
"iya, setelah gue bisa dapatin semua usaha Angkasa, baru deh gue perlahan ambil alih usaha Diwangkara."kata Evan sambil tertawa keras diikuti yang lainnya.
Mendengar itu Elsa geram, dia sakit hati bahkan saking sakitnya dihianati oleh orang yang benar-benar dia cintai, dia sampai tak bisa mengeluarkan air mata. dia lalu pergi dari club itu. melakukan motornya dengan kencang. dia ingin pergi melampiaskan semua amarah dan sakit hati.
Dia lalu melajukan motornya ke arena balap motor. sampai disana dia langsung disambut meriah oleh teman - temannya. karena yang berada disana pasti tahu. gadis yang selalu memenangkan lomba balap motor maupun balap mobil. siapa lagi kalau bukan Elsa Mega Angkasa. penerus keluarga Angkasa.
"Do, ada yang mau tanding sama gue gak? yang menang dapat ini." kata Elsa sambil menyerahkan iPhone keluaran terbarunya yang ia yakini mereka pasti tertarik karena ini iPhone keluaran terbaru dan harganya mahal. sebenarnya ini bukan Elsa yang beli tapi kado dari Evan kemarin.
"wah lo yakin Els? ini keluaran terbaru lho." kata Aldo.
"gue yakin, tapi kalau emang ada yang bisa ngalahin gue sih Do." kata Elsa membanggakan dirinya karena selama ini belum ada yang bisa mengalahkannya.
"nah itu lo tau. siapa yang bisa ngalahin lo Els." kata Aldo.
"gini aja deh, tiap perwakilan klub keluarin satu anggota yang paling handal. bagi yang bisa ngalahin gue atau orang yang berada tepat dibelakang gue yang bakal menangin ini iPhone." usul Elsa.
"lo kok ngebet banget sih mau ngasih hadiah tu iPhone. itu mahal lo Els." kata Aldo.
"udah deh nurut aja. lo gak tahu gue bisa juga beli tu barang bahkan pabriknya gue beli. yang penting bukan HP itu yang jadi milik gue karena gue jijik sama yang ngasih tu HP." kata Elsa dengan muka masam. "udah sono lo kumpulin para petarung handalnya." kata Elsa lagi menyuruh Aldo orang kepercayaannya di arena.
Aldo laki-laki yang tak akan pernah menyakiti Elsa. dia juga yang mengenalkan Elsa pada dunia balap. Aldo mengenal Elsa karena temannya Doni. Aldo sering main ke club dan sering bertemu dengan Elsa dan gengnya. namun hanya Elsa yang mau berteman dengan Aldo karena penampilannya memang seperti preman. dia memakai tindik dan juga lengannya penuh dengan tato. maka dari itu Meisya, Rose dan Sian takut dengan Aldo. hanya Elsa yang mau berteman dengan Aldo.
Hingga suatu ketika Elsa terlihat galau. dia minum hingga hampir mabuk. dan akhirnya Aldo mendekatinya dan menawari solusi paling ampuh dalam menghilangkan stress. dan Aldo pun membawanya ke arena balap. dan disana lah sekarang tempat pelarian Elsa kalau dia sedang ada masalah. tak jarang dia mengiming-imingi hadiah yang besar bagi para pemenang yang bisa mengalahkan Elsa. tapi itu hanya angan saja karena Elsa tak terkalahkan.
"Semuanya sudah dikumpulkan Els. lo yakin mau balapan?" kata Aldo yang melihat perubahan raut muka Elsa. dia melihat Elsa seperti sedang menahan amarah.
"kenapa gak yakin Do?" tanya Elsa.
"ya karena muka lo kaya lagi ada beban gitu Els. gue takut aja lo kenapa - kenapa. bisa dipenjara gue kalau sampai Dion tahu dan ngadu ke brother lo." kata Aldo.
"udah lo tenang aja. gak bakalan gue kenapa-kenapa." kata Elsa menenangkan diri Aldo. ya, dia tahu bahwa kakaknya memang selalu mengawasi ketat apapun yang Elsa lakukan jika sedang diluar tanpa keluarganya disampingnya. itu karena dia gak mau kalau adik bungsu kesayangannya kenapa-kenapa. dan itu bentuk kasih sayang yang Kevin berikan kepada adiknya itu.
Balapan pun dimulai. dengan kecepatan penuh Elsa mengendarai motornya. dia meninggalkan lawannya dengan jarak jauh digaris star. namun apalah daya karena kepalanya sedang ada pikiran dan matanya menatap kosong arena balap dia sampai lupa bahwa sedang berada dibelokan dan telat untuk membelokkan motornya. akibatnya dia terjatuh dan tak sadarkan diri setelah menabrak pembatas.
Para pembalap dibelakangnya yang melihat Elsa terjatuh langsung mengerem dadakan dan menghampiri Elsa.
"Els, bangun Els." teriak salah satu pembalap yang sudah meraih tubuh Elsa dan membuka helm Elsa. berapa terkejutnya mereka melihat kepala Elsa bersimbah darah.
"cepet panggil Aldo." teriak yang lainnya.
"gue telfon ambulan rumah sakit Diwangkara dulu biar keluarganya tahu." ucap yang lain.
Tak lama semuanya berkumpul saat ambulance datang. dan Aldo mengikuti ambulan tersebut. yang lain membawa motor Elsa ke bengkel club Aldo. sedangkan Aldo pun sudah menghubungi Doni agar menghubungi Kevin dan keluarganya.
Sampai di rumah sakit, para perawat dan dokter dibuat panik karena salah satu penerus keluarga Diwangkara sedang dalam keadaan tak sadarkan diri sekarang. mereka semua bergerak cepat tanpa keraguan. melihat darah yang terus keluar dari kepalaElsa ,mereka langsung menindaklanjuti operasi pencegahan agar pendarahan segera berhenti.
Aldo yang menunggu keluarga Elsa datang pun merasa was was atas apa yang menimpa Elsa. dia takut kalau orang tua Elsa akan marah kepada Aldo karena Elsa celaka saat berada di area perlindungan Aldo.
Selang 15 menit keluarga Elsa datang. terlihat Alexa dan Elvano, juga Key dan Julian. Aldo mulai was was karena melihat tatapan membunuh Key.
"apa yang terjadi pada Elsa kenapa bisa jadi seperti ini Aldo?" tanya Elvano. ya, dia memang sibuk dengan pekerjaannya namun dia tak pernah luput dari pengawasan para anaknya. dia juga tahu siapa saja teman dari anak-anaknya dan bagaimana latar belakangnya.
"maaf Om ini kelalaian Aldo gak bisa menjaga Elsa dengan baik." kata Aldo menunduk.
"ini bukan salah kamu, kami tidak menyalahkan kamu. tapi kami cuma mau tanya kronologi tentang apa yang sudah menimpa Elsa." kata Alexa lembut. karena dia yakin gak ada yang berani menyakiti Elsa selama ini.
"sebenarnya tadi saat Elsa datang ke arena balap, Aldo melihat Elsa seperti sedang kalut. dan kata Doni, tadi sebelum ke arena, Elsa sempat mampir sebentar ke tempatnya. tapi yang bikin aneh dia sempat pergi tanpa pamit. bahkan para pengawal didibuat pusing juga karena tumben-tumbennya dia minta dikepung di mejanya." jelas Aldo.
*****
Halo guys maaf ya sudah lama ini gak up. soalnya lagi sibuk ini guys. ditempat kerja banyak kerjaan yang mesti dikerjaan sampai lembur tiap hari pulang malam. tahulah kalau tutup buku akhir tahun. sampai sempet tumbang juga ini guys😫 do'ain aja ya guys moga bisa up sering kaya kemarin lagi😚