
Festival Perburuan adalah festival yang diadakan oleh Keluarga Kerajaan setiap tahunnya, yang boleh mengikuti festival ini hanyalah para bangsawan pria sedangkan para bangsawan wanita hanya bisa menonton saja. Mereka akan berburu di hutan yang sudah dipilih oleh Raja Barnett dan orang yang mendapatkan buruan paling banyak ataupun memburu hewan dengan poin tertinggi akan menjadi pemenangnya. Pemenang dalam festival perburuan ini dapat memberikan kemenangannya pada perempuan yang ia sukai ataupun tunangan mereka. Intinya tujuan utama dari festival ini adalah menonjolkan kekuatan para bangsawan pria kepada bangsawan wanita.
Biasanya saat bangsawan pria melakukan perburuan, mereka para bangsawan wanita akan menikmati pesta teh mereka sambil menunggu hasil perburuan para bangsawan pria. Dan festival ini hanya bisa diikuti oleh kaum bangsawan, rakyat biasa benar-benar dilarang untuk mengikuti festival ini.
"Berarti ini adalah permainan sampah dimana para bangsawan wanita hanya duduk santai saat para bangsawan pria berjuang mati-matian." Gerutu Elyana dalam hatinya.
"Sebenarnya aku tidak mau ikut dalam festival ini, tapi festival ini pasti banyak diikuti oleh para bangsawan lainnya, dan ini adalah kesempatan bagus untuk menjalin hubungan dengan mereka. Dan juga Willard…" Bayangan wajah Willard tiba-tiba muncul di pikiran Elyana membuatnya tersipu malu.
"Nona, pakaian yang mana yang Anda mau pakai hari ini?" Tanya Lia kepada Elyana yang sedang menutupi wajahnya karena malu.
"Yang mana saja boleh." Ucap Elyana yang sedang duduk di depan cermin.
"Baiklah, kalau begitu bagaimana dengan yang ini? Perhiasan nya juga Anda ingin yang mana?" Lia terus melontarkan pertanyaan kepada Elyana tentang pakaian yang ingin dipakainya.
"Terserah mu saja Lia, lagipula ini hanya festival perburuan kan, aku rasa tidak usah memakai pakaian yang terlalu mencolok." Jawab Elyana yang mulai sedikit kesal dengan banyak pertanyaan yang dilontarkan Lia.
"Hanya? Apa maksud Anda Nona?! Festival ini adalah tempat perlombaan dimana kecantikan seorang wanita sangat penting di depan para bangsawan pria! Dan saya akan membuat nona Elyana menjadi lebih cantik dari siapapun di sana!" Ucap Lia dengan antusias sambil memilihkan banyak baju dari lemari Elyana dan menyuruh Elyana untuk mencobanya.
"Eh?! Sudahlah, pakai pakaian yang tidak terlalu mencolok saja!" Elyana menolak banyak pakaian yang disodorkan Lia.
"Jika aku terlalu mencolok nanti tidak ada yang mau berbicara denganku! Aku harus tampil senormal mungkin Lia!" Teriak Elyana dalam hatinya.
"Tidak bisa seperti itu Nona Elyana! Apakah Anda tidak mau tampil cantik di hadapan tunangan Anda, Tuan Duke Willard Harbert?!" Lia memicingkan matanya pada Elyana sambil memegang banyak baju di tangannya.
"Apakah Anda tidak mau mendengar Tuan Harbert memuji kecantikan Anda?!" Lia mulai memojokkan Elyana.
"Coba Anda bayangkan, Tuan Harbert yang terpesona dengan kecantikan Anda!"
Elyana sudah tidak dapat membalas ucapan Lia dan pasrah terhadap pakaian yang Lia suruh untuk mencobanya sampai ia mendapatkan pakaian dan perhiasan yang benar-benar cocok dengan Elyana.
"B-bukankah itu sudah cukup? Aku sudah lelah." Ucap Elyana dengan ekspresi wajah yang kelelahan setelah mencoba banyak pakaian yang dipilih oleh Lia.
"Baiklah, Anda boleh istirahat dulu. Sementara saya akan mencari pakaian dan perhiasan yang bagus lainnya. Serahkan semuanya pada saya!" Lia mengacungkan jempolnya pada Elyana.
Elyana yang melihat itu hanya bisa memasang wajah yang lelah, ia kemudian berjalan menuju tempat tidurnya dan membiarkan tubuhnya jatuh di tempat tidurnya.
"Sejak datang ke dunia ini, aku tidak punya kesulitan untuk beradaptasi karena Lia yang selalu mengurus segalanya dan aku hanya mengikuti petunjuknya. Tapi ini pertama kalinya aku benar-benar kesulitan hanya karena pakaian dan perhiasan untuk pergi ke festival perburuan itu, ha…" Gumam Elyana dalam hatinya sambil menghembuskan napas berat di tempat tidurnya.
"Sejak kapan dia menjadi seperti ini? Waktu pertunanganku saja dia tidak terlihat senang dan sepertinya khawatir padaku…" Gumam Elyana sambil menghembuskan napas berat lagi.
"Nona Elyana! Lihat! Saya sudah mendapatkan pakaian yang bagus untuk Anda!" Teriak Lia kepada Elyana dengan suara yang sangat antusias.
"Ekh…"
Elyana hanya bisa pasrah saat Lia kembali mencoba kan banyak pakaian kepadanya.