That Sexy Girl Is Mine

That Sexy Girl Is Mine
Pengakuan



Hari berganti hari..


Setiap pulang kuliah, mereka menyempatkan mampir ketempat Sian hanya untuk sekedar melihat anaknya saja. mereka tak jarang juga membawa banyak makanan, bahkan terkadang bisa sampai malam kalau para cowok ingin barbequean.


"Persiapan pernikahan lo udah seberapa matang Els? " tanya Rose yang kini mereka hanya ada ke empat cewek itu karena yang lainnya enggan untuk bergabung. para cowok lebih suka nyantai di kolam renang.


"udah 100% ini. tinggal nunggu hari H aja." jawabnya.


"emang kapan sih tanggalnya. kok gue lupa." sambung Sian yang baru saja kembali dari kamar anaknya untuk menaruh anaknya di box bayi yang hanya ada didepan ruang keluarga tempat dimana mereka berkumpul.


"seminggu lagi. tepat dihari gue ulang tahun." kata Elsa sambil menyendokkan ice cream di mulutnya.


"tapi lo gak hamil kan Els? secara lo sering ngelakuin itu?" tanya Sian dengan muka serius. Elsa yang mendengar itu terbatuk karena saking kagetnya.


"darimana lo tahu?" jawab Elsa dengan mata melotot nya.


"Jackson sendiri yang bilang sama suami gue. bahkan kalian gak pakai pengaman. kok bisa gak hamil? gue aja langsung jadi?" kata Sian.


"jadi bener lo sering ngelakuinnya Els? gila. parah lo." kata Meisya.


"Ya mau gimana lagi, gue gak bisa nolak tu laki. tenaga dia gede banget. mau seberapapun gue berontak pun gak akan bisa. seberapapun gue ahli dalam taekwondo pun dia lebih ahli dari gue. tapi yang penting gue belum hamil. ya semoga aja setelah gue nikah, tu anak udah hadir didalam perut gue." kata Elsa yakin.


"aamiin.." jawab mereka bertiga serempak.


Saat mereka sedang asyik untuk membahas apa saja yang para wanita inginkan, Tiba-tiba suara Jackson mengagetkan semuanya.


"sayang pulang yuk. bukannya hari ini kita harus ngambil gaun sama cincin ya?" kata Jackson sambil merangkul pundak calon istrinya yang masih duduk santai itu.


"ohh iya, kenapa gue bisa lupa sih. ya sudah kalau gitu, gue duluan ya guys." kata Elsa melambaikan tangannya dan dibalas oleh yang lain.


Selama didalam perjalanan, Elsa terlihat murung. dan itu tertangkap oleh pandangan Jackson. Jackson mengelus pipi Elsa dengan lembut.


"ada apa sayang? kenapa kaya ada yang disembunyikan?" tanyanya.


"tadi anak-anak pada tanya perihal kita. perihal aku yang kok bisa gak hamil walaupun udah sering ngelakuin hal begitu sama kamu. ya bukannya mau bohong, tapi jujur aja, aku kayanya udah telat satu minggu deh yang. tapi tadi pagi waktu aku tes masih negative hasilnya." kata Elsa sedikit ragu takut suaminya marah.


"udah kamu tenang saja ya sayang. toh sebentar lagi kita akan menikah. lagipula kalaupun kamu hamil juga itu pasti anakku." kata Jackson mantap tapi itu yang membuat Elsa semakin merasa bersalah.


"please, jangan keluar dulu. ada yang ingin aku bilang sama kamu." kata Elsa serius dan Jackson juga bisa memandang wajah kesedihan Elsa.


"ada apa sayang?"


"kalau aku mau cerita tentang sebuah rahasia yang menjijikkan apa mungkin kamu mau maafin aku dan tetap melangsungkan pernikahan ini?" tanya Elsa lagi.


"seratus persen aku yakin. apapun itu, aku yakin dan akan tetap menikahi kamu. jadi apa rahasianya? katakanlah sekarang."


"sebenarnya, saat kamu menghilang selama sebulan waktu itu, aku bertemu dengan Evan di apartemen." kata Elsa pelan sembari melihat raut wajah Jackson. "tapi kamu tenang aja. aku gak ngelakuin itu kok. aku cuma ngelakuin itu sama kamu." kata Elsa meyakinkan.


"hahahaha... jadi itu yang mau kamu bilang sayang? kirain apa. aku sudah tahu kok." kata Jackson sambil tersenyum.


"kamu tahu? dari mana? bahkan tak ada satupun yang aku beritahu." kata Elsa.


"dari ini." kata Jackson sambil menunjukkan sebuah video panas antara Elsa dan Evan di apartemen Elsa.


"ka.. kamu dapat dari mana video ini?" kata Elsa yang sudah pucat.


"karena aku pasang CCTV di apartemen kamu tanpa kamu ketahui. awalnya saat aku melihat ini aku marah. dan ingin sekali aku menghancurkan Evan, tapi abang kamu yang mencegahnya. dan kini aku sudah tak mempermasalahkannya lagi." kata Jackson memperlihatkan kepada Elsa kalau dia menghapus video itu. "jadi kamu gak usah merasa takut kalau aku akan marah. bukannya kamu sudah pernah dengar cerita tentangku dari Arian? pasti kamu sudah dengar kan? aku bahkan lebih berengsek dari apa yang kamu lakuin. jadi kamu jangan merasa kalau diri kamu itu menjijikan. bahkan seharusnya aku yang minta maaf karena sudah mengambil kesucian mulai waktu itu. jadi kita mulai dari awal lagi ya sayang. anggap aja masalah ini gak pernah ada." kata Jackson yang mulai menghapus air mata Elsa yang sudah siap untuk turun.


"makasih Jackson. aku benar-benar tak salah pilih." kata Elsa memeluk calon suaminya itu.


"ya udah kalau gitu, kita masuk periksa gaun kita lalu nanti kita ke toko perhiasan ambil cincin pesanan kita." kata Jackson dengan tersenyum dan itu membuat Elsa mengangguk dan tersenyum senang dan bersemangat.


*****


**Halo guys... jangan lupa tinggalkan komen dan saran ya guys. tolong dong vote juga biar author semakin smenagat buat upnya. kalian pasti mau author sering up kan?


dan jangan lupa mampir juga ke novel chat terbarunya author ya.


bergenre fan-fiction ya guys.


Dukung author sebanyak-banyaknya ya readers**...