That Sexy Girl Is Mine

That Sexy Girl Is Mine
Pengantin wanita Leon



Elsa jengah melihat Maxime yang berjalan terlihat gelisah didepannya. mondar mandir layaknya setrika yang sedang bekerja karena banyak laundry yang menumpuk.


"ish.. kak, Elsa mau nonton TV, kenapa kakak sibuk mondar mandir sih dari tadi. Elsa jadi gak fokus kan." kata Elsa sambil cemberut.


"kakak lagi bingung Elsa. gimana nanti kakak jelasin ke keluarga kita. sedikit saja kakak salah ngomong nanti yang ada kakak hanya tinggal nama aja di tangan abang kamu."


"udah kakak tenang aja. kakak gak perlu takut kaya begitu. nanti biar Elsa yang jelasin semuanya. oh iya, ngomong-ngomong anak-anak kemana kak? kenapa gak kelihatan?"


"Angel disini Mommy..." teriak Angela masuk keruangan keluarga bersama dengan yang lain.


"hei sayang.. kamu dari mana aja?" kata Elsa yang sudah memangku Angela.


"tadi Angel main sama kak Leon dan Rere. Ohh iya Mom.. tadi kak Leon bilang, kalau udah besar nanti mau menikahi Rere. menikah itu apa sih Mom?" kata Angel polos membuat Elsa, Max, Zahra dan pengasuh Leon tertawa.


"menikah itu seperti Mommy sama Daddy sayang. sampai disini paham kan?" kata Elsa lembut.


"paham Mom. tapi kenapa kak Leon gak menikah sama Angel aja? kenapa mesti Rere?" kata Angel lagi dengan polosnya mengungkapkan kecemburuan nya kepada kakak sepupunya itu yang dekat dengan Rere walau hanya dalam waktu singkat.


"hei sayang, kamu mana boleh menjadi pengantin wanitanya Leon. kamu itu adiknya Leon. sampai kapanpun kamu tidak bisa menjadi penganti wanitanya." kata Max yang kini beralih memangku Rere. "sedangkan Rere yang tidak ada aliran darah dari keluarga ini, jadi bisa menjadi pengantin wanitanya Leon nanti kalau udah dewasa." kata Max lembut. dia merasa adanya chemistry antara Leon dan Rere walaupun mereka masih sama-sama anak kecil.


"emang Rere boleh menjadi pengantin wanita kakak Leon Uncle?" kata Rere dengan logat cedalnya.


"tentu boleh sayang." kata Max.


"lalu Angel sama siapa Mom?" tanya Angel.


"emmm... bagaimana kalau Angel sama temen kakak Leon aja. nanti kakak cariin disekolah kakak. kamu mau yang seperti apa?" kata Leon yang pemikirannya sudah seperti orang dewasa walaupun baru berumur tujuh tahun.


"emm.. Angel mau yang kaya Uncle Max." kata Angela spontan dan membuat semua orang kembali tertawa.


Melihat tawa semua orang yang ada disini membuat Elsa sedikit melupakan masalahnya dengan Jackson. namun tak bisa menampik bahwa dirinya sangat merindukan lelaki yang namanya sudah memiliki tempat paling terdalam di hatinya itu.


Andai kamu melihat ini semua Jack. kamu pasti akan merasakan bahagia seperti yang aku rasakan sekarang. batin Elsa.


***


"sayang, kamu yakin mau menikahi Bianca dan menjadikannya sebagai istri kedua?" kata Rahma lembut.


Jackson kini tengah disidang disana. dia dikelilingi oleh berpasang-pasang mata yang menatapnya tajam. selain kedua orang tuanya, disana juga ada kedua mertuanya, Kevin, Key dan juga Jhonatan.


"iya, memang kenapa?" kata Jackson enteng.


"Breng*** loe ya Jack." kata Kevin. dan buugghh.. Kevin menonjok muka Jackson bahkan sudut bibirnya mengeluarkan darah.


"udah cukup mukulnya? gue mau jelasin kenapa gue mau nikah lagi. gue laki-laki. gue juga normal. selama lima tahun gue nunggu Elsa bangun. giliran dia bangun gue harus tahu kenyataan yang pahit kalau Elsa tidak bisa mengandung anak lagi. sedangkan gue masih ingin punya anak dengan dia." kata Jackson.


"tapi bukan seperti ini caranya kamu meninggalkan Elsa Jack." kata Alexa menahan rasa sesak didadanya. dia tak bisa menyangka kalau apa yang dialami Elsa lebih parah dengan yang dia alami dulu.


"benar Jack, lagian kamu juga sudah memiliki Angel." lanjut Rahma.


"Enggak bund, aku enggak meninggalkan Elsa. aku menjadikannya istri pertama dan tak akan pernah menceraikannya. dan lagipula aku menginginkan anak lelaki. aku ingin mempunyai penerus keluarga nantinya." kata Jackson.


"Tapi kan pasti ada cara lain agar kamu mempunyai anak dari Elsa lagi Jack." kata Elvano menahan emosinya.


"iya Jack, kamu bisa program bayi tabung." kata Tomy.


"apa ayah bilang? bayi tabung? apa ayah lupa? walaupun dengan metode bayi tabung bagaimana Elsa akan hamil kalau rahimnya saja sudah diangkat?" kalimat terakhir yang membuat Alexa menangis histeris. dia tidak menyangka kalau rahim anaknya sudah diangkat.


"iya aku tahu, tapi apa kamu lupa siapa yang membuat Elsa menjadi se menderita ini? apa kamu lupa Jack? dia Bianca. Bianca yang membuat semuanya menjadi seperti ini. mengambil anak kalian, membuat Elsa tak bisa hamil lagi. tapi apa yang Elsa dapatkan? seharusnya kamu berada disampingnya menyemangatinya bukannya malah menikahi wanita ular yang membuat istrimu menjadi menderita seperti ini Jack." kata Kevin menggebu-gebu.


"pokoknya aku tidak perduli. apapun yang terjadi aku akan menikahi Bianca. dulu aku pernah gagal mendapatkannya. sekarang aku tidak akan melepaskan Bianca untuk kembali bersama dengan lelaki lain." kata Jackson dan berlalu dari ruangan itu.


Jackson meninggalkan para lelaki yang menatapnya dengan amarah. dia juga meninggalkan bunda dan mama mertuanya menangis sesenggukan hingga Key kesulitan untuk menenangkan kedua wanita itu.


"maafin anak aku ya Van. aku tidak pernah menyangka akan menjadi seperti ini keluarga mereka. padahal sebelumnya mereka terlihat masih harmonis." kata Tomy menyiratkan penuh penyesalan.


"tidak apa-apa Tom. semoga ada jalan keluar untuk semuanya.