(3) Vampire

(3) Vampire
64 vampire



saat ini sea sedang sendirian dirumah,dia sedang menunggu ars kembali dari perusahaan,setelah itu baru lah mereka bergi kekediaman soni


"lama amat??"tanya sea sambil bolak balik didepan pintu


jangan khawatir,saya akan menemanimu"sahut seseorang dari balik pintu


deg!


jantung sea langsung bergemuruh"su suara ini??"tanya sea,entah kenapa meskipun belum mengetahui siapa orang yang berada dibalik pintu itu,tapi suaranya membuat sea mengingat kembali hari hari buruk yang dialaminya saat dirinya di kurung di oleh rafael


"hehe ternyata kamu masih mengingat ku"ucap rafael


"rafael kamu kamu apakan penjaga diluar sana!!!"teriak sea,kakinya gemetar hebat


dengan susah payah sea berlari masuk kedalam kamarnya dan mengunci akses masuk termasuk jendela


"hiks ars dimana kamu??"tanya sea sambil meringkuk disudut kamar


dua menit kemudian sea mendengar suara langkah kaki mendekati pintu w


tok tok tok


"sea!!"panggil orang diluar sana


"ars!!"pekik sea,sea sudah berada di balik pintu pintu tapi dia masih takut untuk membukanya"benarkah dia ars? kalau bukan gimana?"tanya sea pada dirinya sendiri


tok tok tok


"sea!"panggilnya lagi


"kalau kamu ars kamu pasti tau tau jam berapa rayhan lahir"pancing sea


"rayhan??"tanya orang itu


lama tidak ada jawaban..


"tentu saja aku tahu,dia lahir jam 11:33"jawab orang itu


hening...


sejak tadi sea terus mengirim pesan krpada ars namun tidak sekalipun pesan itu dibuka oleh nya


"kamu memang benar benar ars,tunggu sebentar aku dandan dulu biar kamu bisa melihat penampilan q yang cantik dan fres"sahut sea


rafael sangat bahagia saat mendengar perkataan sea


"jangan lama lama"ucap rafael


"iya!"sahut sea


sambil ber urai air mata sea mencari benda yang bisa digunakan untuk memukul orang,sea belum pernah memberitahu ars tentang jam berapa rayhan lahir,bagaimana mungki. ars bisa mengetahuinya


diluar mansion..


ars terkejut saat memasuki halaman mansion ternyata tidak ada siapapun yang berjaga disana


"kemana semua orang??"tanya ars


"oh iya,tadi ada yang mengirim pesan"ars merogoh kantong celananya"dari sea"gumamnya


deg!


"berani beraninya dia menganggu istriku!"geram ars,namun ars tidak gegabah,dia masuk kembali kedalam mobil kemudian mengemudi keluar dari halaman mansion


"aneh,kenapa dia pergi lagi?"tanya salah satu bawahan rafael kepada rekannya


"mungkin dia mengira istrinya tidak ada dirumah"jawab rekannya


ars memarkirkan mobil nya dibawah pohon yang cukup jauh dari mansion,ars mondar mandir didepan mobilnya sambil memikirkan bagaimana caranya agar rafael tidak bisa mencium aroma tubuhnya


"parfum!!"seru ars,dirinya baru ingat kalau ada parfum sea yang tertinggal dimobil miliknya


ars langsung menyemprot semua parfum itu ketubuh rambut sepatu"selanjutnya ars membuka tutup botol itu lalu menuangkan isi botol itu ketelapak tangannya"selesai"ucap ars pelan,ars mengoles parfum itu kewajah leher dan tangannya


sambil mengendap ngendap ars melompati pagar bagian belakang mansion,ars melompat dan menempel di dinding


dengan susah payah ars mencongkel jendela menggunakan kukunya yang tajam


klek!


"akhirnya!"ucap ars lega


" jangan masuk!!!"pekik sea karna dia mengira rafael yang mencoba masuk kekamarnya


"sayang ini aku"ucap ars dengan suara sangat pelan


sea mengangkat kepalanya dan "ap!"ars langsung menutup mulut sea


"syutt!!"ars meletak tangannya di bibir tanda menyuruh sea untuk diam


sea langsung mengangguk kepala nya


"kalau aku membawa sea pergi dari sini,aroma tubuh sea hanya akan bertahan beberapa menit saja,rafael akan menyadari dengan cepat kalau sea sudah tidak ada diruangan ini"dalam hati ars


ars mengambil baju sea yang lain dan menyuruh sea berganti pakaian,setelah itu ars menaruh baju yang dipakai sea tadi di dekat pintu kamar"percayalah padaku,"bisik ars ketelinga sea


lagi lagi sea hanya bisa menjawab dengan anggukan"tutup mata kamu"bisik ars lagi


sea langsung memejamkan matanya,setelah itu ars memeluk sea lalu melompat ke luar dari jendela,kemudian melompati pagar rumah,saat ini mereka berdua sedang berlari menuju mobil yang diparkir ars tidak jauh dari mansion


"masuk cepat!"ars menyuruh sea cepat cepat masuk ke mobil


ars langsung mengemudikan mobil nya dengan kecepatan tinggi


rafael mulai merasa seperti ada yang tidak beres didalam sana"sea!!!"panggilnya


hening...


"sea jawab panggilan saya!"panggil rafael


"jangan jangan dia kabur?"tanya rafael dalam hati


tanpa berlama lama lagi rafael langsung membuka paksa pintu kamar itu menggunakan kukunya yang tajam


mata rafael langsung memerah saat melihat jendela yang terbuka


"cepat kejar mereka!!!"teriak rafael kepada anak buahnya


"aku akan membunuh siapapun yang berani mengambil sea dariku!"teriak nya


seluruh kamar menjadi berantakan karna ulah rafael


"hiks mama!"jerit sea sambil menangis


"jangan menangis sayang,tenang saja ada aku,aku tidak akan membiarkan siapapun membuat kita terpisah lagi"ucap ars


ditempat lain...


azka,alya,axel dan boy sampai dimansion..


azka masuk kedalam mansion lebih dulu


deg!


saat melihat isi peti mati itu azka langsung berbalik dan menarik alya kedalam dekapannya agar alya tidak melihat isi dari peti mati itu


"siapa yang meninggal itu pa?"tanya azka kepada soni


"nadia,ibu dari rasya"jawab soni


axel dan boy ikut mematung dibelakang azka


"untung saja mental ku sudah sekuat baja,jadi aku tidak terlalu syok saat melihat kondisi mayat yang sangat mengenaskan seperti itu" boy berusaha meyakinkan dirinya sendiri


"om qila mau lihat isi peti itu"rengek aqilla karna sejak tadi soni terus melarangnya


"bukankah tadi kamu sudah melihatnya?"tanya soni


"kan cuma sekilas,nggak kelihatan banget"jawab aqilla


sementara itu..


brak!!


mobil yang dikemudi ars menabrak pohon yang berada dipinggir jalan


"sea!!"teriak ars,ars berusaha mengeluarkan sea dari dalam mobil


"aku harus membawanya pergi dari sini secepatnya"ucap ars panik


setelah berhasil mengeluarkam sea dari dalam mobil, ars langsung membawa sea melesat kekediaman soni


vampire yang mengejarnya tadi berhenti didekat mobil milik ars


"bos mobil nya menabrak pohon di pinggir jalan tapi tidak ada siapapun didalamnya!"vampire itu memberitahu rafael


"cepat kejar mereka!"teriak rafael dijung telfon


"aku akan membunuh kamu ars!!!!!"teriak rafael lagi


vampire itu langsung mematikan sambungan telfonnya


"ekhem!"dehem seseorang dibelakangnya


saat dia berbalik


deg!


"tu tuan aldo!"ucap vampire itu gugup


"saya bukan tuan mu lagi!!"teriak aldo


blhes!


tangan aldo tembus kepunggung vampire itu


blhes!


tangan aldo yang satu lagi menusuk bagian dadanya


srekk!


dengan santainya aldo menarik jantung vampire itu keluar


"bye!"ucap aldo sambil tersenyum puas


bruk!!


tubuh vampire itu perlahan berubah menjadi abu


aldo menatap jantung yang masih berdetak itu"rafael rafael,aku tidak akan membiarkan kamu menyakiti orang orang yang disayangi oleh penyelamat ku"ucap aldo


clas!!!


jantung ditangan aldo langsung pecah