Villainess Just Want A Little Love

Villainess Just Want A Little Love
Episode 27



Hari pesta teh yang diadakan Arabella pun tiba. Setelah bersiap-siap, Elyana pun menaiki kereta kuda yang sudah disiapkan oleh pelayannya. Elyana awalnya percaya diri saat berada masih di kediaman Alston, namun kini saat di perjalanan menuju ke kediaman Count Abelard, ia tiba-tiba menjadi sangat khawatir memikirkan apa yang pertama harus dilakukannya saat bertemu dengan Arabella. 


"Gawat, apa yang harus aku lakukan saat bertemu dengan Arabella, apakah aku harus meminta maaf karena Pangeran Albern waktu itu, atau… AH! Sudahlah jangan terlalu dipikirkan!"


Walaupun Elyana sudah mengatakan pada dirinya untuk tidak terlalu memikirkan hal itu, ia masih saja memikirkannya. 


Waktu berlalu dan Elyana pun sampai pada kediaman Count Abelard. Saat Elyana turun dari kereta kudanya, ia disambut oleh Pelayan dari Count Abelard. 


"Selamat datang, Nona Elyana Alston. Saya akan mengantarkan Anda pada tempat pesta teh nya diadakan." Ucap Pelayan itu dengan sopan dan memberi hormat kepada Elyana. 


Setelah memberi hormat kepada Elyana, pelayan itu segera membawa Elyana ke tempat pesta teh nya diadakan. Saat mereka sampai, sudah ada beberapa bangsawan wanita yang sudah berada disana. Pelayan itu pun segera menunjukkan tempat dimana Elyana duduk, setelah itu ia memberi hormat kepada Elyana dan pergi meninggalkannya. 


Setelah Elyana duduk di kursi yang sudah diatur oleh Arabella, ia melihat ke sekitar tempat itu dan tempat itu memang taman yang sangat indah, udaranya pun sangat sejuk, jika begini Elyana tidak akan jatuh pingsan karena panas lagi. Walaupun begitu, ada satu hal yang membuat Elyana khawatir, yaitu tidak ada bangsawan wanita lain yang mengajaknya bicara, mereka sibuk dengan satu sama lain dan tidak mempedulikan kehadiran Elyana. 


"Arabella, cepatlah datang. Rasanya aku ingin pulang…" 


Elyana tampak khawatir karena Arabella belum juga datang untuk memulai pestanya, ia merasa sangat tidak nyaman berada disini dengan para bangsawan wanita lain yang sepertinya tidak ingin berbicara dengannya sama sekali. 


"Maaf atas keterlambatan saya." Arabella tersenyum kepada semua tamu disana. 


Para bangsawan wanita itu mengabaikan permintaan maaf Arabella dan memuji kecantikan Arabella sambil berterima kasih atas undangan pesta teh ini.


"Rubah…" Elyana mengolok-olok bangsawan lain itu dalam hatinya. 


"Apakah dia butuh bantuan? Apakah aku harus menolongnya? Hmm…"


Tanpa pikir panjang Elyana pun berjalan ke arah Arabella dan menanyakan apakah pesta teh nya sudah mau dimulai. 


"Oh ya, ayo kita segera mulai pesta tehnya." Arabella tampak tertawa kecil kepada Elyana. Elyana yang mendengar itu, menghembuskan napas lega. 


Mereka semua pun duduk di kursi masing-masing, pelayan Arabella pun datang dan menuangkan teh pada setiap tamu disana. Pesta itu pun berjalan dengan lancar, walaupun mereka semua berbicara dengan satu sama lain dan mengabaikan Elyana. Mereka juga mengajak berbicara Arabella, tetapi Arabella hanya tersenyum saat mereka mengajaknya berbicara. 


Sore pun tiba dan pesta teh itu berakhir. Pada akhirnya Elyana tidak dapat berbicara dengan Arabella sama sekali dan lebih parahnya lagi Elyana hanya minum teh sampai pestanya berakhir. 


Saat Arabella mengantarkan kepergian para tamunya untuk pulang, ia mengajak Elyana untuk berbicara sedikit. 


"Elyana Alston, untuk selanjutnya apakah Anda mau minum teh berdua dengan saya?" Arabella tersipu malu saat menanyakan hal itu kepada Elyana. 


"A-ah… baiklah, undanglah aku kapanpun." Elyana sedikit terkejut dengan ajakan Arabella itu.


Arabella yang mendengar itu langsung tersenyum, ia tampak sangat senang saat Elyana menerima ajakannya.


Elyana pun menaiki kereta kudanya untuk pulang, sepanjang perjalanan kata-kata Arabella terngiang-ngiang di kepalanya.


"Tidak mungkin…"