
"Apa Anda bisa berlari sebentar?" Armand berbisik kepada Willard sambil berjalan di sampingnya.
"Aku rasa bisa." Willard juga menyadari seseorang yang mengawasi mereka dari jarak yang jauh.
"Apa Anda masih memikirkan tentang festival perburuan ini dengan keadaan sekarang?" Ucap Armand saat melihat Willard yang mengambil kepala beruang dari atas kuda Armand.
"Tentu saja dan kita tidak bisa berlari dengan membawa kuda ini. Jadi lebih baik kita ambil kepalanya dan lihat apakah kepalanya mempunyai poin atau tidak, bagaimana menurutmu?" Ucap Willard dengan sangat percaya diri.
"Kita memang tidak bisa membawanya, tapi bukan berarti kita harus membunuhnya." Armand mengikatkan kudanya di salah satu pohon disana dan kembali berjalan bersama Willard. "Apakah Anda sudah siap?" Tanya Armand dengan ekspresi yang serius.
Willard menganggukkan kepalanya dan mereka berdua pun mulai berlari dengan sangat cepat. Orang yang sedang mengawasi mereka pun menembakkan anak panahnya kepada mereka berdua, tetapi berhasil mereka hindari.
"Saya rasa tidak hanya satu orang yang mengawasi kita!" Ucap Armand dengan setengah berteriak.
"Ya! Lebih baik kita mencari tempat berlindung terlebih dahulu, kita tidak mungkin terus menghindari semua anak panah ini kan!" Mata Willard tampak menyusuri sekeliling hutan itu untuk mencari tempat berlindung dan kemudian ia menemukan satu gua yang tertutupi oleh banyak daun. Armand tampaknya juga menyadarinya, mereka berdua saling menganggukkan kepala mereka dan berlari memasuki gua itu.
Willard terlihat sangat kelelahan setelah berlari seperti itu dan salah satu lukanya kembali terbuka. "Aku rasa mereka kehilangan kita… hah… hah…" Ucap Willard dengan kesusahan bernafas sambil memegang bagian perutnya yang kini berdarah.
Armand kemudian segera mengobati luka Willard yang kembali terbuka dan mengganti perbannya. "Sebaiknya Anda jangan berlari lagi sampai luka Anda benar-benar sembuh. " Ucap Armand setelah selesai mengobati Willard.
"Jika aku tidak lari dari orang-orang itu dengan keadaan sekarang, tidak mungkin aku akan selamat seperti ini." Ucap Willard sambil meringis kesakitan setelah Armand mengoleskan obat herbal yang dibawanya.
"Ya, mungkin Anda benar. Tapi, ini benar-benar tidak bagus, aku rasa festival perburuan ini benar-benar sudah kacau. Saya rasa kita sudah berlari cukup jauh, tetapi saya tidak melihat ataupun merasakan kehadiran orang lain selain kita dan orang yang mencoba menyerang kita tadi." Armand tampak gelisah dengan keadaan mereka sekarang.
"Jika saja aku tidak terluka seperti ini, orang-orang sialan itu sudah aku singkirkan dari tadi. Tapi bagaimana bisa masih ada pembunuh yang mencoba membunuhku seperti di awal, sebenarnya berapa banyak jumlah mereka?" Willard mencoba untuk berpikir keras untuk mencari jalan keluar dari situasi ini.
"Sebaiknya kita disini saja sampai festival ini berakhir dan menunggu mereka untuk mencari kita, jika kita mencoba keluar dari tempat ini dengan kondisi tubuh Anda saat ini, itu sama saja dengan bunuh diri." Armand melihat tubuh Willard dengan teliti dan ia merasa kondisinya sangat tidak baik.
"Aku tidak ingin mengakuinya, tapi saat ini kamu benar dan juga aku tidak suka membebani orang lain." Ucap Willard sambil melihat ke bawah dan mencoba untuk menahan rasa sakit di tubuhnya.
"Ely… Maaf." Willard perlahan kehilangan kesadarannya dan seluruh pandangannya kini menjadi gelap.