That Sexy Girl Is Mine

That Sexy Girl Is Mine
Season 2_12



"NGAPAIN LO DISINI!" bentak Diana dan lelaki itu kompak.


"Lo yang seharusnya ngapain disini. ini mejanya Angela kan?" tanya lelaki itu.


"Ngapain sih kalian.. udah duduk aja dulu.. sini biar aku yang kenalin." kata Angel. "semuanya.. kenalin ini sahabat aku dan juga kenalan bang Sam di NYC. Diana Granger." lanjut Angel mengenalkan pada semuanya.


"Hai semuanya. Nama gue Diana Granger." sapa Diana ramah.


"gak usah jabat tangan sama gue lo. kita kan udah kenal." kata Sam.


"ya elah Bang. siapa tahu abang lupa sama gue." kata Diana.


"hei, kenalin gue Reyhan Surya Atmaja. panggil aja Bang Rey." kata Rey dengan senyum menawannya gang mampu melumpuhkan gadis seisi kantin.


"Surya atmaja? adik lo bang?" kata Diana kepada Sam yang hanya dijawab anggukan. "wah gila.. kenapa gak bilang dari dulu sih kalo lo punya adik seganteng Park Jimin kaya begini?" kata Diana terpesona dengan muka tampan Rey.


"iya ganteng. tapi lo harus hati-hati sama dia. dia itu mengerikan. Ohh ya, kenalin gue Franky, Franky Sinatra." kata Frank.


"Ohh jadi ini bang Frank. kaya nya kamu emang harus nikah sama Bang Franky aja deh Ngel. so menurut aku dia lebih ganteng dari bang Sam." kata Diana setelah membalas jabat tangan Frank.


"Emang awalnya kalau bang Sam gak mau nikahin aku, aku bakal Terima tawaran bang Franky. Kira-kira masih berlaku gak bang?" kata Angel menggoda Sam.


"No! gak boleh. kamu cuma punya Sam seorang." jawab Sam sambil merengkuh tubuh Angel dalam dekapannya.


"iya deh, dasar posesif." cibir Diana.


"ohh iya Di, ini kenalin abang gue. bang Leon." kata Angela yang lupa mengenalkan kepada lelaki disampingnya.


"ohh jadi yang aku tabrak tadi abang mu Ngel. sumpah beda banget sama kamu Ngel." kata Diana.


"ya iyalah beda. gue laki Angel wanita." elak Leon.


"bukan beda gendernya oon. tapi beda sifatnya. adiknya kalem gini bak bidadari dari surga, lah kakaknya galak kaya malaikat pencabut nyawa." kata Diana sontak membuat yang lainnya tertawa.


"lo tu ya cewek tapi mulutnya pedas kaya cabe thailand. kamu kok bisa sih sahabatan sama dia dek?" tanah Leon pada Angela.


"Ya mau gimana lagi, cuma gue, Diana Granger seorang yang mau temenan sama adik lo." kata Diana pede.


"gak kebalik? bukannya lo ya yang tiap hari buntutin Angela saat di highschool dulu? gak inget lo?" sekak Sam.


"hehehe.. habis cuma Angel yang mau diajak ngobrol sama gue bang." kata Diana menunjukkan barisan gigi putihnya.


"dasar gadis barbar." gumam Leon.


"gue masih bisa denger ya bang." sahut Diana membuat Leon salah tingkah.


***


Sepulang dari kampus, Angela pulang bersama Rey karena Sam langsung menuju ke kantor. saat mobil masuk ke halaman rumah, Rey langsung turun dari mobil. tapi dia menghentikan langkahnya tatkala Angela tak ikut turun. Dia kembali menghampiri Angela yang masih enggan bergeming dari duduknya.


"Ngie, ayo masuk." ajak Rey.


"Bang, Angel kangen sama Bang Sam." kata Angel dengan berkata-kata.


"ehh bocah, baru aja lo ketemu sama suami lo, udah kangen aja lo." kata Rey.


"bang, anterin angel ke kantor bang." rengek Angela.


"ogah. gue ngantuk." jawab Rey ketus.


"huwaaaa......" tangis Angel meraung yang sontak membuat Rey kaget dan panik. sedangkan Melati yang melihat keributan diluar langsung keluar melihat apa yang terjadi.


"ada apa ini sayang, kenapa kamu menangis?" kata Melati lembut menghampiri Angel.


"Reyhan. kamu apakan mantu kesayangan Bunda!" bentak Melati.


"gak aku apa-apa in bund, dianya aja yang bilang kangen sama Bang Sam terus minta di anterin ke kantornya. tapi Rey capek bund. Rey ngantuk mau istirahat." kata Rey menjawab bundanya.


"tuh kan Bund, bang Rey jahat. huwaaaa" tangis Angela makin meledak.


"udah udah sayang.. cup cup cup... Rey anterin gih. kalau kamu mau Angel berhenti nangis, kamu anterin. orang hamil itu sensitif. dia bisa cepet nangis. buruan." kata Melati dengan tegas kepada anak tirinya itu.


"baiklah bunda. ya udah ayo. tapi diem." kata Rey yang akhirnya dengan sendirinya Angel berhenti menangis dan membuat Rey makin heran.


Dengan terpaksa, Rey mengantar Angel ke kantor Sam. dia menjabat sebagai wakil CEO. karena CEO nya masih sang Opa, Heru S.A.


Setelah satu jam sampai di kantor karena Angel mendadak ingin mampir membeli makanan junk food, akhirnya dengan terpaksa dia harus membelokkan mobilnya bahkan dengan rela mengeluarkan uang untuk Angel yang tak mau membayarnya.


"Abang pulang aja ya. nanti Angel sama Bang Sam pulangnya." kata Angel.


"yakin nih? gak disuruh nunggu?" kata Rey tak percaya. takutnya kalau dia meninggalkan Angel, nanti Angel nangis dan marah lagi. yang pada akhirnya dialah yang kena damprat sang ibunda.


"iya bang, angel yakin. abang pulang aja. angel gak papa kok." kata Angel yang langsung masuk kedalam gedung kantor dengan membawa makanan junkfood yang dibelinya.


Angel berjalan riang masuk sambil tersenyum ramah dengan orang yang dia temui. dia melihat bangunan yang begitu mewah ala bangunan Eropa. Dia berjalan masuk tanpa memperdulikan tatapan bingung para pegawainya. mereka menatap penuh tanya siapa gadis cantik itu. mereka serasa tak asing tapi juga takut untuk menyapanya. Angel tersenyum dan menghampiri meja resepsionis yang ditunggu oleh wanita cantik dengan make-up tebalnya.


"Permisi ada yang bisa saya bantu?" kata resepsionis itu.


"kakak cantik, ruangan Bang Sam sebelah mana ya?" kata Angel.


"Bang Sam? mohon maaf, nama lengkapnya siapa dan bagiannya apa ya kalau boleh saya tahu."


"Nama lengkapnya Samudera Surya Atmaja, wakil CEO." kata Angel.


"ohh Tuan Sam. mohon maaf sebelumnya, apa anda sudah buat janji?"


"ohh harus buat janji ya? tapi aku kan istrinya, mesti harus buat janji juga ya?" kata Angel polos.


"istri? anda jangan bercanda ya nona. tuan saya itu belum menikah. dan kalaupun menikah juga tidak dengan seorang wanita muda yang masih kecil seperti anda. kalau menikah dengan wanita sepertiku itu baru benar." kata resepsionis itu dengan nada merendahkan Angela.


"tapi aku serius istrinya bang Sam. coba aja kamu telfon dia. pasti dia bakalan nge bolehin aku masuk kok." kata Angel kekeh.


"udah banyak gadis yang kaya kamu ini. lebih baik kamu pergi dari sini kalau kamu gak mau aku panggilkan satpam." kata nya mengancam Angel.


"aku pokoknya mau ketemu bang Sam. aku gak mau pergi." kata Angel tak kalah galaknya.


"Satpam... satpam.." teriaknya memanggil satpam.


Dua orang satpam berlari tergopoh-gopoh mendekati meja resepsionis.


"ada apa mbak sarah?" kata satpam itu kepada resepsionis yang diketahui namanya bernama sarah itu.


"usir nona ini. dia mengganggu kantor kita dengan mengaku - ngaku sebagai istri wakil CEO kita. cepat. sebelum tuan Sam tahu ada yang mengacau lagi." kata Sarah dengan senyum kemenangannya.


Sedangkan Angela memberontak diseret paksa oleh dua orang satpam. Sampai didepan pintu keluar dia dilempar dan untungnya menabrak seorang lelaki dengan tubuh tegap dan muka garang.


"Apa-apaan kalian!"


***


Ini visual Diana Granger ya...