(3) Vampire

(3) Vampire
66 vampire



keesokan harinya..


sea akhirnya terbangun setelah semalaman tidak sadar kan diri


"kamu sudah bangun sayang,apa ada yang sakit?"tanya ars penuh perhatian


sea langsung memerah saat melihat tatapan cinta dari sang suami,sea hanya menjawab dengan gelengan


"mana rayhan?"tanya sea


"sekolah"jawab ars


"oh"sea ber oh ria,satu minggu yang lalu sea dan naina mendaftarkan rayhan bersekolah di sekolah TK yang paling dekat dengan rumah


"mau makan apa?"tanya ars


"apa yang ingin ku makan?"tanya sea balik


"bukan kah kamu tahu apa saja makanan kesukaan vampire"kata sea sambil menatap ars kesal,bisa bisanya ars melupakan hal sepenting itu


"oh iya,maaf aku lupa kalau kamu sudah menjadi vampire"ucap ars tulus


sea tersenyum kearah ars


grep!


sea menarik tangan ars agar memeluk nya "kangen nih ceritanya?"ledek ars


sea langsung berbalik membelakangi ars"nggak mau ya udah!"ucap nya ngambek


ars tersenyum melihatnya"jangan ngambek gitu dong sayang"pinta ars sambil membalik tubuh sang istri agar menghadap kearahnya


"masih ngambek nih?"ledek ars


"nggak!"sahut sea,padahal masih kesal


ditempat lain..


aqilla memulai rutinitas pagi nya seperti biasa,bedanya pagi ini aqilla sedikit terlambat bangun dari tidurnya


"rasanya males banget mau pergi sekolah,badanku rasa lemes banget!!"ucap aqilla sambil


setelah mandi berganti pakaian menggunakan seragam sekolah aqilla langsung turun kebawah


"oh iya gue lupa,udah jam berapa sekarang??"tanya aqilla sambil merogoh ponsel di kantong celananya


"apa!!!"peki aqilla karna dirinya hampir terlambat


dimeja makan..


" om qila mau berangkat sekolah dulu,hari ini giliran qila piket jadi qila harus berangkat pagi pagi"ucap aqilla


"sarapan dulu"suruh soni


"nggak bisa,qila udah telat nih"aqila meraih tangan soni lalu mencium punggung tangannya setelah itu aqila langsung berlari keluar mansion


"tunggu dulu!!"panggil soni,namun aqilla sudah menghilang dibalik pintu


soni menggeleng kepala melihat tingkah aqilla


"mang! ojek!!"panggil aqilla saat melihat ada tukang ojek yang lewat


"kemana neng?"tanya tukang ojek


"ck,masak mamang nggak tau"bukannya menjawab aqilla malah mengomeli tukang ojek itu


"iya saya tau,ayo cepat naik"suruh tukang ojek itu


"nah gitu dong"ucap aqilla,kemudian aqilla langsung naik keatas motor


sesampainya disekolah tukang ojek itu kembali bertanya.


"kenapa neng naik ojek? tadi saya lihat neng keluar dari mansion mewah itu,kan mustahil kalau neng tidak punya mobil?"tanya tukang ojek itu


aqilla memberikan ongkos ojek nya


"saya cuma babu disana mang"setelahengatakan itu aqilla langsung berlari masuk kehalaman sekolah


"maaf gue terlambat!"ucap aqilla sambil mengatur nafas enak banget jadi lo ya!! gue capek capek bersihin kelas dan lo baru datang sekarang!!"bentak ratih


"kan gue udah minta maaf kenapa lo malah nyolot!"bentak aqilla balik


disisi lain..


soni baru saja sampai disekolah,dia sudah tidak memakai apapun diwajahnya,hanya saja kacamata,model rambut dan baju masih tetap sama seperti dihari pertamanya mengajar


"pagi pak!"sapa para siswi disekolah


soni hanya menatap mereka dengan tatapan datar


ketampanan soni tetap terlihat walaupun dia berdandan seculun mungkin


diruangan kelas 12 IPS masih terdengar suara keributan antara aqilla dan ratih


nana,musuh bebuyutan aqilla baru saja datang"eh cupu berani banget lo mengganggu sahabat gue!"bentak nana


"kenapa lo ikut ikutan,ini urusan gue sama dia! dan nggak ada sangkut pautnya sama lo!"kata aqilla


"jelas ada sangkut pautnya,ratih itu teman gue dan elo nyari masalah sama dia"sahut nana


soni yang tadi nya ingin pergi keruangannya langsung mengurungkan niat nya"kenapa lagi dia?"tanya soni dalam hati


"bangs*d lo!!!"teriak nana


"apaan lo anj*ng!!"balas aqilla


perkelahian pun terjadi 2 lawan satu karna kedua sahabat aqilla belum datang


"apa yang kalian lakukan!!!!"teriak soni marah saat melihat nana dan ratih mengeroyok aqilla


deg!!


jantung aqilla berdetak kencang saat mendengar teriakan soni


"mati gue!"rutuk aqilla


bruk!


"aduh!!"nana pura pura terjatuh


"hiks, aqilla yang mulai duluan pak" ratih ikut bersandiwara


"aish!! rambut gue!"rutuk aqilla sambil membenarkan ikatan rambutnya


mata soni menajam saat melihat salah satu kancing baju aqilla terlepas dan memperlihatkan bagian atas dadanya


plak!


soni menarik tangan aqilla dan menaruh buku yang dibawanya tadi"tutup dada kamu!"ucap soni


deg!


pipi aqilla langsung memerah


dengan cepat aqilla menutup dadanya menggunakan buku pemberian soni


melan yang baru datang dibuat terkejut karna penampilan aqilla yang berantakan"qila lo kenapa?"tanya melan panik


"gue nggak kenapa napa"jawab aqilla


tatapan soni beralih kearah nana dan ratih"berhentilah bersandiwara,akting kalian berdua sangat buruk"kata soni


nana dan ratih langsung memucat saat mendengar perkataan soni


tapi mereka berdua tidak mau mengalah"hiks bapak tega ngatain kami bersandiwara,jelas jelas aqilla menganiaya kami"kata ratih


"pak!"nana bangun dan pura pura terjatuh kearah soni


bruk!


duk!


nana langsung terjatuh kelantai,kali ini bukan sandiwara,nana benar benar jatuh dan keningnya membentur lantai


"wow nyaring banget!"celetuk aqilla sambil menahan tawa


nana terjatuh karna soni menggeser tubuhnya


"maaf,saya tidak biasa bersentuhan dengan wanita yang bukan keluarga saya"ucap soni tanpa melihat kearah nana


kring!!


bel sekolah berbunyi


"silahkan duduk dibangku masing masing!"soni menyuruh para muridnya duduk karna akan memulai mata pelajaran


ratih membantu nana berdiri


setelah semua muridnya sudah duduk,barulah soni memberi tugas kepada mereka"kerjakan soal halaman delapan sampai halaman 12"suruh soni


"aqilla ikut keruangan saya sekarang!"kata soni


"baik pak!"aqilla langsung bangun dari tempat duduknya dan mengikuti soni


"rasain lo!"ejek ratih


sementara nana sedang kesakitan sambil memegang keningnya yang benjol


setelah aqilla pergi romeo masuk.datang kekelas


"qila mana mel?"tanya romeo


"dipanggil pak soni keruangannya,tadi aqilla berantem sama duo cabe cabean"jawab melan


"apa!!"pekik romoe


semua mata menatap romeo dengan tatapan horor


"sorry"ucap romeo sambil sedikit membungkuk


"itu artinya aqilla akan mendapatkan hukuman dari pak soni?"tanya romeo dengan suara pelan


"kemungkinan terbesarnya si iya"jawab melan lagi


romoe terdusuk lemas"kenapa setiap kali qila dapat masalah gue selalu nggak ada buat dia" tanya romeo pada dirinya sendiri


melan memutar matanya saat mendengar itu


disisi lain.


tepatnya diruangan soni


"ikuti saya"kata soni kepada aqilla


aqilla melongo melihat ada pintu lain dibalik rak buku


"pintu apaan itu om?"tanya aqilla


ceklek!


soni membuka pintu kamar nya


"masuk!"suruh soni


aqilla langsung mengikuti soni masuk kedalam kamar


"wah!!!"aqilla sampai melongo melihat isi dalam kamar itu


tok tok tok


suara ketukan pintu


"tunggu disini"kata soni kemudian soni keluar dari kamar


"ini barang yang anda pinta tuan"kata aldo sambil memberikan bag berisi baju seragam


sebelumnya soni sudah mengirim pesan menyuruh aldo membeli baju seragam baru untuk aqilla


"teimakasih"ucap soni


"sama sama tuan"setelah itu aldo langsung melesat pergi


soni kembali lagi kekamar..


"cepat ganti baju kamu,setelah itu cepat kembali kekelas"suruh soni,setelah itu soni langsung keluar dari kamar


"baju seragam"gumam aqilla


aqilla langsung memakainya