That Sexy Girl Is Mine

That Sexy Girl Is Mine
Season 2_52...ending



Mendengar nada ancaman dari Angela tersebut, Melani pun geram. dia berdiri dan langsung saja menatap berani wajah Angela.


"Kamu mengancamku? apa kamu tidak tahu siapa aku?" katanya dengan nada yang tak kalah ganas dengan Angela.


"memangnya siapa kamu? aku gak tahu. kenalin, aku Madam Queen. Calon istri Tuan Samudera. dan juga teman dari istri adiknya tuan samudera. tuan Reyhan. kamu mau tahu siapa istrinya? itu.. wanita yang kami bentak tadi." ucap Angela sambil menunjuk pada Eli yang masih berada di ambang pintu.


"Ka.. kamu sekretaris genit itu? is.. istri adiknya bang Sam?" kata Melani tak percaya. dia tak percaya kalau seorang sekretaris yang selalu dia bentak itu adik ipar dari Sam. lelaki incarannya.


"ya! dia adik iparku. dan kamu berani membentak nya? selama dia bekerja disini, tak ada satupun tamu ku yang berani membentak nya. dan kamu dengan beraninya membentak dia? kamu mau mati seperti apa?" ucap Sam penuh dengan emosi. kini dia yang mengambil alih untuk memberi pelajaran kepada Melani.


"udahlah bang, biarlah dia kita lepaskan dulu, baru nanti dia akan mendengar sendiri kalau perusahaan nya akan bangkrut. kalau gak salah perusahaan kamu bergerak di bidang pariwisata, dan kamu mengajukan proposal kepada Aurora Gruoup dari NYC. iya kan?" kata Angela membuat Melani melotot.


"ba-bagaimana kamu tahu?" katanya.


"jadi bener kamu yang buat proposal dengan memanipulasi hasil kerja sama kita. memangnya kamu lupa dengan wajah CEO yang kamu temui dengan ayahmu dulu itu?" mendengar itu Melani semakin memicingkan matanya. seketika dia mengambil telefon genggamnya dan membuka galeri foto saat pertemuan dengan CEO Aurora Group yang tak lain adalah Angela sendiri.


"ja-jadi an-anda Ma-Madam Queen..." katanya yang langsung melesatkan tubuhnya duduk di lantai.


Angela mengambil hpnya dan menelfon Morgan.


📱Morgan, tolong kamu tarik kembali kerja sama kita dengan perusahaan pariwisata dari Indonesia, yang penanggung jawabnya seorang nona muda bernama Melani.


Angela pun langsung mematikan telfonnya setelah dapat jawaban dari sang asisten. dia menatap Melani yang menunduk dan menangis. dengan segera Sam mengisyaratkan kepada Eli untuk memanggil security. akhirnya Melani di tarik paksa oleh security meskipun dia berteriak memanggil nama Angela untuk jangan membuat perusahaan nya bangkrut namun itu tak di acuhkan oleh Sam dan Angela.


***


Beberapa bulan kemudian.


Angela dan Sam menggelar pernikahan kedua mereka setelah kesepakatan keluarga yang menyetujui permintaan sang Princess yang menginginkan Sam dan Angela menikah di Disneyland.


Sampai sekarang, Sam tidak memperdulikan lagi, mau dia Angela atau Queen. yang Sam tahu, jiwa dan raganya hanya milik Sam seorang. Sam tidak mempermasalahkan tentang kebohongan Angela. dia hanya ingin hidup bahagia bersama Angela dan sang anak. Sampai kapanpun dia tak akan mengungkapnya. kecuali kalau Angela mengungkapnya. itupun dia tak akan marah kepada Angela. yang penting kini dia telah resmi menjadi milik Sam seorang dan selamanya.


"Terimakasih sayang, sudah mau menerimaku." ucap Sam saat di pelaminan.


"Aku yang harusnya berterimakasih sayang. kamu mau menerimaku dan Princess." ucap Angela.


Tanpa malu, Sam pun mencium bibir Angela dengan mesra. sampai semua tamu undangan yang hadir pun berteriak dan bertepuk tangan melihat keromantisan mereka.


"Anak kecil dilarang melihat." ucap Hans sambil menutup mata Princess.


"kakak, kakak juga masih kecil. kakak juga tidak boleh melihatnya. umur kakak kan cuma tiga tahun lebih tua dari umurku." protes Angela.


"iya, tapi kan intinya kamu lebih muda dari ku." elak Hans yang masih menutup mata Princess.


Rey dan Eli menghampiri Sam dan Angela.


"udah, nanti lagi dilanjut dikamar Bang. ingat masih banyak tamu yang hadir." sindir Rey.


"boleh, kalau abang bolehin." kata Rey asal tanpa tahu kalau ada sepasang mata dibelakangnya yang menatapnya tajam.


"ohh gitu ya mau nikah lagi.. boleh.. tapi ku potong dulu barangmu baru tahu rasa. sini.." ucap Eli sambil menjewer telinga Rey sampai merah.


Setelah kepergian Rey dan Eli, Franky dan Kattie menghampiri mereka.


"selamat ya my brother. akhirnya lo gak sendiri lagi." ucap Frank.


"thanks bro. semoga gue dapat jagoan kaya anak lo." kata Sam.


"emm... kaya nya anak cewek aja deh bang Sam. biar bisa di jodohin sama si kecil yang tampan dan menggemaskan ini." usul Angela.


"nah betul itu Queen. biar kita makin akrab."


Di sela mereka bercakap-cakap, terdengar panggilan dari Leon yang berjalan kearahnya dengan perlahan karena istrinya, Bella tengah hamil memasuki bulan kelima.


"kakak... kenapa kakak paksain untuk kesini? kan udah Queen bilang kalau gak usah kesini. kasihan sama debaynya." ucap Angela yang langsung memeluk Bella dan mengelus perut buncit Bella yang semakin membesar.


"Ya kakak sih udah santai aja di rumah. Tiba-tiba dengar ada bunyi helikopter dirumah. gak tahunya kakak ipar kamu ini nekad mau berangkat sendiri. ya daripada kenapa - kenapa mending kakak ikut sekalian lah. kaya gak tahu aja gimana kakak ipar kamu ini." kata Leon.


"Habis aku ingin lihat pernikahan Madam. masak gak boleh lihat sih. kan kakak iparnya." kata Bella.


"ya kalau udah menganggap sebagai kakak iparku, kenapa masih saja memanggilku dengan sebutan Madam? panggilah aku Queen." kata Angela.


"Gak bisa. semalam udah latihan sampai gak bisa tidur. tetap aja yang keluar kata Madam." ucapnya polos.


Semuanya tertawa bahagia disana. tak ada kesengsaraan lagi diantara mereka. kekeluargaan, persahabatan yang erat membuat mereka semakin dekat tanpa ada suatu rahasia yang di sembunyikan. kecuali identitas Angela yang sebenarnya. namun itu tak membuat Sam mengurangi rasa cintanya untuk Angela dan sang anak. melihat semuanya berbahagia membuat Elsa dan Jackson juga bahagia.


"Akhirnya mereka semua bahagia ya sayang. semoga mereka selalu seperti ini selamanya..." kata Elsa dipenghujung novel ini.


.


.


.


.


.


.


.


Selesai.