(3) Vampire

(3) Vampire
88 vampire



dalam hati soni dia sangat bahagia


"trus gimana tentang kak ria?"tanya aqilla


"kejadian tadi tidak ada yang boleh mengetahui nya"bukan diki yang menjawab,tapi soni lah yang menjawab nya


aqilla melan dan romeo saling tatap


"ba bagaimana bisa?"tanya romeo


"jika ada orang lain yang tahu,maka orang itu harus dihilangkan dari muka bumi ini"ekspresi soni berubah sangat dingin


deg!!


romeo,melan aqilla memucat


"jadi,jangan pernah beritahu siapa pun termasuk anggota keluarga kalian"kata diki


ketiga nya langsung mengangguk tanda mengerti


"anda tidak perlu mengkhawatirkan mereka,saya jamin mereka tidak akan mengatakan apapun kepada orang lain"kata diki kepada soni


"bagus"sahut soni


"saya ada urusan,nanti aldo dan beberapa rekannya akan berjaga disini"setelah mengatakan itu soni langsung beranjak pergi


"baiklah!"sahut diki


"hufh!


diki menarik dan menghembus nafas dengan kasar


"kenapa payah takut banget sama om soni?"tanya aqilla"apa ayah diancam?"tanya aqilla


diki melihat kearah aqilla "kenapa kamu berfikir seperti itu?"tanya diki balik


"soal nya.."soni menggit kukunya


"soalnya om sopan banget sama pak soni,padahal jelas jelas om lebih tua dari nya"kali ini romeo yang berbicara


diki terdiam..


"anak tuan soni adalah sahabat saya,mau tidak mau saya harus menghormatinya sebagai ayah dari sahabat saya"jalawab diki


"sudah,saya masih ada pekerjaan"diki cepat cepat pergi dari sana


"dasar anak kecil"rutuk diki dalam hati


dimansion abizar


"papa kenapa?"tanya alya kepada azka


"bukan papa,tapi ria"jawab azka


"loh,kak ria kenapa?"tanya alya lagi


"dibunuh"jawab azka singkat


deg!!


"apa!!"pekik alya,air mata mulai memenuhi pelupuk mata


"sudah lah,jangan bersedih"ucap azka


azka menghela nafas"aku merasa bersalah sudah melawan papa"ucap azka


"bukan salah kamu,aku lah yang bersalah,aku yang memaksa untuk keluar rumah"sahut alya


azka meraih dagu sang istri"tidak,kamu tidak bersalah,aku yang tidak bodoh,melindungi istriku saja aku tidak bisa,bagaimana aku bisa mengambil keputusan untuk diri ku sendiri azka


tok tok tok


suara ketukan pada pintu


"buka!"azka menyuruh alya membuka pintu


ceklek


"papa!"ucap alya


"papa?"tanya azka sambil berjalan menuju pintu


"aku harus memberitahu kamu apa yang tidak kamu ketahui"kata soni sambil menatap azka dengan tatapan sendu


"masuk pa"ajak alya


didalam kamar azka..


soni duduk disofa kamar itu


"azka,bukankah kamu tahu ada sesuatu didalam tubuh kamu?"tanya soni


deg!


alya terkejut mendengarnya


"pa,disini ada alya!"ucap azka


"tidak apa apa,sudah seharusnya dia tahu,alya sebenarnya anak dari gerald dan airin"jelas soni


azka melihat kearah alya"tidak mungkin pa!"ucap azka,dirinya tidak mau percaya begitu saja


"semua akan menjadi mungkin jika saya menginginkannya,untuk menghukum airin dan demi membuat alya hidup kembali saya sudah melawan hukum alam,pada saat itu alya belum meninggal dunia,dia hanya koma,saya yang membuat dia meninggal"soni menjeda perkataannya


deg!!


tinju azka terkepal


"apa maksud dari semua perkataan papa?"tanya alya,air mata sudah membasahi pipi nya


soni melanjutkannya lagi"rafael diam diam datang kerumah sakit lalu menggigit leher alya,saya mengambil keputusan untuk membunuhnya karna saya tidak ingin kamu memiliki istri seorang vampire"mata soni memerah sambil menceritakan kejadian dimasa lalu


"kenapa papa tidak bertanya pada ku aku mau atau tidak? kenapa?!!!"bentak azka


"saya yang menjaga kamu tetap hidup sampai sekarang,demi kehidupan kamu,kedua orang tua kamu rela menukar nyawa nya"jawab soni


deg!!


azka terdiam..


"saya mengurung roh alya dan menunggu wanita ****** iyu hamil,setelah wanita itu hamil saya menukar roh janin nya dengan roh alya,saya juga menlindunginya sampai akhirnya dia bertemu dan menikah dengan mu"akhirnya soni menyelesaikan ceritanya


azka tidak bisa berkata apa apa,senang dan sedih bercampur jadi satu


"aku tidak mengerti sama sekali!!"teriak alya


"mulai sekarang kamu harus tahu alya,kamu ada didunia ini hanya karna saya sangat menyayangi putra angkat saya yang pembangkang ini"kata soni


deg!!


hati alya begitu sakit mendengarnya


"didalam rumah ini hanya kamu,aqilla,mira dan ria yang manusia seutuhnya,selain dari kalian mereka adalah vampire,termasuk saya dan azka"kata soni


mata alya terbelalak mendengarnya


"ja jadi ini beneran?"tanya alya


bruk!


alya jatuh pingsan


"alya!!"teriak azka


azka langsung mengangkat alya dan meletakkannya keatas kasur


"kalau saja saya tidak membunuh alya pada saat itu,mungkin dia sudah menjadi istri rafael dan kamu akan menjadi musuhnya,darah dari keluarga mereka berbeda dengan darah kita,mereka sangat haus dengan darah manusia,sedangkan kita tidak"soni mencoba membuat azka mengerti bahwa apa yang dia lakukan dimasa lalu,hanya demi keabaikan dan keselamatan nya


azka hanya diam saja.


"batu mulai yang tertanam dijantung kamu adalah nyawa bagi semua klan vampire,jika terjadi apa apa kepada dirimu dan membuat batu itu hancur,maka kita semua akan musnah dari muka bumi ini"kata soni lagi


plak!


soni menepuk pundak azka


"diingat!"ucap soni


setelah itu soni langsung kembali kekediaman diki


azka setelah kepergain soni azka langsung pergi kekamar mandi...


"aku tidak bisa mengerti!!!!"jerit azka


"aaaaaa!!!!!!!!!!"teriak azka frustasi


"kenapa harus aku!!!"teriak nya lagi


"jangan!!!! ini semua tidak benar kan?!!! jawab!!! "teriak alya


"alya!"panggi azka,azka langsung menghampiri alya


"al alya bangun!"azka menepuk nepuk pipi alya


alya terbangun"jangan dekat dekat!"teriak alya,hingga membuat azka melangkah mundur


"kenapa papa kamu sangat tega sama mama papaku?!!"teriak alya


"airin adalah saudara tiri kamu dimasa lalu,demi menyingkirkan kamu dari rumah dia dan ibunya memprovokasi bayu agar menjual kamu kepada rekan bisnis bayu,bayu yang gila akan harta langsung menuruti keinginan istri dan anak tirinya,kita berdua tidak sengaja bertemu dihutan saat sedang melakukan jelajah hutan dibawah pengawasan sekolah masing masing"azka menjeda ceritanya


"disuatu pagi,karna aku berbeda dengan manusia biasa membuat pendengaran ku lebih baik dari mereka,aku bisa mendengar teriakan dalam radius seratus meter,aku mendengar suara seorang wanita berteriak minta tolong,saat aku mencari sumber suara nya ternyata itu kamu yang sedang dilecehkan oleh preman yang sengaja disewa oleh airin dan dan susan,ibu tiri kamu,karna kejadian itu warga menjadi salah paham,mereka menganggap kita sudah melakukan hal tidak senonoh karna saat itu kasmu nyaris tidak berbusana,akhirnya kita dinikahkan"azka tersenyum mengingat awal pertemuannya dan alya


"kamu menjadi koma juga karna ulah papa kamu dan susan,mereka berdua bekerja sama dengan rafael untuk menjual kamu ke rekan bisnis nya,mereka tidak tahu kalau rafael tidak menginginkan uang,dia hanya ingin menggunakan kamu untuk memancing ku,sekian"jeas azka


alya tertegun..


"aku belum bisa percaya kalau vampire itu ada"kata alya,alya terlihat lebih tenang setelah mendengar cerita azka


"tidak percaya?"tanya azka,azka berdiri


"mau ngapain!!! cepat duduk!!!"teriak alya sambil menutup kedua matanya


mohon arahannya para senior,inj sudah mulai ngawur ceritanya😅😅


cetek banget nih otak🤧🤧🤧