
"Sayang, HP kamu bunyi nih." teriak Elsa pada Jackson yang sedang membuat minuman coklat didapur.
"Tolong angkatin yang. nanggung nih." kata Jackson.
Elsa berjalan ke atas nakas setelah meletakkan kacamatanya diatas meja kerjanya.
"Bunda?" kata Elsa saat melihat siapa yang menelfon suaminya itu.
📱Halo bunda, ini Elsa. ada apa bunda telfon?
📲Enggak, bunda hanya kangen sama kalian saja. ohh iya kata Jackson kalian mau honeymoon? kapan berangkatnya?
📱Lusa kita berangkat bunda. tapi kita ke Yunani dulu baru setelah puas disana kita ke Kanada. kita mampir kerumah Bunda.
📲Serius kalian mau mampir kerumah bunda?
📱Ya serius lah Bunda. kan Bunda sama ayah juga orang tua kita. masak udah sampai sana kita malah nginap dihotel sih. kan gak baik bunda.
📲Ya sudah kalau gitu bunda tunggu kedatangan kalian ya sayang. salam ya buat suami kamu. bunda tutup dulu.
📱Baik bunda.
"Siapa yang telfon sayang?" tanya Jackson yang sudah masuk membawa coklat hangat dan beberapa cookies.
"tadi Bunda yang telfon. tanya kapan kita mau berangkat Honeymoon."
"ohh gitu. ya sudah kalau gitu. aku kira penting."
"ohh iya sayang, besok kamu ke kantor?" tanya Elsa sembari menyesap coklat hangat buatan suaminya itu.
"iya, soalnya aku mau beresin pekerjaanku sebelum nanti kita honeymoon. kan nanti kalau honeymoon aku bisanya kerja lewat daring aayang, gak bisa full juga. aku juga mau quality time bareng kamunya gak terganggu. biar kita segera bertiga." kata Jackson sembari menghadiahkan kecupan-kecupan mesra dileher Elsa.
"ihh.. apaan sihh Jack, geli ihh.."
Malam ini mereka habiskan dengan bercanda tawa riang. bercerita segala sesuatu tentang masa lalu diantara masing-masing. kadang ada sedikit perdebatan kecil namun hanya sekedar perdebatan seperti anak kecil berebut mainan yang akhirnya bisa kembali Damai setelah membagi bersama mainannya. Malam yang panjang dan manis bagi sepasang pengantin baru itu.
***
Paginya Jackson terbangun karena sinar matahari yang menyilaukan matanya. dia melihat kesamping mencari istrinya namun tak didapati istrinya tersebut disampingnya.
"Sayang.." teriak Jackson.
"apa sih teriak-teriak!" balas Elsa dari dapur.
"Ternyata kamu disini yang. aku kira kamu pergi ninggalin aku." peluk Jackson dari belakang.
"udah gila ya aku kalau aku pergi dari kamu yang? apa gunanya aku cinta mati sama kamu kalau aku pergi ninggalin kamu? hmm?" kata Elsa dan menghadiahi ciuman mesra nan lembut pada bibir suaminya itu. "Udah kamu buruan mandi. nanti selesai mandi masakannya udah siap kamu bisa langsung sarapan dan kekantor." kata Elsa.
"siap Nyonya Wang." kata Jackson sembari mencubit pipi istri tercintanya itu.
Diperusahaan Jackson.
"bagaimana kerjaan yang sudah saya suruh kamu handle kemarin? tidak ada masalah kan?" tanya Jackson kepada bawahannya itu.
"tidak Tuan. ohh iya tuan, model yang ingin dijadikan model untuk iklan produk kita, ingin bertemu dengan anda nanti siang tuan. katanya dia mewakilkan CEO nya untuk kontrak kerjasama dengan anda. karena CEOnya sedang berada diluar negeri." kata bawahannya itu.
"baiklah.jam berapa dan dimana?"
"jam makan siang di cafe Romansa tuan."
"baiklah kalau gitu. berarti satu jam lagi siapkan mobil."
"baik tuan."
Lalu Jackson menghubungi Elsa agar dia tak perlu repot-repot untuk mengantar makanan untuknya karena dia akan makan bersama klien sekaligus menandatangani kontrak. karena setelah menikah, tiap jam makan siang Elsa pasti menyempatkan mengantarkan makanan untuk suaminya itu.
📲Halo sayang ada apa?
📱Ini aku mau ngabarin kalau siang ini aku mau makan siang sama klien sekaligus menandatangani kontrak kerja. kamu gak papa kan untuk siang ini kita gak makan bareng?
📲Iya sayang, gak papa kok. ini kebetulan aku juga mau keluar sama Sian, karena dia mau belanja kebutuhan anaknya, dia sendiri gak ada teman sedangkan yang lainnya kan sudah mulai magang tuh. jadi aku juga mau minta ijin keluar sama Sian. gak papa kan yang?
📱Iya gak papa. ya Syukurlah kalau kamu ada kegiatan. ya sudah kalau gitu aku tutup dulu ya. love you my wife. muach.
📲Love you too hubby.
Setelah itu Elsa langsung bersiap untuk pergi bersama Sian sedangkan Jackson langsung bersiap untuk bertemu bersama kliennya.
Tepat pukul dua belas siang, Jackson keluar dari perusahaannya untuk menuju cafe Romansa yang dimaksud asistennya tadi. dia kesana diantar oleh supirnya. Cafe Romansa terletak berseberangan dengan sebuah mall besar. dan didalam mall itu juga terdapat Elsa dan Sian yang sedang berbelanja.
"Lo boleh keluar sama laki lo Els?" tanya Sian karena takut kalau Elsa tak boleh keluar oleh lakinya. karena dia tahu seberapa protektif Jackson itu.
"Boleh kok, ya karena suami gue sedang bertemu sama kliennya. jadi gue gak bisa makan siang bareng sama dia."
"Ohh gitu. ohh iya, ngomong-ngomong makan siang, kita juga belum makan siang nih. perut gue udah lapar. lo mau makan dimana?"
"gimana kalau ke cafe seberang? disana punya desert yang enak lo. gak kalah sama restoran mewah." kata Elsa menunjuk cafe Romansa diseberang.
"Oke, kalau gitu selesaikan belanjaan kita. langsung saja kita kesana." kata Sian bersemangat.
Sedangkan didalam restoran Romansa, dimana Jackson dan kliennya itu bertemu. terdapat beberapa paparazi yang sengaja ditempatkan oleh model itu dengan pura-pura membocorkan kepada para paparazi. dia sebenarnya hanya ingin memancing gosip agar namanya menjadi tenar. dia ingin digosipkan menjadi wanita dari seorang pengusaha terkenal Jackson Wang. bahkan kalau pun dia bisa menjadi wanitanya benaran, dia gak akan keberatan.
****
Maaf ya readers kalau akhir - akhir ini aku updatenya sering telat. tapi semoga dengan update banyak aku bisa menebus kesalahan ku pada kalian semua ya reader