soni mengambil sesuatu didalam lemari


"papa sudah mencampur darah segar ini dengan madu dan perisa strawberry,alya tidak akan tahu kalau ini sebenarnya darah"jelas soni


azka langsung mengambil "terimakasih pa"ucap azka,kemudian ia berlari menuju kamarnya


"minum ini al!"suruh azka


alya mengernyitkan dahinya melihat cairan merah yang mirip dengan darah berada digelas


"apa ini?"tanya alya sambil meraih gelas tersebut


"jus"jawab azka asal


alya mengendus baunya"aroma strawberry dicampur madu,tapi apa yang merah ini?"tanya alya karna setaunya warna strawberry dan madu tidak seperti itu


"minum saja"azka mengambil gelas itu dari tangan alya lalu menyodorkannya ke mulut alya


"enak,manis"ucap alya


"kamu akan meminum minuman ini setiap hati,diminuman ini sengaja aku masukkan vitamin menambah darah agar kamu tidak perlu minum pil lagi"kata azka


alya menanggapinya dengan anggukan


ruang tamu..


"cepat sekali dia kembali"gumam bani saat melihat rendi sudah kembali


tap tap tap


rendi menaiki tangga menuju kamar azka


"ini darahnya tuan"ucap rendi,tatapannya tidak sengaja melihat kearah diana"ck kenapa dia juga ada disini"gerutu rendi dalam hati


sean mengambil darah yang dibawa oleh rendi dan menyimpannya ditempat khusus agar tidak beku


"azka,apa kamu bisa menggantikan kantung darah itu apabila darah yang dikantung ini habis?"tanya sean kepada azka


"bisa"jawab azka


"baiklah kalau begitu saya mau pulang dulu"kata sean


"terimakasih dok"ucap alya


"sama sama"sahut sean


azka langsung mengantar sean kebawah


"kenapa bisa tiba tiba kurang darah?"tanya diana"perasaan tadi kamu baik baik aja deh"ucap diana heran


"nggak tau kak,tiba tiba saja tubuhku rasanya lemas"jawab alya jujur


"aneh"gumam diana


ruang tamu..


"om kami pulang dulu,terimakasih sudah menjaga rayhan"ucap sea


"sama sama"sahut soni


rendi menatap mereka dengan perasaan jengah"memang sudah hukum alam"gerutu rendi


rendi merasa kesal karna jelas jelas dirinya yang menjaga rayhan,bukan soni. tapi malah,soni yang mendapatkan ucapan terimakasih


"teimakasih juga buat om rendi karna sudah mengajak rayhan jalan jalan"ucap sea


senyum langsung terbit diwajah datarnya"sama sama"sahut rendi


setelah mereka semua pulang azka dan soni kembali kekamar untuk melihat keadaan alya


"pa,apa benar papa kalau marah langsung menyiksa orang itu dengan melepakan persendiannya satu persatu?"tanya alya sedikit takut


soni tampak terkejut mendengar pertanyaan alya"untuk apa aku melepas persendian mereka,tinggal dilempar kekandang oren saja sudah beres"jawab soni dengan ekpresi datar


deg!


alya dan diana terkejut mendengarnya


"oh iya,ini kan mansion milik ABIZAR GROUP,kenapa alya bisa disini?"tanya diana dalam hati


"saya tahu kebingungan kamu"ucap soni


deg!!


"apa!"pekik diana


dibawah,rendi menjadi kesal mendengar suara pekikan diana yang menurutnya sangat menyebalkan"dasar betina,suara teriakan nya melebihi suara jeritan kelelawar"gerutu rendi


"beneran?"tanya diana lagi


soni menjawabnya dengan anggukan"manusia memang sangat merepotkan"gerutu soni dalam hati


"jaga diri kamu baik baik ya al,kakak pulang dulu"ucap diana


"iya"sahut alya"hati hati ya kak"ucap alya


"ya!"sahut diana


"saya pulang dulu om"ucap diana pelan


soni mangganggukkan kepalanya


"rendi antarkan diana pulang!"suruh soni,rendi tahu kalau diana datang kemansion menggunakan taksi


rendi langsung lemas mendengar perintah tuannya"baik lah tuan"sahut rendi


"ti tidak usah om"tolak diana


"tidak apa apa tidak perlu sungkan"ucap soni ekspresinya lebih datar dari tadi


"ya baiklah"diana akhir nya pasrah,dirinya tidak berani memprofokasi soni lagi


"sebenarnya agak canggung rasanya harus memanggil dia om karna dia terlihat tiga tahun lebih tua dari ku"gumam diana


"dia tidak tahu saja aku seumuran kakeknya"gumam soni


"mari saya antar,silahkan nona diana"ucap rendi


diana menatap rendi aneh"ada apa dengan orang ini?"tanya diana dalam hati


dimobil...


hening...


"kenapa kau harus terjebak dengan wanita ini lagi"gerutu rendi dalam hati


"kenapa lagi dia lihat lihat kesini? dia pasti lagi mikir yang aneh aneh"gumam diana


rendi langsung menoleh"pede,nafsu juga nggak"umpat rendi


"apa kamu bilang barusan??!?"tanya diana


"bukannnya kamu yang mulai lebih dulu? kamu mengatakan saya memikirkan yang aneh aneh!"ucap rendi


deg!


"apa dia iya mendengar gumaman ku?"tanya diana dalam hati


"kapan saya bilang seperti itu!!!"teriak diana kesal


pertengkaran diantara mereka berdua pun terjadi


rendi dipeduli itu sedang berada di tol,dia langsung meminggirkan mobil nya


"betina rata rata nggak mau mengakui kesalahannya waluaupun dia tau dia bersalah "ucap rendi kesal


"rendi!!"bentak diana


"diana!!"bentak rendi balik


'jangan harap aku akan mengalah"gumam rendi


tok tok tok


ada yang mengetuk kaca mobil


rendi menurunkan kaca mobilnya


"selamat siang pak,apakah anda tidak melihat tanda itu?"tanya polisi kepada rendi


deg!!


"aku lupa kalau sedang Berada di jalan tol"gerutu rendi


polisi itu langsung memberikan surat tilang kepada rendi


"harap bapak datang besok"ucap polisi itu


"semua ini karna kamu!"rendi menyalahkan diana


"apa!! berani beraninya kamu menyalahkan ku!"bentak diana


aksi jambak menjambak pun terjadi


polisi yang menilang mobil rendi tadi kembali menghampiri mereka


dikantor polisi..


rambut keduanya terlihat acak acakan


"jadi kalian bukan suami istri?"tanya polisi


"bukan!"jawab mereka serentak


"saya tidak sudi punya suami kayak dia"ucap diana sambil melirik rendi


"saya juga tidak sudi punya istri seperti dia!,barbar tidak ada feminimnya sedikitpun"ucap rendi


"kamu!"


aaaaa!!!


rendi memekik karna diana menarik rambutnya


"mampus!"ejek diana


"berhenti!!"bentak polisi itu