That Sexy Girl Is Mine

That Sexy Girl Is Mine
Season 2_48



Leon pergi meninggalkan Elsa dan Angela ke kamarnya. terdengar bunyi pintu yang ditutup sangat keras. sebenarnya bisa saja dia mengejar Bella. namun kenyataannya nama keluarga Wang yang dia sandang membuatnya harus tetap patuh kepada Elsa. karena bagaimanapun tanpa Elsa, belum tentu dia bisa hidup seperti ini meskipun papanya meninggalkan warisan atas nama keluarga Angkasa.


"Dasar anak itu. pokoknya Mommy akan mencarikan istri yang baru untuknya. Mommy tidak mau dia mendapatkan istri yang sama seperti Diana lagi. dan Mommy juga gak mau dia seperti kamu sayang." ucap Elsa kepada Angela.


"Mom, sudahlah. biarkan kakak mengejar bahagianya bersama Bella." Angela masih kekeh membujuk Elsa.


"tidak Queen. Mommy tidak akan pernah setuju."


"Tapi hanya karena alasan dia keluarga miskin?" kata Angela.


"Sebelum dia bisa sukses, Mommy tidak akan menerimanya."


"baiklah kalau begitu, Mommy lihat saja nanti dia bisa mengembalikan nama keluarganya." Angela berkata seperti itu lalu pergi meninggalkan Mommy nya.


Angela pun menyuruh Morgan untuk mencari tahu dimana rumah Bella. dia ingin menemui Bella secara pribadi. dia ingin kakaknya bahagia, bukan malah seperti ini.


"Sudah ketemu Madam." ucap Morgan. kinerja Morgan memang cekatan dan teliti. dia juga setia, oleh karena itu dia memilih Morgan sebagai asisten pribadinya.


"baik, antarkan aku kesana sekalian bawa berkas pengalihan untuk perusahaan cabang 10. ku dengar ayahnya dulu seorang CEO." kata Angela.


"benar Madam. namun karena dia bangkrut, dia jadi miskin Madam. tapi semua itu bangkrut bukan karena kesalahannya. tapi karena perbuatan istrinya yang berkhianat dan berselingkuh dengan musuh ayah Bella Madam." ucap Morgan.


"ohh ya? kamu tahu siapa ibu Bella?"


"wanita itu ibu tiri nona Diana, Madam."


"Apa!? dunia ternyata sempit sekali ya. ayahnya merusak keluarga Bella. sekarang tanpa sengaja Bella membalas keluarga baru dari ibu kandungnya. akuisisi dengan licik perusahaan Diana. dan ambil alih perusahaan itu." kata Angela.


"lalu, bagaimana dengan ayah Bella Madam? apa jadi ditempatkan di cabang 10?"


"tidak. tak perlu ku jelaskan, kamu tahu kan maksudku Morgan?" kata Angela dengan seringai senyum tipis diwajah cantiknya. Meski terlihat cantik tapi bagi Morgan itu senyum yang mematikan.


"dengan senang hati saya kerjakan Madam."


***


Hari hari berikutnya, hari yang kelam bagi Leon. sedangkan Angela masih mencari waktu yang tepat untuk memberitahu kepada keluarga Bella. dia juga masih menunggu proses akuisisi perusahaan milik Diana. yang awalnya sengaja dibuat rugi dengan mundurnya para pemegang saham menjual saham kepada Angela tanpa sepengetahuan keluarga Diana.


Hingga akhirnya Angela datang dengan niat membantu tapi pada akhirnya malah membuatnya menjadi pemilik perusahaan tersebut. Diana tak menyangka kalau Angela akan seperti itu. tapi dia juga tidak bisa menghentikannya. sekali Angela menjentikkan jarinya, maka dia bisa dengan mudah melenyapkan keluarga Diana.


Diana sudah sadar dengan kesalahannya, namun mau bagaimana, bagi keluarga Wang, sudah terlambat untuk Diana meminta maaf sekarang. Diana sudah begitu besar kesalahannya. Bahkan sang ayah bayi dalam kandungannya pun pergi meninggalkannya setelah tahu bahwa Diana hamil.


Bukan tanpa alasan Lucas meninggalkannya. semua karena ancaman dari Morgan atas suruhan Angela. kalau sampai dia kembali bersama Diana, maka dia akan melenyapkan seluruh keluarga Walikota dan juga seluruh keluarga Kennedy. tidak peduli kalau ada Jhon Kennedy sebagai adik iparnya.


Akhirnya Lucas pun menuruti semua kemauan Angela dan dia bertaubat kembali bersama dengan istrinya, Clara sang anak Walikota. Ternyata ada untungnya dia kembali bersama Clara, akhirnya Clara hamil berkat kuasa Tuhan. Dan itu membuatnya sadar kalau apa yang selama ini dia lakukan ternyata salah. tidak seharusnya dia malah mengkhianati istrinya.


Siang itu, Angela datang kerumah Bella dengan Morgan. setelah dia mendapat kabar kalau perusahaan milik Diana resmi menjadi miliknya. dia pun bertemu dengan Bella dan Ayahnya. awalnya Bella hendak menolak mereka. namun dengan sekali Angela melihatkan video tentang keadaan Leon pun akhirnya Bella luluh.


"Saya kesini mewakili Mommy saya ingin secara pribadi meminta maaf kepada Bella dan Anda tuan. Jujur saya sendiri tidak cocok dengan Mommy saya saat berkata kasar kepada Bella. karena bagaimanapun saya juga wanita seperti Bella." kata Angela basa basi.


"jangan basa basi Madam Queen. lebih baik anda utarakan apa yang akan anda katakan." kata Ayah Bella, Tuan Arthur.


"Begini Tuan Arthur. kami kesini hanya ingin menaikkan derajat kalian agar kedepannya Bella tidak di cemooh lagi. jujur, tidak ada wanita yang bisa mengerti kakak saya selain Bella. bersama Bella,dia menjadi diri sendiri. kami kesini ingin menyerahkan sesuatu." kata Angela yang langsung menyuruh Morgan untuk memberikan berkasnya.


"AG Corporation?" kening Tuan Arthur berkerut.


"ya betul sekali. saya ingin mengalihkan enam puluh persen kepemilikan saham saya kepada Anda dan Bella. dan saya ingin anda kembali menjabat sebagai CEO AG Corporation." ucap Angela.


"apakah Madam serius? ini perusahaan yang dulu saya bangun?"


"ya, benar Tuan. Madam saya tidak berbohong. anggap saja itu sebagai hadiah perkawinan antara Tuan Leon dan Nona Bella. dan juga mulai besok Nona Bella bisa bekerja di perusahaan cabang satu sebagai sekretaris pribadi CEO." ucap Morgan.


"cabang satu? bukankah itu cabang yang dipegang kak Leon?" kata Bella.


"benar Bella. kamu akan menjadi sekretaris kak Leon. kedepannya tidak akan ada yang mengejek mu lagi. karena selain kamu anak CEO. kamu juga seorang sekretaris pribadi CEO yang akan menaikkan derajatmu." kata Angela membuat Bella terharu.


Bella dan ayahnya pun sampai bersujud dikaki Angela. hingga membuat Angela merasa tak enak jika mereka bersikap seperti itu. sungguh tidak mengenakkan.


***


Pagi harinya.


Seperti biasa, Leon akan berangkat kerja dengan malas. dia terlihat begitu kacau. bahkan omongan Rudi tentang adanya sekretaris baru pun dia tidak menghiraukan. hingga saat dia sampai di kantor hal mengejutkan pun terjadi.


"Selamat pagi Tuan. ini kopi Tuan. dan jadwal Tuan hari ini tidak ada jadwal meeting atau janji temu dengan klien. anda free hari ini tuan."kata Bella yang menjabat sebagai sekretaris Leon.


Leon yang hafal dengan suara ini pun seketika langsung berdiri dan memeluk Bella setelah matanya membenarkan apa yang dia dengar bahwa itu suara milik Bella.


" Sayang.. kamu kembali.. kamu kembali... sayang.. aku begitu merindukanmu. aku mohon janganlah pergi lagi." kata Leon mendekap erat Bella.


"Bella juga kangen sama kamu kak. Bella janji akan hadapi cinta kita bersama - sama." kata Bella yang juga ikut menangis di dekapan sang suami tercinta.


Hingga sebuah ketukan membuyarkan mereka.


"Permisi Tuan. ini file yang harus segera ditanda tangani." ucap Rudi yang tak melihat keadaan tuannya.


"Rudiiii... setelah ini kamu keluar dan jangan berani menggangguku lagi." ucap Leon dengan keras membuat Rudi pun kaget.


"tadi Tuan bilang kalau tidak mau berangkat kerja? sekarang setelah tahu ada sekretaris bening disini langsung gak mau ada yang ganggu. dasar CEO plin plan." kata Rudi yang langsung berlari keluar ruangan takut akan dimarahi sang CEO.


Hal itu membuat Bella tertawa. sudah hampir lebih seminggu dia kangen melihat tingkah lucu suaminya dengan asisten pribadinya itu. Bella pun berjalan mengunci pintu dan menghampiri Leon agar tidak marah. dia tahu hanya dengan Bella bersikap agresif sedikit pun Leon akan luluh dan berhenti marahnya.


"kita lanjutkan dikamar saja sayang." ucap Leon yang langsung membawa Bella dikamar yang ada didalam ruangannya itu. Mereka melepaskan kerinduan yang mendalam dalam desahan yang begitu menggelora diruangan kedap suara itu. sungguh kerinduan yang tak ada dasarnya karena begitu dalam mereka saling merindukan.